Skip to main content

Full text of "Tabloid Reformata Edisi 139 Mei 2011"

See other formats



Edisi 139 Tahun IX 1-31 Mei 2011 
Harga Eceran: Jabodetabek Rp 6.750,- Luar Jabodetabek Rp 7.000,- 



oaaiSflTgijEi^ 



Teroi 


hFTin 




i 






Tuhan Tidak 
Mendirikan Agama! 

Kristen 

Pemimpin Masa Depan 

istri Ingin Tidur 
Bersama Suami Lagi 





Iranky Sihombing, Musikus 




PEMDA MITRA MANADO farig pada tanggal 24 -31 MdrCf 201 L cfsn 24 Marel - 02 Aprli 2011 
nuTtftU 1 * ^ £A W\) Telah kembali de-nga n ju ks g* . 



Terime Kasih atas dukungan dan doanya .Hingga kembcfllr^ct rombongan 

- PcH. DENNI5 CONDRO STh yang pada tanggal 10-20 Marijl 201 1; 
\\ \\\> ' Pd1, AN0R£AS ^EtKSSEDEW yang pada langgal 21**1 AlnreT 2011, 

M ZWB _ 

> Cairo - H o M d n d Ml H I Do vs 
23 May - 02 J 
w j ^^^ Bersama Pdt 



Acara Khusui 

K Doa M?]j m di Taman Gcltcmar 



1 6&Mj£ fil\£j'A' 
nfionl 




Bu ua n Daftar... 



VH 



> Mesir - Israel - Petra - Turki 14 Days 

22 Juni -05 Juli 2011 

Bersama Pdt. Fr a ns Lie, 5+1h r Mpd 



sara 




Sa s an a Rfo tB-E O 85 lD- QriJD0 

> Petra - Holyland - Eurape 14 Days 
30 Juni - iaj.yll 201.1 
Bersama Pdt. Rehplita Ginting S.fh, MMin 



1 «I 6404982 50? 



"""«■hmu 



4 J'] 



Dengarkan progr 



DAFTAR I 



DARI REDAKSI 


2 


SURAT PEMBACA 


2 


LAPORAN UTAMA 


3-5 


Christ Catedral 




Nyaris Dibom 




EDITORIAL 


6 


Musuh Kita Bersama 




MANAJEMEN KITA 


7 


Perilaku Tak Rasional 




GALERI CD 


7 



Kasih Tuhan bagi Generasi Muda 
PROFIL 8 

Thomas Wio Tak Lama- 
lama di Zona Nyaman 
BANG REPOT 8 

MUDA BERPRESTASI 9 

Dominic Brian: Hafal 90 
Angka dalam 60 Detik 
GEREJA DAN MASYARAKAT 10 
Yayasan Bina Mandiri 
KREDO 11 

Peran Iman dan Roh Kudus 
KONSULTASI HUKUM 14 

Memiliki Badan Usaha 
HIKAYAT 14 

Norman 

KONSULTASI TEOLOGI 15 

GARAM BISNIS 15 

Menaklukkan Target 
SENGGANG 17 

Becky Tumewu Jerat 
Perhatian Banyak Orang 
LAPORAN KHUSUS 18-19 

Industri Musik Rohani 
KEPEMIMPINAN 21 

Pemimpin Masa Depan 
JEJAK 21 

Emmanuel Swedenborg Naik- 
Turun Surga 

KONSULTASI KESEHATAN 22 
Hamil di Luar Kandungan 
RESENSI BUKU 25 

Harapan di Tengah Kegagalan 
UNGKAPAN HATI 26 

Lamsere, Selalu Syukuri 
Nikmat Tuhan 

KHOTBAH POPULER 27 

Tuhan Tidak Mendirikan Agama 
BACA GALI ALKITAB 27 

MATA HATI 28 

Memahami Jaman Akhir 
KONSULTASI KELUARGA 29 
Istri Ingin Tidur Bersama 
Suami Lagi 




Harus Tegas Menghadapi Teror 



SYALOM saudara dan saudari 
terkasih di mana pun kita 
semua berada. Salam damai 
dalam kasih Tuhan Yesus Kristus 
kiranya menaungi kehidupan kita 
di mana pun, khususnya dalam 
kondisi seperti apa pun juga. 

Saudara tercinta, beberapa 
waktu lalu kita dan seluruh 
umat Tuhan yang ada di seluruh 
penjuru dunia telah memperingati 
serangkaian hari yang sangat 
penting bagi umat manusia. 
Jumat Agung dan Paskah! Itulah 
serangkaian hari yang sangat 
mendasar bagi iman kita. Jumat 
Agung kita peringati sebagai hari 
di mana Yesus Kristus, Allah yang 
mengosongkan diri (kenosis) 
disalibkan dan mati, dikuburkan 
dan pada hari yang ketiga bangkit 
sebagaimana telah Dia janjikan 
sebelumnya. Seluruh rangkaian 
peristiwa ini telah membuktikan 
betapa Dia ilahi yang berkuasa atas 
segalanya, bahkan berkuasa atas 
maut. Dengan Kristus menjalani 
itu semua, kita umat manusia 
telah ditebus dari belenggu dosa. 
Kita telah memiliki kehidupan yang 
kekal bersama Dia di sorga. 

Sungguh disayangkan dan 
disesalkan, justru saat-saat 
yang membanggakan dan 
membahagiakan itu hendak 
dirusak dan dikacaukan oleh 
oknum-oknum yang selalu 



Surat Pembaca 



Makin banyak yang setuju 
anarkisme 

TERTEGUN saya membaca 
judul berita headline 5ebuah 
surat kabar pagi ini: "49% siswa 
setuju tindakan anarkis yang 
mengatasnamakan agama". 

Demikian kira-kira judul besar yang 
saya baca sekilas ketika seseorang 
membolak-balik koran di bis kota. 

Tentu saja berita itu bukan asal 
berita, mengingat surat kabar yang 
memuat laporan itu juga bukan 
media sembarangan. Bahkan surat 
kabar tersebut termasuk dalam 
jajaran media elite dan dipercaya 
di negeri ini. Dan tentu saja angka 
sebesar 49 persen itu didapat 
berdasarkan survei atau jajak 
pendapat yng diwakili hanya ribuan 
siswa/siswi. Namun akurasinya 
cukup bisa menjadi acuan, atau 
kalaupun ada kesalahan itu hanya 
beberapa persen. Namun pesan 
yang terkandung dalam berita atau 
hasil survei itu jelas sangat sangat 
mengerikan bagi kita. 

Akhir-akhir ini di negeri ini 
kerap terjadi aksi kekerasan dan 
pembantaian atas nama agama 
tertentu. Pengikut sesuatu aliran 
atau paham bisa diperlakukan 
bagaikan bukan manusia. Mereka 
diuber, disiksa, dihalangi dalam 
menjalan ibadahnya. Para pelaku 
melakukan tindakan keji dan tidak 
manusiawi itu karena dimotivasi 
oleh ajaran agama, atau diarahkan 
oleh pemimpin spiritualnya, atau 
mungkin juga hanya sekadar ikut- 
ikutan tanpa mengerti tentang apa 
yang sedang dia kerjakan itu. Dan 
ini sangat mengerikan. 

Meski tertegun membaca judul 
berita di atas, bukan berarti kami baru 
mengetahui tentang hal tersebut. 
Sudah sejak lama kami mendengar 
selentingan berita tentang adanya 
usaha-usaha menanamkan ajaran- 



menaruh kebencian terhadap umat 
Tuhan. Beberapa hari menjelang 
tibanya Jumat Agung dan Paskah 
tersebut, pihak yang berwajib 
menemukan bom berkekuatan 
dahsyat di dekat Gereja Christ 
Catedral yang berlokasi di 
Tangerang, Banten. Tentang gereja 
sebagai sasaran teror memang 
bukan cerita baru lagi di negeri ini, 
namun penemuan kali ini sungguh 
mencengangkan, karena diyakini 
kekuatan ledakannya sangat 
dahsyat. 

Berdasarkan keterangan, bom 
yang sedianya meledak pada 
pukul 09.00, di hari Jumat (22/4) 
bertepatan dengan berkumpulnya 
jemaat gereja. Teroris itu tidak 
peduli pada apa pun, baginya 
yang penting keinginannya untuk 
membumihanguskan tempat itu 
tercapai. Jika bom seberat 100 
kilogram itu meledak, bukan 
hanya gereja dan umat yang 
ada di sana binasa. Kebakaran 
dahsyat akan pula terjadi sebab 
jaringan pipa-pipa gas ada di sana. 
Tak terbayangkan korban jiwa 
dan kerugian materi yang akan 
terjadi apabila paket bom yang 
diletakkan di gorong-gorong itu 
meledak. Dari sejumlah tersangka 
teroris yang tertangkap diperoleh 
keterangan bahwa peristiwa 
ledakan itu, sedianya akan direkam 
dan disebarluaskan supaya semua 



ajaran yang sifatnya membenci 
atau memusuhi agama lain dan 
mengkafirkan pengikut agama 
tersebut. Dan usaha-usaha yang 
tidak berperikmanusiaan ini 
juatru marak di sekolah-sekolah 
atau lembaga pendidikan. Tragis, 
lembaga pendidikan yang mestinya 
digunakan untuk membina dan 
mengajarkan budi pekerti dan 
moralitas anak-anak didik, malah 
dibuat jadi tempat menyemai calon- 
calon perusak dan pembinasa 
terhadap sesama. 

Dengan telah seringnya saya 
mendengar selentingan bahwa di 
sekolah-sekolah pun telah marak 
upaya penanaman paham untuk 
membenci sesama, maka judul 
berita di atas bagi saya sudah tidak 
mengejutkan, sekalipun saya tetap 
tertegun dan terpana: Sebegitu 
parahkah moralitas bangsa ini? 
Saya pun sudah tidak heran lagi 
bila beberapa tahun lagi, angka 
itu akan bertambah, apabila pihak- 
pihak yang berwenang tidak secara 
tegas mengawasi dan menindak 
oknum-oknum yang selama ini 
menyebarkan kebencian dengan 
membajak ajaran agama yang 
sebenarnya suci dan mulia itu. 

Kiranya kita semua waspada 
dengan hal-hal semacam ini 
yang berpotensi merusak tatanan 
kehidupan serta berbangsa dan 
bernegara. 

Agus Triyono 
Jakarta 

Kepala daerah kok abaikan 
MA 

MESKI sudah mendapat 
kecaman dan hujatan dari sana- 
sini, namun penguasa Bogor masih 
berkukuh tidak mau membuka 
segel dan gembok GKI Taman 
Yasmin. Sudah beberapa bulan 
terakhir ratusan umat dari gereja 
tersebut terpaksa mengadakan 
ibadah kebaktikan di pinggir jalan 
atau di trotoar depan bangunan 



orang tahu. Sungguh keji dan jahat 
orang yang punya niat seperti itu. 

Para pembaca setia yang 
kami hormati, umat Kristen di 
berbagai lokasi memang tidak 
habis dirundung teror. Kalau 
bukan teror bom, teror atas 
hak menjalankan ibadah pun 
marak, bahkan sepertinya sudah 
merupakan "kewajiban" bagi 
kelompok-kelompok tertentu untuk 
mengganggu dan menganiaya 
umat. Lebih memilukan karena 
pemerintah dan aparatnya 
terkesan tidak mau untuk 
melindungi umat dari ancaman 
kelompok-kelompok tertentu itu. 
Pemerintah dan aparatnya lebih 
memilih tunduk kepada para 
perusuh ketimbang mengayomi 
warga baik-baik. Slogan aparat 
yang berbunyi: "melayani dan 
melindungi masyarakat" sepertinya 
kurang maksimal dijalankan. Tentu 
saja kita bersyukur atas kesigapan 
aparat menangkap banyak teroris 
dan membongkar jaringan pelaku 
bom, sampai menemukan dan 
menggagalkan teror bom atas 
sasaran gereja. Namun mestinya 
aparat juga harus sadar bahwa itu 
semua memiliki tali-temali yang 
terkait satu sama lain. 

Dibiarkannya kelompok- 

kelompok tertentu merajalela 
menghalangi umat beribadah, 
bahkan menutup gereja yang 



gereja milik mereka sendiri, yang 
sudah memiliki kekuatan hukum 
tetap dan sah. 

Gereja itu sudah menempuh 
berbagai persyaratan sehingga 
layak mendapatkan IMB. Namun 
IMB ini pun dicabut kembali oleh 
walikota, diduga karena desakan 
pihak-pihak yang suka berbuat 
onar dan anarkis. Gereja itu 
sudah bertahun-tahun mengurus 
perizinan, sementara mungkin 
banyak tempat ibadah di sekitar itu 
yang tidak memiliki izin alias liar. 

Mahkamah Agung sebagai 
lembaga peradilan tertinggi sudah 
mengeluarkan keputusan bahwa 
GKI Taman Yasmin itu sah secara 
hukum, namun kok walikota berani 
menentangnya? Bagaimana pula 
reaksi dan sikap Mendagri yang 
tidak jelas dan tegas menyikapi 
permasalahan ini? Kalau semua 
pihak memang masih menghormati 
konstitusi dan mestinya kepala 
daerah yang membangkang itu 
harus ditindak dan dipecat. Namun 
atasannya pun kelihatannya sehati 
sepikir dalam kasus ini. Lalu mau 
dibawa ke mana negeri ini? 
Hastutie 
Kediri 



Kayu salib saksi keilahian 
Yesus 

PERAYAAN Jumat Agung dan Hari 
Raya Paskah beberapa waktu lalu 
mestinya bisa semakin menguatkan 
iman kita kepada Yesus Kristus, 
bahwa Dia-lah. Tuhan dan juru 
selamat sejati itu. Hal ini penting 
kita sadari mengingat momen- 
momen penting seperti ini sering 
dimanfaatkan oleh pihak-pihak 
tertentu untuk menyerang dan 
memojokkan umat Tuhan. 

Tidak jarang kita mendengar 
ucapan bahwa yang sebenarnya 
disalibkan pada Jumat Agung 
itu bukan Yesus Kristus, namun 



keberadaannya sah secara hukum, 
adalah salah satu celah bagi mereka 
untuk merasa bisa melakukan 
apa saja. Maka tidak ada cara 
lain bagi pemerintah dan aparat 
selain tegas bertindak menghadapi 
kelompok-kelompok radikal yang 
tidak segan-segan menempuh 
segala cara demi mencapai tujuan. 
Sungguh disayangkan sikap tokoh 
agama yang sejauh ini cuma 
sebatas melakukan seminar, 
mengeluarkan statemen, tanpa 
ada tindakan nyata. Sementara 
para pelaku tidak membutuhkan 
statemen, melainkan langsung 
main hajar dan hantam. 

Ke depan, para tokoh agama dan 
pemimpin yang selalu mengaku 
menghargai dan mensyukuri 
kebhinekaan yang menjadi 
takdir negeri ini, harus semakin 
tegas menekan pemerintah dan 
aparaturnya supaya melakukan 
tindakan nyata melawan dan 
menghadapi kelompok-kelompok 
yang tidak ingin melihat negeri ini 
aman dan damai. 

Kita pun jangan pernah 
berhenti mendoakan agar para 
pelaku bom yang ingin melihat 
kerusakan dan kehancuran 
gereja, dijamah oleh kuasa dan 
kasih Tuhan. Dengan demikian 
kiranya sifat-sifat iri, benci, 
dengki, hilang dari sanubari 
mereka. ♦ 



Yudas. Nah, benarkah Yudas yang 
tersalib menggantikan Kristus? 
Tentu saja salah besar jika ada 
yang mengatakan bahwa Yudaslah 
yang tersalib. 

Apa saja indikasinya bahwa 
bukan Yudas Iskariot yang 
dihukum di tiang salib itu? Yang 
paling penting kita camkan adalah 
ucapan-ucapan yang terlontar 
dari kayu salib. Sebagaimana 
tertulis jelas dalam kitab suci 
Alkitab, paling tidak tercatat tujuh 
ucapan Yesus saat tersalib. Yang 
paling menggetarkan sanubari 
orang beriman adalah kasih dan 
pengampunan-Nya atas manusia- 
manusia yang menyalobkan 
diri-Nya. "Bapa, ampuni mereka 
sebab mereka tidak mengerti apa 
yang telah mereka perbuat!" Ini 
ucapan ilahi, tidak mungkin keluar 
dari mulut manusia biasa seperti 
Yudas yang berhati culas dan 
pengkhianat. 

Lalu Yesus juga memberikan 
jaminan surga bagi salah 
seorang pendosa yang tersalib di 
sampingnya. "Hari ini juga engkau 
bersama-Ku di Firdaus". Ini juga 
ucapan ilahi, dan tidak mungkin 
keluar dari mulut seorang manusia, 
apalagi dirinya penuh dosa dan 
kedengkian. Sebagaimana tertulis 
dalam Kitab Suci, jaminan surga 
itu diberikan Juru Selamat sesaat 
setelah si penjahat yang tersalib 
itu percaya dan menerima Kristus 
sebagai Tuhan dan juru selamat. 

Kiranya peristiwa salib ribuan 
tahun silam pun bisa membawa 
kita ke Firdaus, dengan cara tetap 
beriman dan percaya kepada-Nya, 
dan melakukan segala kehendak- 
Nya. 

Si m o n Putra 
Medan 



r. 



SRE/ORMATA 

.--' menyuarakan kenanaran dan keadilan 

1 - 31 Mei 201 1 

REFORMATA 



Penerbit: YAPAM A Pemimpin Umum: Bigman Sirait Wakil Pemimpin Umum: Greta Mulyati Dewan Redaksi: VictorSilaen, Harry Puspito, Paul Maku- 
goru Pemimpin Redaksi: Paul Makugoru Staf Redaksi: Jenda Munthe Editor: Hans PTan Sekretaris Redaksi: Lidya Wattimena Litbang: SlametWi- 
yono Desain dan Ilustrasi: DimasAriandri K. Kontributor: Harry Puspito, AnAn Sylviana, dr. Stephanie Pangau, Pdt. RobertSiahaan, Ardo Iklan: Greta 
Mulyati Sirkulasi: Sugihono Keuangan: Distribusi: Iwan Agen & Langganan: Inda Alamat: Jl. Salemba Raya No.24 A- B Jakarta Pusat 1 0430 Telp. Re- 
daksi: (021) 3924229 (hunting) Faks: (021) 3924231 E-mail: redaksi@reformata.com, usaha@reformata.com Website: www.reformata.com, Rekening 
Bank:CIMBNiagaCab. Jatinegara a. n. Reformata, Acc:296-01. 001 79.00.2, BCACab. Sunter a. n. YAPAMAAcc: 4193025016 (Kirimkan saran, komentar, 
kritik anda melalui EMAIL REFORMATA) ( Isi di Luar Tanggung Jawab Percetakan) ( Untuk Kalangan Sendiri) (Klik Website kami: www.reformata.com) 



liarJg.r'fl'tt'M EDISI 139 Tahun IX 1 -31 Mei 2011 



.aporan Utama 



Gereja Basilea Christ 

Gereja Basilea Christ 
Catedral Nyaris Dibom 

Sehari sebelum meledak, bom seberat 100 kg potasium klorat ditemukan polisi. Bila tidak, selain 
meluluhlantakkan pipa gas negara, bom itu akan menghancurkan pula Christ Cathedra/. 




JALAN Boulevard Gading Raya di 
samping Gereja Christ Catedral 
Gading Serpong, Kecamatan 
Pagedangan, Kabupaten Tangerang, 
sejak Kamis (21/4/2011) siang 
ditutup untuk umum. Penutupan 
dilakukan menyusul ditemukannya 
paket bom seberat kurang lebih 
100 kg di dekat gereja. 'Tadi satu 
bom ditemukan di jalur pipa gas 
di samping gereja Basilea Christ 
Cathedral pukul 07.30 pagi tadi/' jelas 
Briptu Syukri, anggota kepolisian 
setempat di tempat kejadian. 

Penemuan bom berdaya ledak 
sangat tinggi itu merupakan hasil 
penyelidikan polisi atas rentetan bom 
buku yang ditujukan kepada aktivis 
JIL (Jaringan Islam Liberal) Ulil 
Abshar Abdallah, musisi Ahmad Dhani 
dan lain-lainnya. Dari pengakuan 19 
orang yang ditangkap karena terkait 
bom buku itu, Densus 88 Mabes Polri 
akhirnya menemukan bom di sekitar 
gereja tersebut. 

Kepala Badan Nasional 

Penanggulangan Terorisme (BNPT) 
Ansyaad Mbai mengatakan, bom 
seberat sekitar 100 kilogram itu 



ditujukan untuk Gereja Christ 
Cathedral Gading Serpong yang 
terletak di Kecamatan Pagedangan, 
Kabupaten Tangerang, Banten. 
"Ya (ditujukan untuk Gereja Christ 
Cathedral), karena ditemukan 
di sana/' kata Ansyaad kepada 
wartawan di Kantor Presiden, 
Jakarta, Kamis (21/4/2011). 

Sejam sebelum kebaktian 

Dari hasil penyelidikan Densus 
88, ditemukan pula dari timer bom 
tersebut bahwa bom berkekuatan 
amat dahsyat itu akan meledak 
pukul 09.00, Jumat (22/4/2011), 
atau satu jam sebelum kebaktian 
Jumat Agung digelar di gereja yang 
biasa menampung ribuan jemaat 
itu. "Kita sangat bersukur bahwa 
polisi lebih dahulu menemukan bom 
tersebut. Bila tidak pasti akan ada 
banyak korban," kata Murni, salah 
seorang jemaat Gereja Basilea Christ 
Cathedral tersebut. 

Meski ibadah biasanya baru dimulai 
pukul 10.00, tapi karena hari besar, 
maka jemaat akan datang lebih awal. 
'Tapi puji Tuhan, semuanya itu tidak 



terjadi. Tuhan menyayangi umat- 
Nya," kata Murni. 

Menurut Kadiv Humas Polri 
Inspektur Jederal Anton Bachrul 
Alam, di dalam gorong-gorong 
dekat gereja, ditemukan 41 plastik 
karbit, 3 plastik berisi detonator dan 
timer (pengatur waktu). "Kemudian 
ditemukan dua tas ransel yang 
di dalamnya ada pipa aluminum 
sebesar paha manusia. Artinya kalau 
ini meledak sangat berbahaya," kata 
Anton. 

Menurut hasil penyelidikan 
Densus 88, otak pelaku rangkaian 
rencana teror bom tersebut adalah 
Pepi Fernando, mantan pekerja di 
sebuah rumah produksi yang sering 
menyutradarai film-film dokumenter. 
"Rencananya kalau bom yang 
kemarin ditemukan (di Serpong) 
meledak, mereka akan filmkan dan 
akan disiarkan, itu rencana mereka. 
Alhamdulillah digagalkan," kata Anton 
di Jakarta, Jumat (22/11/2011). 

Kesembilan belas anggota jaringan 
teror bom itu ditangkap di beberapa 
lokasi yang berbeda, yaitu di Aceh, 
Bogor, Kramat Jati (Jakarta), Pondok 




Kopi (Jakarta), dan Tangerang. 
Ingin berjihad 

Menurut Kadiv Humas Polri 
Inspektur Jederal Anton Bachrul Alam, 
motif utama para teroris adalah untuk 
berjihad. "Itu hasil sementara setelah 
Densus 88 mengorek keterangan dari 
19 orang itu," katanya. Motif itu muncul 
setelah mereka membaca buku-buku 
yang berisi tentang seman jihad. 

Keahlian merakit bom juga didapat 
para pelaku secara otodidak. Para 
tersangka ini merupakan jaringan 
baru namun dengan pola yang lama. 
Tapi polisi belum menemukan kaitan 
antara bom Jakarta dengan Serpong 
Tangerang dengan aksi bunuh diri 
di Mapolres Cirebon. "Mereka ini 
merupakan satu kelompok dan 
mereka ingin berjihad. Kita dapatkan 
keterangan sementara, mereka juga 
ingin jihad saja," tegasnya lagi. 

Motif jihad itu melatari teror bom 
yang kembali muncul sejak Maret 
silam. Memang, sejak pertengahan 
bulan Maret lalu, Jakarta diteror bom 



Repro Web 
buku. Bom buku meledak di kantor 
JIL (Jaringan Islam Liberal), Utan 
Kayu, Jakarta Timur. Bom dikirim 
untuk tokoh JIL Ulil Abshar Abdallah. 
Bom buku juga dikirim ke kantor BNN 
di Cawang, Jakarta Timur. Bom dikirim 
untuk kepala BNN Komjen Polisi 
Gories Mere. Bom buku juga dikirim 
ke Yapto Suryo Sumarno dan musisi 
Ahmad Dhani. 

Teror juga terjadi di pemukiman 
warga. Di pinggir jalan kota peru- 
mahan Cibubur, warga menemukan 
paket mencurigakan, lalu meledak 
sesaat setelah dievakuasi tim gegana. 
Pengungkapan bom buku segera 
membuahkan hasil. Sembilan belas 
pelaku ditangkap dari berbagai lokasi. 

"Dalam pengembangan dapat 
terungkap bahwa mereka sudah 
bersiap untuk mengebom gereja 
untuk mengacaukan perayaan ke- 
agamaan Kristen yaitu Paskah," kata 
Anton Bahrul Alam. 

j^Paul Makugoru 




Ikuti "VitaCharm 3 Days Challenge" 

MENANGKAN M iPadSf TIAP BULAN 
& VOUCHER BELANJA VITACHARM ! 

|T| myvitacharm ©myvitacharro @H| www.vitacharm.com 





Tampi lin gaya ASLI loe setiap saat seperti ASLInya Oops Wafer Keju! 

Rasa ASLI kejunya berlapis wafer krispi yang renyah,., hmmm.... A5Ll....gw banget! 



REFORMATA 



Laporan Utama 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



!RE/ORMATa| 



Mengapa Gereja 
Jadi Sasaran Teroris? 

Meski sasaran teroris tidak terkait lagi dengan Amerika dan sekutu-sekutunya, gereja masih 
menjadi sasaran terorisme yang efektif. Mengapa demikian? 




Al Chaidar 



PERTENGAHAN Maret la- 
lu, Jakarta diteror bom 
buku. Bom buku meledak 
di kantor JIL (Jaringan Islam 
Liberal) Utan Kayu, Jakarta 
Timur. Bom dikirikm untuk tokoh 
JIL yang juga salah seorang 
pimpinan Partai Demokrat, Ulil 
Abshar Abdallah. Bom buku juga 
dikirim ke kantor BNN di Cawang, 
Jakarta Timur untuk kepala BNN 
Komjen Polisi Gories Mere. Tokoh 
Pemuda Pancasila Yapto Suryo 
Sumarno dan musisi Ahmad 
Dhani juga dikirimin paket bom 
buku tersebut. 

Meskipun keempat tokoh 
tersebut tak memiliki hubungan 
langsung, tapi mereka dianggap 
sebagai "musuh" dari kaum 
radikal. Ulil dianggap musuh 
karena pemikiran-pemikiran libe- 
ralnya yang dianggap "menghina" 
Islam. Gories menjadi sasaran 



karena menjadi tokoh di balik 
seluruh upaya menangkapan 
dan pemberantasan aksi-aksi 
terorisme. Sementara Ahmad 
Dhani dan Yapto dianggap 
memiliki darah Yahudi. Lalu 
mengapa gereja masuk sebagai 
sasaran lain dari gerakan jihad 
radikal tersebut? 

Bersinergi dengan kapitalis 

Menurut Al Chaidar, serangan 
teroris yang terjadi belakangan 
ini - mulai dari bom buku 
hingga Serpong -, masih bersifat 
tradisional. "Masih belum ada 
perubahanfundamental mengenai 
target. Orang-orangnya memang 
berbeda, tapi targetnya belum 
berubah secara signifikan," kata 
dosen Universitas Malikusaleh, 
Lhokseumaweh, Aceh ini. 

Kata pria yang pernah menjadi 
juru runding antara pemerintah 
dan pihak teroris ini, ada isu 
bahwa para teroris tidak lagi 
menjadikan Amerika dan sekutu- 
sekutunya sebagai sasaran tapi 
akan berkonsentrasi pada musuh 
lokal seperti kepolisian, gereja, 
kelompok Ahmadiyah dan kaum 
liberal. 

Gereja dijadikan salah satu 
target utama, karena kelompok 
ini memang merupakan bagian 
dari kelompok fundamentalis. 
"Memang ada di antara mereka 
yang lebih tercerahkan, seperti 
adanya kelompok intelektual, 
tapi kamu intelektualnya itu 
berasal dari universitas agama, 



sehingga masih terpengaruh 
bias fundamentalisme," kata 
pengamat teroris ini. 

Nah, dalam kacamata kaum 
fundamentalis Islam, gereja dan 
umat Kristen merupakan ancaman 
dan karena itu harus menjadi 
sasaran jihad. "Titik utamanya, 
karena mereka mengganggap 
gereja dan umat Kristen selalu 
dan pasti melakukan kristenisasi 
atau pemurtadan umat muslim. 
Juga mereka menganggap bahwa 
gereja merupakan wakil atau 
bersinergi dengan kapitalisme 
dan segala paham yang dibawa 
Amerika," jelasnya sambil 
menegaskan bahwa kehadiran 
pandangan semacam itu 
membuktikan bahwa pencerahan 
belum terjadi dalam kelompok ini. 

Dalam kacamata kaum 
fundamentalis ekstrim itu, masih 
menurut Al Chaidar, Kristen 
merupakan kafir yang pertama. 
Selain Kristen memang ada kafir 
lain seperti atheis. Muslim yang 
menerima ideologi lain selain 
Islam, disebut juga oleh mereka 
sebagai kafir. "Tapi kafir yang 
pertama adalah orang Kristen, 
karena itu mereka sangat 
membenci orang Kristen," kata Al 
Chaidar. Selain karena dianggap 
kafir, mereka juga melihat Kristen 
sebagai wakil penjajah. Mereka 
menganggap Kristen sebagai 
ekstensi atau perpanjangan dari 
penjajahan yang ada dulu hingga 
sekarang. 

Kebencian terhadap Kristen 




juga distimulasi oleh perasaan 
ketidakadilan yang mereka 
anggap terjadi. Mereka merasa 
selama ini Kristen dianak-emaskan 
dan diberikan keleluasaan untuk 
berkembang pesat. Menjadi Kristen 
seakan-akan menjadi orang yang 
beruntung di Indonesia. Bahkan, 
menurut mereka, kristenisasi telah 
terjadi secara material. Orang 
dikonversikan ke Kristen melalui 
bujukan-bujukan yang sifatnya 
material. Bagi mereka, itu jalan 
yang jelas-jelas tidak fair. 

Pandangan keliru 

Persepsi tentang jihad terhadap 
Kristen seperti dianut para 
fundamentalis ekstrim tersebut, 
menurut Al Chaidar merupakan 
sebuah kekeliruan besar. Bahkan 
Al Quran sendiri memberikan 
pesan untuk mengasihi orang 
Nasrani, bukan membencinya. 
"Dalam Al Quran ada yang 
menyatakan bahwa orang yang 
paling dekat persahabatannya 
dengan kaum muslim adalah 
orang-rang Nasrani karena 
orang Nasrani itu pendetanya 
tidak menyombongkan diri. Itu 
mempertegas kepada umat Islam 
untuk tidak membenci kelompok 
Kristen," ujar Al Chaidar. 

Belum bergesernya pandangan 
fundamentalis ekstrim itu, menurut 
Al Chaidar merupakan kegagalan 
mereka dalam menyosialisasikan 
ayat-ayat lem-but dari Al Quran. 



Repro Web 



Padahal, di beberapa kelompok 
garis keras, sebenarnya sudah ada 
pemahaman positif tentang Nasrani. 
Seperti Majelis Mujahiddin yang sudah 
mengharamkan tindakan menyerang 
atau membakar gereja. Dalam buku 
"Jihad yang Tidak Diinginkan", hal 
tersebut digarisbawahi. 

Untuk mengatasi kebencian 
yang sudah terlalu dalam? Ia 
meminta dilakukan dialog dialog 
terbuka antara umat Kristen dan 
kelompok Islam garis keras itu. 
"Bila mereka tidak didekati dalam 
dialog yang terbuka, mereka 
akan tertutup. Dan ketika terjadi 
transmisi radikalisme yang 
dilakukan oleh teroris, hal ini 
akan tertanam secara permanen 
dalam kepala mereka," tegasnya. 

Ia meminta umat Kristen untuk 
melakukan terobosan. Misalnya 
dengan menghubungi epigon- 
epigon dari kelompok-kelompok 
ini seperti MMI, Kelompok Darul 
Islam, dan sebagainya. Mereka 
perlu bekerjasama membuat 
kegiatan yang menjangkau se- 
tengah dari provinsi di Indonesia 
ini. "Butuh waktu banyak 
memang, tapi lebih baik kita 
mulai dari sekarang. Sekali me- 
reka memutuskan melakukan 
serangan bom bunuh diri, itu 
tidak akan pernah berhenti. Satu- 
satunya yang bisa menghentikan 
adalah perdamaian dan dialog," 
tegasnya. 

^Paul Makugoru. 



Menyusuri Akar-akar Terorisme 



Konsep menyimpang tentang jihad perlu diluruskan. Banyak ayat Al Quran yang sebenarnya memberikan pesan perdamaian dengan Kristen. 



ALASAN utama aksi teror 
bom, menurut temuan 
aparat kepolisian dan para 
pengamat terorisme, adalah 
radikalisme yang berujung pada 
motivasi untuk melakukan jihad. 
Sayangnya, laku keagamaan ini 
masih sering ditafsirkan sebagai 
menghantam orang lain dengan 
kekerasan bahkan pembunuhan. 
Padahal, seperti dikatakan Ketua 
Umum Nahdatul Ulama KH. Said 
Aqil Siradj, tidak ada ayat dalam 
Al Quran yang memerintahkan 
umatnya untuk berbuat keras. 
"Tidak boleh ada kekerasan 
dalam agama. Sebaliknya juga, 
tidak boleh ada agama dalam 
kekerasan. Jadi ketika seseorang 
melakukan kekerasan, ketika itu 
dia tidak sedang melakukan ajaran 
agamanya. Tindakan kekerasan 
itu jauh dari agama," tegasnya. 

Menurutnya, jihad harus 
dimengerti pertama, sebagai 
upaya mengajak masyarakat 
untuk beriman kepada Allah dan 
iman yang argumentatif. Kedua, 
menjalankan ibadah seperti sholat 
lima waktu, puasa dan seterusnya. 
"Yang berikutnya adalah 

melindungi masyarakat yang baik- 
baik. Seluruh masyarakat harus 
kita lindungi. Baik itu beragama 
Islam maupun non-Muslim," 
tambahnya. 

Pandangan senada datang 
dari Prof. Dr. Syafii Maarif. 
Menurut mantan ketua umum 
PP Muhammadiyah ini, Islam 

REFORMATA 



sejatinya merupakan rahmat bagi 
alam semesta. "Itu harus menjadi 
payung besarnya. Alam semesta 
itu semua manusia, termasuk 
atheis. Jangan memaksa orang 
untuk beriman. Bukan urusanmu 
untuk menjadikan 
orang lain ber- 
agama Islam. 
Umat Islam dan 
umat lainnya harus 
saling menghargai 
dan hidup dalam 
koeksistensi damai 
serta tunduk pa- 
da hukum yang 
ada," kata tokoh 
moderat ini. 

Kemiskinan 
hingga ideologi 

Menurut Said 
Aqil Siradj, terdapat 
beberapa faktor 
mengapa orang memilih jalur 
terorisme. Ada yang dilatari oleh 
faktor kemiskinan, ada faktor 
kebodohan, ada faktor balas den- 
dam dan ada pula faktor ideologi. 
"Faktor ideologi itu yang paling 
berat dan paling sulit didekati dan 
dipecahkan. Karena memang dia 
yakin bahwa inilah yang harus kita 
lakukan. Mereka menganggap bah- 
wa yang lain, yang berbeda dengan 
mereka, adalah kafir dan harus 
dihilangkan semuanya. Negara juga 
dianggap sebagai kafir. Bahkan NU 
pun dianggap kafir karena tidak 
menerima Syariat Islam sebagai 



prinsip bernegara NKRI atau tidak 
memperjuangkan negara Islam. 
Itulah yang paling berat," terangnya 
sambil menandaskan bahwa sejak 
dulu, tidak ada perintah agama 
untuk mendirikan negara Islam. 




KH. Safi i Maarif dan Yenny Wahid 
"Yang diperintahkan itu adalah 
memberitakan kebenaran, keadilan, 
HAM dan serterusnya." 

Sementara menurut Syafii 
Maarif, radikalisme ekstrim 
berwajah teroris itu disebabkan 
karena orang tidak memiliki 
dua otak yang waras dan hati 
yang suci. "Sebenarnya ada dua 
syarat untuk memahami agama. 
Yang pertama otak harus waras. 
Yang kedua, hatinya suci. Tanpa 
dua syarat itu, agama tidak bisa 
dipahami dengan benar," tegasnya 
sembari menambahkan, banyak 
fatwa dari alim ulama yang 



kadang belum tentu benar. 

Ia juga menambahkan bahwa 
terorisme terjadi karena peradaban 
Islam kini sedang berada di 
titik nadir. "Harus dibangunkan 
lagi kesadaran bahwa Islam 
merupakan 
rahmat bagi 
semesta, ba-gi 
semua manu- 
sia. 

Kalau sudah 
main bunuh 
dan kekerasan, 
itu bukan me- 
nega kka n 
peradaban 
Islam lagi, tapi 
menegakkan 
kebiadaban. 
Jelas itu mela- 
wan Islam 
yang benar," 
tambahnya. 
Yenny Wahid menyebutkan 
dua faktor pemicu radikalisme 
dan terorisme di Indonesia, yaitu 
faktor internal dan eksternal. 
Faktor eksternal seperti kelalaian 
pemerintah. "Pemerintah mem- 
berikan ruang luas bagi kelompok 
ini untuk bergerak, tanpa ada 
tindakan preventif. Seharusnya 
mereka dibina, diarahkan atau 
dipersempitlah ruang geraknya 
begitu," kata Direktur Eksekutif 
Wahid Institute ini. 

Sementara faktor internal berakar 
pada ketidakpuasan mereka. 
Mereka merasa tidak memiliki 



harga diri dan identitas. Sehingga 
ketika direkrut dan ditawarkan 
harga diri baru sebagai pahlawan 
yang mati syahid demi agama, 
mereka pun siap sedia. "Melalui 
mati syahid misalnya, mereka 
merasa mendapatkan identitas 
baru. Menjadi pahlawan Islam. 
Apalagi bila digambarkan akan 
disambut oleh bidadari," ungkap 
putri Abdurahham Wahid ini. 

Pencerahan terus-menerus 

Ketiganya sepakat bahwa 
untuk mengurai radikalisme dan 
terorisme itu, harus dilakukan 
upaya pencerahan terus-menerus. 
Misalnya tentang kebhinekaan 
Indonesia. Said Aqil mengutip ayat 
dalam Al Quran yang pada intinya 
menjelaskan penerimaan Islam 
atas kebhinekaan. "Seandainya 
Allah menghendaki, semua orang 
di dunia ini masuk Islam semuanya. 
Tapi kepada Nabi, Allah berpesan 
bahwa Allah tidak menghendakinya. 
Apakah kamu mau memakai 
kekerasan agar semua orang masuk 
Islam? Tidak boleh!"kata Said Aqil. 

Bertolak dari kenyataan itu, Said 
Aqil menegaskan bahwa untuk NU, 
Pancasila dan negara kebangsaan 
itu sudah final. "NU tidak punya 
keinginan untuk mengubahnya dan 
menentang semua upaya untuk 
melakukan itu," tegasnya. 

Buya Syafii menekankan perlunya 
ketegasan pemerintah dalam 
menindak kelompok-kelompok 

radikal tersebut. "Selama ini mereka 
melihat negara tidak berfungsi secara 
optimal atau setengah berfungsi. 
Nah mereka memanfaatkan keadaan 
itu untuk mengegolkan ideologi 
mereka," kata Syafii. 

^Paul Makugoru. 



■RF./f 



ORMATA 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



Laporan Utama 




Ansyaad Mbai, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme: 

"Tujuan Mereka adalah Negara Islam!" 



Salah satu tugas Badan 
Nasional Penanggulang- 
an Terorisme (BNPT) 
adalah melawan terorisme. 
Salah satunya melalui de- 
radikalisme. Tapi apa ciri-ciri 
radikalisme itu? 

Saya kutip dari pandangan Gus 
Dur dalam buku Ilusi Negara Islam. 
Antara lain disebutkan bahwa 
kelompok itu suka mengkafirkan 
orang. Jangankan yang berbeda 
agama, yang berbeda saja, dalam 
tata ibadah misalnya, itu sudah 
dianggapnya kafir. Kedua, mereka 
selalu mengatasnamakan Tuhan 
untuk menghukum yang lain. 
Tujuan gerakan mereka adalah 
ingin mengubah negara bangsa 
menjadi negara agama. Ganti 
ideologi Pancasila dengan Islam 
versi mereka, mengganti NKRI 
dengan khilafah. Ini ancaman bagi 
NKRI, karena itu Presiden selalu 
mengatakan, negara tidak boleh 
kalah. 

Peta perkembangannya ba- 
gaimana? 

Sekarang sudah masuk ke 
tokoh muda. Dulu radikalisme kita 
anggap berkembang di pesantren 
atau di masjid. Ternyata keliru. 
Sekarang mereka justru tumbuh 
subur di perguruan tinggi. Bukan 
sekadar perguruan tinggi, tapi 
perguruan tinggi favorit. Bukan di 
jurusan sosial, tapi jurusan eksakta 
dan science. Di Bandung, yang 



rakit bom itu sarjana teknik 
kimia. 

Jadi kalau kita mau 
membendung radikalisme 
dan terorisme, caranya tidak 
bisa secara konvensional. Kita 
harus masuk ke segala lini. 
Selama ini kita meminta para 
ustadz untuk menyadarkan 
orang itu. Tapi seperti Imam 
Samudra, ia malah membentak 
ustadz yang datang ke sana: 
"Kau tahu apa tentang Islam!" 
Mereka itu menganggap 
sudah sering makan dengan 
Osama Bin Laden. Kiai kita itu 
dianggap kiai kelas dua. Itulah 
masalah yang kita hadapi 
dalam rangka deradikalisasi. 

Apa kira-kira tujuan 
utama dari gerakan itu? 

Dari hasil pemeriksaan 
kepada kelompok ini selama 10 
tahun terakhir, jelas tujuan mereka 
adalah Negara Islam, khilafah dan 
penegakan syariat Islam. Jadi sama 
dan sebangun dengan NII (Negara 
Islam Indonesia). Kebetulan di 
tahun 80-an dan 90-an bertemu 
dengan gerakan internasional 
dan mereka mendapat angin 
segar. Sepak terjangnya nyata 
sekali. Ada beberapa masjid 
yang dulu dibimbing oleh NU dan 
Muhammadiyah, sekarang malah 
sudah dikuasi oleh kelompok ini. 
Di Pamulang misalnya, Dulmatin 
malah pernah bercokol di situ. 




Untuk melawan gerakan 
ini, apakah perangkat hukum 
sudah memadai? 

Untuk melawan radikalisme 
dan terorisme, hukum kita itu 
paling lembek. Contoh konkrit, di 
Malaysia dan Singapura, kalau ada 
latihan militer, langsung ditangkap 
dan masuk penjara. Ada pengacara 
yang mendampingi mereka, tapi 
pengacara itu ditunjuk oleh negara. 
Di Inggris yang menjadi salah satu 
mbah-nya HAM, juga berlaku hal 
yang sama. Kalau ada latihan para 
militer, langsung diganjar 7 tahun 
penjara. 



Di Malaysia keras sekali. 
Teroris dan radikalis tidak 
memiliki ruang gerak. Mahathir, 
mantan perdana menteri 
Malaysia tegas sekali. Semua 
ceramah, dakwah atau apa pun 
yang ditengarai menyebarkan 
permusuhan dan kebencian, 
itu ditangkap dan dimonitor. 
Termasuk di sana adalah Abu 
Bakar Baasyir. Makanya dia lari 
ke Indonesia. 

Sebenarnya apa penyebab 
munculnya radikalisme dan 
terorisme? 

Memang banyak teori bisa 
menjelaskan hal itu. Jelasnya 
banyak sekali faktor yang 
mempengaruhinya. Jadi 

tidak ada faktor tunggal. 
Bisa karena kemiskinan, tapi 
tidak selamanya benar. Sebab 
tidak otomatis orang miskin jadi 
teroris. Bahkan terbalik, justru 
orang miskin lebih taat beribadah. 
Nurdin dan Ashari bukan orang 
miskin. Bin Laden kurang apa. 
Bisa juga karena termarjinalisasi 
dan globalisasi. Tapi semunya itu 
berkorelasi, mengkristal dalam 
rasa ketidakadilan. Itu yang selalu 
diusung. Faktornya banyak, baik 
domestik maupun internasional. 
Dalam rasa tidak adil yang meluas, 
kemudian masuk kelompok radikal 
dengan membawa ideologi. 
Ideologi yang mengatasnamakan 
agama itulah yang jadi masalah. 



Sekarang bagaimana meng- 
hadapi ini? 

Pertama, prinsip teologisnya 
harus diubah. Konsep Islam sebagai 
rahmat bagi semesta itu perlu 
dikedepankan terus. Itu sudah 
benar dan merupakan bagian dari 
pendekatan moral atau moral force. 
Tapi pendekatan moral itu harus 
didampingi dengan pendekatan 
hukum atau law-forces. Tanpa law 
forces, non sense. 

Di mana pun menghadapi orang 
ini, pertama syaratnya harus 
ada strategi represif, harus ada 
tindakan tegas dari negara. Tanpa 
ada tindakan tegas dari negara, 
tidak jalan. Jadi pendekatan 
keagamaan dan pendekatan 
hukum harus jalan beriringan dan 
serentak. Bukan pilih salah satu. 
Jadi harus ada pendekatan koersif 
dan juga rekonsiliatif sekaligus. 

Kita harus melihat siklus 
terorisme itu sendiri. Tidak ada 
aksi terorisme tanpa latihan militer. 
Tidak ada latihan militer tanpa 
rekruter, dengan menamamkan 
kebencian dan permusuhan, 
itu semua satu rangkaian. Jadi 
orang yang menanamkan atau 
menyebarkan kebencian itu harus 
juga dihukum berat. 

Kalau mau lindungi seluruh 
umat, hukum kita harus tegas. 
Semua kita bertanggung jawab 
untuk menghadapi radikalisme. 



FKUB Jakarta 

Jangan Jadi "Pemadam Kebakaran" 



^Paul Makugoru. 



Liputan 



Pembangunan Gereja 
dan Hak Asasi Manusia 



GUBERNUR 
DKI Jakarta 
Fauzi Bowo me- 
minta para tokoh 
agama untuk 
menciptakan 
kondisi yang kon- 
dusif di Jakarta 
agar keseluruhan 
dinamika 
pembangunan 
ibu kota Jakarta 
ini dalam ber- 
jalan dengan 
aman, nyaman 
dan dinamis. "Pa- 
ra tokoh agama 
jangan menjadi 

sekadar pemadam kebakaran. 
Sebaliknya, harus proaktif 
menciptakan suasana aman/' kata 
orang nomor satu di DKI ini. Hal 
itu disampaikannya dalam acara 
bertajuk "Dengan Temu Sahabat 
Tokoh Lintas Agama, Pimpinan 
Ormas dan FKUB se-DKI, Kita 
Tingkatkan Persaudaraan dan 
Kebersamaan/' 

Hadir dalam acara yang 
diprakarsai FKUB Jakarta Pusat 
itu KH. A. Katsir MPD, para tokoh 
agama dan masyarakat serta 
anggota FKUB se-DKI Jakarta. 
Selain Gubernur, tampil sebagai 
pemberi bekal kerukunan Kanwil 
Depag DKI Jakarta Drs Sukami 
MM, KH. Syahroni dari FKUB DKI 
Jakarta, KH. Nuuhan Affandi, 
seorang tokoh agama Demak, 
Ketua Umum Forum Betawi 
Rempug KH. Lutfi Hakim, MA, Pdt. 
Paul R. Widjaya, Ketua BPD (Badan 




Pekerja Daerah) GBI DKI. 

Gubernur mengingatkan bahwa 
pembanguna ekonomi dan 
kesejahteraan masyarakat akan 
meningkat pesat bila didukung oleh 
situasi ibu kota yang kondusif. Untuk 
itu dibutuhkan doa dan kerja keras. 
Ia juga mengapresiasi para tokoh 
agama yang telah berjuang keras 
guna menciptakan situasi ibu kota 
yang kondusif. "Para tokoh agama 
harus bisa mengantisipasi masalah 
sejak dini," katanya dalam acara yang 
digelar di Hotel Graha Cempaka, 
Senin (4/4/2011) yang lalu. 

Kanwil Depag DKI Jakarta 
Drs. Sukami MM mengapresiasi 
pertemuan ini sebagai upaya 
memecahkan persoalan umat 
dan menambah rasa cinta dan 
untuk membangun hubungan 
yang positif. "Agama bukan hanya 
perlu dimengerti saja, melainkan 
diaplikasikan dalam kehidupan 



sehari-hari," ka- 
tanya sambil 
menambahkan, 
pertemuan 
semacam ini dapat 
meningkatkan 
kerukunan umat 
beragama karena 
dialog yang digelar 
demi harmonisasi 
kehidupan. "Kita 
harus saling 
tolong menolong 
dan memberi 
rasa aman dan 
nyaman," katanya. 
Sementara 
Pdt. Paul R. Widjaya menekankan 
pentingnya kerja sama antar umat 
beragama demi kesejahteraan kota. 
"Alkitab menganatkan kita untuk 
mengusahakan kesejahteraan 
kota atau wilayah di mana mereka 
tinggal. Landasan kiprah sosial 
gereja adalah mencintai sesama," 
katanya. 

Ditambahkan Paul, sejak 2004 
silam, pihaknya terus melakukan 
penyemprotan nyamuk demam 
berdarah. "Ini sebagai salah satu 
bukti bahwa kami mengasihi anak 
bangsa." Dia menambahkan, 
tindakan mengasihi itu tidak 
selamanya dengan perbuatan- 
perbuatan besar dan melibatkan 
dana yang banyak tapi juga melalui 
tindakan-tindakan kecil. "Yang 
penting motifnya adalah kasih," 
tukasnya. 

^Paul Makugoru. 







■ iriH lup \* -«.I) 

- ! 

; 1IH | i|itTlm Uirtiiin 

,,lil<Lim 
..-i-.i|s l ll|>lw i'iii '■■ ' i anhmai 
:n,*t i- 

. r lli ii. Ihlkll 

Uli lu p 

1 . Ml. ili 


r ^ftL, ' r wt'W**M 





AWAL April 2011 lalu diadakan 
acara bedah buku berjudul 
"Pembangunan Gereja dan Hak 
Asasi Manusia di Indonesia" di 
Graha Bethel, Jakarta. Buku 
tersebut ditulis oleh AM Sulistyadi 
Tikno. Selain penulis buku sendiri, 
tampil sejumlah pembicara yang 
menanggapi isi buku tersebut. 
Mereka adalah Prof Dr T. Gayus 
Lumbuun, SH, MH (anggota Komisi 
III DPR RI), Maruarar Siahaan 
(mantan hakim konstitusi). Posma 
Rajagukguk, yang dikenal luas 
sebagai penasihat hukum bagi 
gereja yang mengalami kendala, 
juga hadir sebagai pembicara 
dalam acara yang dipandu oleh 
Japarlin Marbun. 

Penulis buku, AM Sulistyadi 
Tikno memaparkan, dirinya 
merasa terdorong untuk menulis 
buku tersebut didasari beberapa 
hal. Pertama, perilaku administrasi 
negara dalam pengambilan 
keputusan sering tidak utuh dan 
belum memahami isi Peraturan 
Bersama Menteri (Perber) tentang 
Pembangunan Rumah Ibadah, 
sehingga dalam penerapannya 



sering menimbulkan pertentangan. 
Kedua, Perber yang disahkan pada 
2006 itu rumusannya sangat padat 
dan ringkas sehingga aturan- 
aturan secara rinci tidak semua 
tertampung dalam Perber tersebut. 

Sementara itu Maruarar Siahaan, 
antara lain mengatakan bahwa 
dilihat dari sudut juridis maupun 
filosofis, Perber itu boleh jadi 
memiliki masalah konstitusional 
yang serius. Menurutnya, UUD 
45 sebagai hukum tertinggilah 
yang seharusnya menjadi sumber 
legitimas seluruh pembentukan 
perundang-undangan. 

Sedangkan Gayus Lumbuun, 
anggota DPR RI, menegaskan 
masih maraknya aksi kekerasan 
terhadap gereja dan sulitnya gereja 
mendapatkan ijin mendirikan 
bangunan, adalah fakta bahwa 
Perber belum memberikan jaminan 
yang memadai bagi perlindungan 
terhadap umat kristiani dalam 
hal beribadah. "Padahal UUD 45 
memberikan dasar yang kuat 
mengenai kehidupan beragama di 
Indonesia," cetus Lumbuun. 

& Hans 



REFORMATA 



Editorial 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



ire/ormata| 




Musuh Kita Bersama 



Victor Silaen 
(www.victorsilaen.com) 



AWAL Maret lalu, setelah 
berbulan-bulan Indonesia sepi 
dari fenomena teror, ndilalah 
publik kembali diguncang oleh bom 
buku. Dimulai dari markas Jaringan 
Islam Liberal di bilangan Utan Kayu, 
Jakarta Timur, lalu menyebar ke 
mana-mana - termasuk ke luar 
Jakarta. Meski bom itu tergolong 
low explosive, namun toh tetap 
mampu mencemaskan publik. Kalau 
para teroris itu dibiarkan, lama-lama 
bukan tak mungkin Indonesia hancur. 
Syukurlah, polisi mulai menemukan 
titik terang. Hingga momen Jumat 
Agung lalu, sudah 19 orang yang 
diduga terkait bom buku itu yang 
ditangkap. 

Sementara itu, 15 April silam, publik 
kembali dikejutkan oleh bom bunuh 
diri di dalam Masjid Adz-Zikro, di 
kompleks Mapolresta Cirebon, Jawa 
Barat. Sejauh ini pihak kepolisian 
juga telah berhasil mengidentifikasi 
bahwa si pelaku bom bunuh diri 
yang langsung tewas mengenaskan 
itu adalah Muhammad Syarif. Jika 
benar, maka fakta-fakta yang berhasil 
dipotret MetroTV terkait aksi-aksi yang 
pernah diikuti Syarif membenarkan 
sinyalemen selama ini bahwa polisi 
cenderung melakukan pembiaran 
terhadap para vigilante (warga sipil 
yang gemar melakukan kekerasan 
dengan mengambil alih fungsi aparat 
penegak hukum di lapangan). Sebab, 
melalui liputan-liputan MetroTV yang 
berulang-ulang ditayangkan setelah 
identitas si pelaku bom bunuh diri 
itu terkuak, terlihat jelas bahwa polisi 
nyaris berdiam diri saja ketika Syarif 
melakukan aksi-aksi kekerasan. Inilah 
yang kita sesalkan. Sebab tak dapat 
disangkal bahwa sikap tegas dan 
tindakan represif aparat kepolisian 
terhadap para vigilante itu merupakan 
keniscayaan demi mencegah mereka 
kian digdaya dalam melakukan aksi- 
aksi agresif berikutnya. 

Pertanyaannya, mengapa polisi 
cenderung "takut" terhadap kaum 
vigilante berjubah agamawan itu? 
Apakah karena polisi "terkendala" 
oleh identitas mereka, yakni agama 
yang mayoritas itu? Kalau benar 
begitu, maka wawasan polisi perlu 
lebih dicerahkan lagi. Pahamilah dan 
hayatilah, bahwa di saat bertugas, 
polisi adalah aparat negara yang diberi 
otoritas untuk menegakkan hukum. 
Bukankah lantaran itu maka polisi 
dibekali senjata? Terkait itu maka 



polisi hanya perlu melihat orang- 
orang lain sebagai pelanggar hukum 
atau tidak. Bahwa orang-orang 
lain itu beragama Islam, Kristen, 
Hindu, Buddha, Konghucu, dan lain 
sebagainya, tak ada urusannya sama 
sekali. Begitulah yang namanya 
hidup bernegara. Dalam konteks ini, 
kita tak perlu merepotkan diri untuk 
mengetahui orang-orang lain sebagai 
yang seagama atau tidak. Apalagi 
aparat penegak hukum, mereka 
hanya perlu melihat hukum ditaati 
atau dilanggar. Itu saja. 

Maka, sikapilah mereka yang taat 
hukum sebagai kawan kita, sebaliknya 
para pelanggar hukum sebagai 
musuh kita. Sekejam itukah? Masakan 
setiap orang yang melanggar hukum 
dengan sendirinya harus kita lihat 
sebagai musuh? Tentu bukan begitu 
maksudnya. Ini secara khusus 
ditujukan kepada para pelanggar 
hukum yang radikalis, yang di dalam 
dirinya telah tertanam kebencian 
terhadap empat pilar Indonesia: 
Pancasila, UUD 45, Negara Kesatuan 
Republik Indonesia, dan Bhineka 
Tunggal Ika. Mereka umumnya adalah 
kaum vigilante berkedok agama 
yang dalam aksi-aksi agresifnya di 
lapangan kerap melanggar hukum, 
tidak menghormati hak asasi manusia 
(HAM), bahkan melecehkan aparat 
penegak hukum. 

Terhadap kaum vigilante itu, tiada 
kata lain yang harus kita serukan selain 
"lawan". Bagaimana caranya? Bukan 
dengan kekuatan fisik, melainkan 
dengan melakukan deradikalisasi. Yakni, 
pertama, upaya-upaya mengubah cara- 
cara berpikir mereka yang pro-kekerasan 
dan menganjurkan kebencian kepada 
sesama yang berbeda. Kedua, upaya- 
upaya menyadarkan mereka bahwa 
empat pilar Indonesia itu telah menjadi 
kesepakatan kita bersama sejak dulu 
dan sampai selama-lamanya (kecuali 
kita menginginkan Indonesia bubar). 

Niat mendirikan negara baru, 
negara yang berdasarkan agama 
semisal Negara Islam, sebenarnya 
sah-sah saja. Tapi, mbok mereka 
sadar, perjuangkanlah itu di luar 
Indonesia; bukan di sini. Kalau di 
sini, sadarilah bahwa cita-cita seperti 
itu sudah berkali-kali diperjuangkan 
di masa lalu (antara lain oleh 
Kartasuwirja di Jawa Barat dan Kahar 
Muzakkar di Sulawesi Selatan) dan 
ternyata sia-sia. Menurut Ketua Umum 
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 




87.8 FM 



RADIO SUARA KIDUNG KEBENARAN 

Jl. Gereja No. 45, Pematang Sianlar - Sumatera Utara 21124 
Telp. : (0622) 743.6152 Fax. : (0622) 707.4545 

VISI : 

Menjadikan hidup lebih baik 
(Wlake your live better) 

MISI: 

Menjangkau, Memulihkan. 
Memuridkan, Mengubahkan. 



(PBNU), Said Aqil Siradj, orang-orang 
seperti itu sesungguhnya tak paham 
ajaran Islam. "Nabi Muhammad tidak 
pernah memproklamirkan negara 
Islam dan negara Arab. Yang ada 
adalah negara Madinah. Madinah itu 
artinya beradab, masyarakatnya solid. 
Tidak pernah Rasulullah mengatakan 
negara Islam atau negara Arab/ 
kata Said Aqil usai membuka 
Rakernas Lembaga Pengembangan 
Pertanian NU (LPPNU), 22 April lalu. 
Selain itu, menurut Kiai Siradj, ada 
pula orang-orang yang memang 
memiliki kepentingan sesaat. Mereka 
mengira kesulitan hidup seperti 




Said Agil Siradj. Tak paham. 

kesulitan ekonomi, jalan keluarnya 
adalah mendirikan negara Islam. 
Untuk menghadapi permasalahan ini, 
seluruh elemen harus solid. Pasalnya, 
bentuk negara kebangsaan telah 
menjadi komitmen bersama. "Kita kan 
sudah berkomitmen bahwa negara 
ini negara kebangsaan, berdasarkan 
Pancasila dan bersemboyan Bhineka 
Tunggal Ika. Kita tinggal mewarisi 
apa yang sudah dibangun leluhur 
kita melalui pemikiran yang panjang/' 
katanya. 

Begitulah, jadi musuh kita bukan 
hanya para teroris yang bersenjatakan 
berbagai jenis bom, tapi juga kaum 
radikalis yang menghalalkan kekerasan 
untuk mencapai cita-cita dan yang 
gemar menebar kebencian terhadap 
pihak-pihak lain. Kita bahkan sulit 
membedakan apakah kaum radikalis 
itu juga teroris. Namun diduga kuat, 
mereka berjejaring satu sama lain. Dan 
di balik peristiwa bom buku, pun bom 
bunuh diri, mereka seakan hendak 
mengirim pesan penting kepada kita 
bahwa mereka masih eksis. Kader- 
kader mereka masih ada, bahkan 



sangat mungkin stoknya masih banyak. 
Untuk memastikan berapa, tentu sulit. 
Tetapi, tak ada salahnya kita mengingat 
apa yang pernah dikatakan negarawan 
senior Singapura, Lee Kuan Yew, 
dalam wawancaranya di majalah Far 
Eastern Economic Review edisi terakhir 
di bulan Desember 2002. Menurut Lee, 
jikapun jaringan terorisme di belakang 
Bom Bali I (2002) dapat ditangkap 
semuanya, itu hanya satu sel dari 
sekitar seratus kelompok radikal yang 
ada di Indonesia. Ck-ck-ck... luar biasa! 

Terkait itu maka harus kita tegaskan 
sekarang bahwa motif mereka 
melakukan aksi-aksi kejahatan luar 
biasa itu bukanlah kemiskinan dan 
bukan pula ketidakadilan. Sebab, para 
teroris yang tertangkap sejauh ini 
tidaklah memperlihatkan latar belakang 
keluarga mereka melarat, meski juga 
tidak kaya-raya. Bahkan menariknya 
ada juga yang bergelar insinyur dan 
yang sebelumnya berprofesi polisi 
(tapi kemudian desersi). Sementara 
ketidakadilan merupakan hal yang 
relatif. Sekali lagi, kalau diselidiki 
riwayat hidup para teroris terdahulu 
itu, mereka relatif menjalani kehidupan 
yang normal semisal cukup makan dan 
punya keluarga yang baik. 

Para ahli terorisme menengarai 
bahwa dewasa ini ideologi merupakan 
faktor pendorong utama aksi-aksi 
teror. Ideologi yang dimaksud adalah 
sekumpulan nilai dan keyakinan, yang 
lazimnya dipengaruhi begitu kuatnya 
oleh agama. Jadi dalam konteks 
ini, bukan agama itu an sich yang 
menjadi pendorongnya, melainkan 
agama yang sudah dipelintir 
berlandaskan paradigma yang naif- 
picik. Hasilnya: sebuah ideologi teror 
atau terorisme. Yakni, sekumpulan 
nilai dan keyakinan bernuansa agamis 
yang menghalalkan kekerasan untuk 
mencapai tujuan. 

Harus diakui bahwa agama mampu 
mengobarkan semangat yang amat 
besar bagi praktik-praktik terorisme, 
karena jauh di seberang sana ada 
tujuan mulia yang diharapkan dapat 
tercapai. Itu sebabnya praktik terorisme 
atas nama agama selalu dramatis, yang 
dibarengi dengan klaim justifikasi moral 
bahwa mereka sedang menegakkan 
kebenaran ilahi - menurut versi mereka 
sendiri. Perjuangan kelompok-kelompok 
teroris atas nama agama ini biasanya 
melibatkan beberapa generasi demi 
meraih puncak keberhasilan. Jadi, 
mereka tak muncul tiba-tiba dan 



tak pula berjuang sendiri. Selalu 
ada pihak-pihak yang siap memberi 
dukungan moril dan materil, baik di 
dalam maupun dari luar negeri. Dan 
sebagaimana laiknya organisasi kader, 
selalu ada para senior yang tak jemu- 
jemunya menanamkan motivasi dan 
menularkan keterampilan. 

Berdasarkan itulah maka upaya- 
upaya deradikalisasi yang dicanangkan 
secara sistemik oleh Badan Nasional 
Penanggulangan Terorisme (BNPT), 
yang dibentuk berlandaskan 
Peraturan Presiden (Perpres) No. 
46 Tahun 2010, patut kita dukung. 
Embrio dari lembaga ini adalah 
Desk Koordinasi Pemberantasan 
Terorisme (DKPT) yang berada di 
bawah Menko Polhukam. Dalam 
Perpres diamanatkan bahwa DKPT 
tetap menjalankan tugas dan fungsi 
sampai terbentuknya organisasi BNPT. 
Pertimbangan yang mendasari Perpres 
ini, antara lain, karena terorisme 
masih tetap menjadi ancaman nyata 
dan serius yang setiap saat dapat 
membahayakan keamanan bangsa 
dan negara. 

Deradikalisasi itu sendiri pada 
intinya merupakan bagian dari upaya- 
upaya negara, melalui Polri dan TNI 
juga kekuatan masyarakat sipil, 
dalam memerangi terorisme dengan 
pendekatan yang menyentuh ranah 
kognitif. Jadi, nilai-nilai dan keyakinan 
yang menjustifikasi kekerasan dan 
kebencian kepada sesama, itulah 
yang harus diubah secara mendasar. 
Terkait itu, apa yang dapat kita lakukan 
untuk mendukungnya? Sederhana 
saja sebenarnya: tidak memberikan 
dukungan moril dan materil serta 
toleransi sedikit pun terhadap wacana- 
wacana maupun aspirasi-aspirasi 
atas nama agama yang mendukung 
kekerasan serta para pelakunya. 
Mungkin kita bisa lakukan itu lewat 
jalur pendidikan umum, atau melalui 
jalur pendidikan agama di institusi- 
institusi formal maupun non-formal. 

Pemerintah sendiri harus berada 
di garda depan sebagai model ba- 
gi masyarakat dalam melakukan 
deradi-kalisasi secara tegas. An- 
tara lain, misalnya, dengan tidak 
merangkul kelompok-kelompok 
yang gemar melakukan kekerasan 
atas nama agama bak mitra bestari 
pemerintah. Jadi, jangan hanya 
pandai berwacana soal ketegasan, 
tunjukkan saja ketegasan itu 
dalam sikap dan tindakan nyata. 




RADIO SWARA BERKAT 
103,2 FM 

Jl. Paiilawan No. Tfl Sidltabng - Dairi (5WPJT) 

TdpJFa* M27 - 23079. Mai keling 

HP. 0Sf3.61W.24» 

Diujarkan Siaran Un^nJaa kini: 



RSB FM 

TCBE5I RADIO IN DAM 

RSH IU-U FM 
CVC A w t ml ia. [nlcnuuiuDu] 



Segar Jiwa 

Rmurtgm Timun Trfttri K UirtfJsv fefi^- 

l*u tthuil, rtti. owrt - Wm wift 



MuhMmj <viai httthaiPi. psndMitoni. 
pcrtgeiihiHn dunib kriLHi^fl lainnya. 
Kkl W.lMl - 1 1 JDft Wlfl 



BaBlBfl Mata" 

Kc-iin: iiL m himm Tuhin k li^u ta.pj rehat 



Sdtnj 

,7iu . K wj , FH.l4.00 - 3 1 j» WIB 



Lm» j Diterai) 

RHftiHi k^si topontfwi bflt>s#ji suku. 

HibmfT urrtii muyinkd jar^ rrajfurilaa 
reuni 




RADIO DIAN MANDIRI 100,5 FM , 

DIAN MAhlDIftr NtfWORK BIKlN HIDUP LEBIH BAIK 



Dipulihkan untuk memulihkan 

Diberkati untuk memberkati 

Kami hadir untuk anda dengan program-program yang 

"Bikin Hidup Lebih Baik" 
Nias Bermazmur 



Reouosf song, mosi lavariia program 
Hadir setiap hari pukul 19.00-21 «00 

Father Connection 

Program Pengajaran, bagaimana menjadi seorang ayah 
yang lebih baik bersama Pdt Paul u* Wiratno M. Di v 
Hadir setiap kamia pukul 21 .DO 

Garam & Terang 

Program cJiaicg interaktif lewat iine srns yang dapat 

memberikan kita pengetahuan secara Alk itabi ah. 
Hadir sel lap minggu pukul 21,00 wib. 

And JitfiJiy more program to maklng your life bettet 

OFFfCF <S STU&/0 

J/. Go/ftar ArocaA; D&ss Fatforu L assra 

Gt/mmg sit&tt 228 1 5 r Mas, St/mofcfo l/foro 

F^cwe . /S2J &&f 534 G&& G&7 



REFORMATA 



..RF./< 



ORMATA 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



Manajemen Kita 





Harry Puspito 
(harry.puspito@yahoo.com)* 



Perilaku-perilaku yang 
'Tidak Rasional' 



DALAM ke-4 kitab Injil 
dikisahkan kejadian tragis, 
Yesus 'memprediksi' Petrus 
akan menyangkal mengenal Yesus 
tiga kali sebelum ayam berkokok. 
Dan prediksi yang Petrus sendiri 
tidak percaya bakal terjadi menjadi 
kenyataan. Bahkan Injil Markus 
memberikan detil, kali ketiga 
Petrus mengutuk dan bersumpah 
tidak mengenal Yesus (Markus 
14:71). Ini adalah kejadian yang 
tidak masuk akal, seorang murid 
Yesus yang berani, calon rasul dan 
sedang dalam perjalanan bersama 
Tuhan sendiri 

Predictablylrrational adalah judul 
buku yang ditulis oleh Dan Ariely 
dan telah menjadi best seiler New 
Yourk Times - membahas perilaku- 
perilaku manusia yang 'tidak 
rasional'. Manusia membayangkan 
dirinya bisa mengatur hidupnya 
secara rasional, seperti seseorang 
mengemudikan mobil dan 
berperilaku terbaik. Namun penulis 
melakukan berbagai eksperimen 
yang cerdas dan membuktikan 
bahwa banyak perilaku kita yang 
tidak rasional bahkan cenderung 
tidak rasional. Penulis membahas 
adanya 'kekuatan-kekuatan' yang 
membuat orang tidak bertindak 



rasional. 

Satu contoh Dan melalui 
suatu eksperimen mendapatkan 
ketika beberapa orang diminta 
menyampaikan pesanan 

makanannya secara terbuka 
cenderung menghindari memesan 
menu yang sama. Ketika diminta 
memberikan nilai kepuasan 
terhadap pilihannya secara diam- 
diam, kepuasan mereka berbeda- 
beda, di mana orang pertama 
cenderung lebih puas daripada 
yang lain. Kekuatan ego untuk 
tampil beda menyebabkan orang 
tidak mau memilih menu yang 
sama, walaupun bisa jadi itu 
adalah yang dia sukai. Akhirnya 
dia tidak mendapatkan makanan 
yang paling memuaskan. 

Sangat tidak rasional Petrus 
mengingkari Yesus. Namun ada 
power yang membuat Petrus 
melakukan. Rasa takut dan 
ketidakberanian menghadapi 

risiko ditangkap menyebabkan 
Petrus mengingkari Yesus. 

Kekuatan-kekuatan seperti ini 
sangat nyata bisa kita lihat dalam 
kehidupan sehari-hari. Karyawan 
yang paling disiplin datang pagi 
adalah mereka yang baru pertama 
bekerja tapi bersamaan dengan 



waktu banyak yang kemudian 
tidak disiplin. Ketika memulai 
karirnya kemungkinan Gayus 
adalah orang yang 'baik-baik', tapi 
kemudian dia berubah menjadi 
seorang koruptor besar yang 
menghebohkan. 

Dari Alkitab kita belajar adanya 
dua kekuatan yang berusaha 
menjatuhkan kita. Dari dalam, 
ada kekuatan yang berasal dari 
sinful nature manusia (lihat Roma 
7: 14, 15). Manusia diciptakan 
sesuai dengan gambar Allah, 
baik bahkan sangat baik; namun 
Alkitab menuliskan bahwa ma- 
nusia telah jatuh dalam dosa. 
Orang percaya telah menerima 
pengampunan dan pemulihan tapi 
pemulihan itu bersifat progresif. 
Sinful nature masih dimiliki ma- 
nusia yang menyebabkan manusia 
cenderung melakukan perbuatan- 
perbuatan yang melawan 
kebenaran, termasuk orang yang 
sudah ditebus. 

Sifat dosa manusia tampak 
pada anak-anak, yang tidak diajar 
tapi dengan mudah dia berbohong 
kepada orang tua untuk meng- 
hindari teguran. Orang percaya 
masih terus-menerus berbuat 
dosa seperti bersikap sombong, 



tidak jujur, malas, rakus, menyakiti 
orang lain, dsb. 

Di samping itu Alkitab juga 
berbicara tentang musuh ma- 
nusia yang digambarkan seperti 
singa yang mengaum-aum 
siap menerkam (1 Petrus 5: 
8). Celakanya musuh itu tidak 
kelihatan kasat mata, tidak 
terdengar melalui telinga dan 
tidak tercium kehadirannya. Ketika 
seseorang lengah maka dia akan 
menjadi korban, ditarik dalam 
perbuatan yang 'tidak rasional' 
dan harus menanggung akibatnya 
yang kadang berat - perceraian, 
permusuhan dengan orang-orang 
dekat, masuk penjara; kadang 
tidak berat namun semuanya 
menyebabkan seseorang tidak 
mencapai sasaran Allah yang 
terbaik. 

Tidak heran kalau Alkitab 
terasa sangat 'lebai' dan banyak 
memberikan peringatan kepada 
kita agar kita berjaga-jaga, was- 
pada dan awas. Di mata manusia 
sepertinya kita aman-aman, tidak 
ada ancaman, tidak ada yang 
perlu ditakuti. Kita tidak melihat 
kekuatan-kekuatan dan musuh 
yang berusaha menjatuhkan 
kita terus-menerus. Karena itu 



Menjangkau Jiwa Muda 




ELIJAH seorang youth pastor dari 
sebuah gereja di Surabaya yang rindu 
menjangkau jiwa-jiwa muda melalui 
musik dan pujian. BLESSING MUSIC 



menghadirkankan 
solo album Elijah 
ini bertajuk 

C'ritakan KaryaMU. 
Album ini ber- 
cerita tentang ba- 
gaimana Tuhan ber- 
karya buat manusia 
dan menjadi umat 

pilihan. 

Sederet lagu 
pujian yang in-dah 
dengan arranse- 
men musik yang 
berkelas. Album 
ini pasti bisa men- 
ciptakan suasana 
surgawi di ruang 
dengar anda. 

Cindy Carolina 
dan Irwan Alexan- 
der menjadi bin- 
tang tamu dalam 
album ini, dan berduet bersama Elijah. 
Ada 10 lagu pada album ini. Miliki 
segera album ini yang akan membawa 
anda larut dalam hadiratNya. 



Judul 


Ceritakan karyaMu 


Vokal 


Elijah 


Produser 


Blessing Music 


Distributor 


Blessing Music 



percayalah Alkitab, hidup dengan 
waspada. Di Taman Getsemani 
Tuhan Yesus memperingatkan 
para murid berjaga-jagalah 
dan berdoalah agar tidak jatuh 
dalam pencobaan (Matius 26:41). 
Kewaspadaan kita kombinasikan 
dengan doa yang akan mem- 
berikan kekuatan adikodrati akan 
melindungi kita. 

Alkitab juga memperingatkan 
kita agar hidup dengan strategi 
menghadapi hari-hari yang ja- 
hat (Efesus 5:15). Kita perlu 
mengenali diri, mengetahui ke- 
cenderungan-kecenderungan 
tidak rasional kita dan membuat 
strategi menghadapinya. 

Kita membutuhkan kekuatan di 
luar diri kita untuk menghadapi 
kekuatan-kekuatan dalam diri kita 
yang bersinergi dengan kekuatan 
luar berusaha membuat kita tidak 
produktif dan lumpuh. Puji Tuhan 
kekuatan itu disediakan oleh Roh 
Kudus yang tinggal di dalam diri 
orang percaya. 

Ketika kita hidup waspada 
dalam kepenuhan Roh Kudus, 
seharusnya kita akan hidup 
'rasional' dan memberikan yang 
terbaik bagi kemuliaan Allah kita 
dan sesama. Tuhan memberkati. ♦ 

■ Galeri CD 



Laskar Kristus untuk Seorang Ibu 



H E A R T O F G O D S E E K E R ' S COMMUNITY 




hgj-coG 





GETSEMANI Record berhasil 

mempersembahkan album terbaik 
untuk anak-anak Tuhan, dengan judul 
"CINTA TULUS IBU". Album ini di buat 
dengan tujuan untuk meningkatkan 



semangat dan ke- 
inginan anak untuk 
melayani Tuhan sejak 
masih kanak-kanak. 
Mendidik mereka untuk 
menyayangi orangtua, 
sesama, dan terlebih 
lagi menyayangi Tuhan. 
Dikemas dengan 
music dan nada 
yang penuh sukacita 
dan mudah diserap. 
Album ini diharapkan 
dapat menciptakan 
generasi penerus 
bagi Laskar Kristus. 

Ketigabelas lagu 
dalam album "Cin- 
ta Tulus Ibu" , 
dinyanyikan oleh 

The Winner HGSC6 
Anak (Lomba nyanyi 
lagu rohani ). Mereka 
seumpama Rajawali- 
rajawali kecil yang 
terbang tinggi dengan kekuatan 
sayapnya. Mereka berlari dan tidak 
menjadi lesu. Mereka berjalan dan 
tidak menjadi lelah untuk seorang 
ibu. 



Judul 


CINTA TULUS IBU 


Vocal 


The Winner HGSC6 Anak 


Produser 


Getsemani Record 


Distributor 


Getsemani Record 



REFORMATA 



Profil 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



iRE/ORMAT^ 



KEMAPANAN adalah musuh 
terbesar pertumbuhan! 

Bagi sebagian orang, 
ungkapan itu barangkali terasa 
aneh. Bukankah semua orang 
mendambahkan kemapanan? Tapi 
pengalaman membuktikan, mereka 
yang bertahan dalam zona nyaman 
sering berpuas diri, terbelenggu 
dalam rutinitas serta miskin 
inovasi. Hanya orang yang berani 
meninggalkan zona nyaman yang 
berhak menikmati kemajuan. 

Kesadaran seperti itulah yang juga 
tertanam dalam diri Thomas Wio 
SH. "Saya sangat suka tantangan. 
Bila di suatu posisi, situasi sudah 
berjalan normal, smooth, ya 
saya memutuskan untuk keluar, 
memasuki tantangan yang baru 
lagi/' kata pria yang kini notaris 
atau Pejabat Pembuat Akte Tanah 
(PPAT) ini. Karena hasrat untuk 
memasuki medan tantangan baru 
itulah maka suami dari Hendrika 
Mogi ini beberapa kali berpindah 
kerja, meski masih berkisar dalam 
wilayah hukum. 




Selain bersahabat dengan 
tantangan, ayah dari Claudia, 
Helena, Teresa dan Cosmas ini selalu 
menghayati pekerjaan sebagai 
kehormatan. 'Tidak semua orang 
mendapatkan kesempatan untuk 
mengabdi di jalur yang saya jalani 
atau jabatan yang saya pegang. 
Karena itu saya selalu berusaha 
mempertanggungjawabkan keper- 
cayaan itu dengan menunjukkan 
profesionalisme yang tinggi/' kata 
pria kelahiran Bajawa, Flores, 18 
September 1961 ini. 

Untuk meningkatkan pro- 
fesionalitas itu, sejak mengawali 
kariernya - bahkan sejak kuliah, ia 
selalu menggunakan waktu minimal 
dua jam untuk membaca. "Saya 
selalu membaca apa saja, entah 
itu koran, buku maupun majalah. 
Terutama yang langsung berkaitan 
dengan profesi yang sedang saya 
geluti," kata pria yang mengaku 
memiliki banyak buku di rumah dan 
di kantornya. Sebagai notaris, ia 
mengaku selalu membeli buku-buku 
yang berkaitan dengan pertanahan, 
tentang perjanjian dan perundang- 
undangan yang mengatur soal 
notariat. Tuntutan untuk mengikuti 
perkembangan perundang- 

undangan itu ditunjuang lagi oleh 
jabatannya sebagai wakil ketua 
bidang perlindungan profesi notaris 
dan perundang-undangan di Ikatan 
Notaris Indonesia (INI) Kabupaten 
Tangerang. 

Kedisiplinan dalam bekerja 



menjadi pilar lain sukses anak 
keempat dari sembilan bersaudara 
ini. "Jangan sampai menunda 
masalah sampai matahari 
terbenam," demikian pesannya bagi 
anak buahnya. Time schedule yang 
telah dibuat bersama, pantang 
dilanggar. "Karena waktu sebelum 
matahari terbenam itu singkat, 
maka di situ ada pesan untuk 
menggunakan waktu secara efektif 
dan efisien," jelasnya. 

Di titik nol 

Thomas menjalani pendidikan 
Sekolah Dasar hingga SMA di 
Flores. Tahun 1982, ia ke Kupang, 
ibu kota Provinsi NTT dan belajar 
di Fakultas Hukum Undana. 
Sebagai anak petani, ia sadar 
betul tentang kesulitan yang 
dialami oleh orang tuanya dalam 
pembiayaan. Makanya ia selalu 
berusaha mengukir prestasi untuk 
meringankan beban keluarga. 

Karena prestasi akademik dan 
sosialnya, di tahun 1987, ia dipercaya 
sebagai ketua senat fakultas. 
Sebagai ketua senat ia mendapatkan 
tugas berat, sekaligus keuntungan. 
Dari aktivitas berorganisasi, 
ia bisa mencukupi kebutuhan 
finansial untuk perkuliahannya. Ia 
mendapatkan tunjangan ikatan 
dinas dan bea siswa karena prestasi 
akademisnya. Sebagai ketua senat, 
dia juga mendapatkan kesempatan 
berkeliling Indonesia untuk 
mengikuti aktivitas antar-universitas. 

Tapi semuanya itu dicabut dengan 
paksa melalui politik primordial. 
Ia didepak dari posisinya dan hak- 
hak istimewa yang melekat pada 
jabatan itu juga harus harus dia 



lepaskan. 'Itu pengalaman paling 
menyakitkan yang saya alami. Saya 
seperti berada di titik nol lagi," 
katanya. Ia sempat melakukan 
perlawanan hukum, tapi Ibu 
Gubernur ketika itu - Nafsiah Mboi 
- menasihatinya untuk memulai 
saja dengan yang baru. "Esoknya 
saya ke Surabaya dengan kapal 
yang mengangkut sapi. Saya duduk 
di atas rumput-rumput makanan 
sapi," cerita Thomas. 

Thomas mengartikan pengalaman 
itu sebagai pengalaman dasar yang 
memberikan energi besar ketika 
dia menghadapi masalah di saat- 
saat sekarang. "Pergumulan di 
titik nol saja sudah bisa saya atasi. 
Tantangan yang ada di depan 
tentu sanggup saya atasi," katanya 
optimis. 

Dengan senyum 

Tamat dari Universitas Merdeka, 
Malang di tahun 1988, ia hijrah ke 
Jakarta dan mengawali kariernya 
di sebuah kantor pengacara sambil 
mengajar PMP (Pendidikan Moral 
Pancasila) di SMATarsisius, Jakarta. 

Tahun 1991, ia masuk ke dunia 
perusahaan, di percaya sebagai 
HRD Manager PT. Golden Samrosa 
yang bergerak dalam bidang 
pertambangan. Di tahun 1992- 
1993, ia berpindah ke PT. Tonikitex 
MFG Corp, sebuah pabrik handuk. 
Lalu pindah lagi ke PT. Vaxindo 
Nusantara dengan jabatan yang 
sama. Produser vaksin ini bernaung 
di bawah grup perusahaan 
Darya Varia Laboratories yang 
memproduksi antara lain obat 
Sanaflu. 

Tahun 1996 ia kembali ke 



Tonikitex dengan jabatan sebagai 
wakil kepala pabrik. Tahun 1998 
ia berpindah ke pabrik pemintalan 
benang PT. Joni Texindo. Di tempat 
ini dia menangani kurang lebih 
2.000 karyawan yang menyebar 
di tiga lokasi yang sebelumnya 
sering melakukan mogok kerja. 
Bagaimana caranya dia meredam 
gejolak demonstrasi buruh? 

"Saya memakai strategi perang 
Mossad yang pada intinya berisi 
penguasaan wilayah," katanya. 
Di setiap pos-pos strategis, 
Thomas menempatkan orang 
kepercayaannya yang akan 
memberikan informasi detail 
tentang apa yang terjadi di 
lokasinya. Dengan demikian, dia 
dapat mengetahui secara cepat 
kondisi riil yang ada di masing- 
masing lokasi dan dengan cepat 
pula melakukan tindakan-tindakan 
solutif. 

Saat masih sebagai HRD, di tahun 
1996, Thomas menyempatkan diri 
untuk belajar di UI dalam bidang 
notaris. Tahun 2000 Thomas 
diwisuda dan mendapatkan SK 
notarisnya pada tahun 2002. 
Dia menyadari sungguh bahwa 
kehidupan niscaya menyediakan 
banyak tantangan dan kesulitan. 
Tapi ada satu resep yang senantiasa 
dipegangnya. "Apapun keadaan 
dan masalahnya, hadapilah selalu 
dengan senyum," kata legal advisor 
di beberapa perusahaan antara lain 
PT. Golden Pharamont Elephant, PT. 
Bayu Kencana Agung dan Yayasan 
Bayu Kendana Agung ini. 

^Paul Makugoru. 



Thomas Wio SH, Notaris 



iRiki Mau Berlama-lama 
Zona Nyaman 



Bang Repot 



Berdasarkan data Sekretariat 
Nasional Forum Indonesia untuk 
Transparansi Anggaran (FITRA), 
anggaran DPR untuk studi banding 
sepanjang tahun 2011 mencapai 
Rp 105 miliar. Di masa reses kali 
ini DPR menyiapkan dana Rp 12 
miliar untuk pergi ke luar negeri. 
Sebelas anggota Komisi Luar 
Negeri berkunjung ke AS, Rusia, 
Perancis, Spanyol, dan Turki. Studi 
banding ke AS menghabiskan dana 
Rp 1,41 miliar, Rusia Rp 1,29 miliar, 
Spanyol Rp 1,2 miliar, Prancis Rp 
944,59 juta, dan Turki Rp 879,9 
juta. Kemudian 13 anggota Komisi 
X DPR ke Spanyol dengan biaya Rp 
1,32 miliar dan ke China Rp 668,73 
juta. Sementara itu, 13 anggota 
Komisi VIII juga pergi ke China 
dengan biaya Rp 668,73 juta dan 
Australia Rp 811,8 juta. Rombongan 
lainnya adalah Badan Urusan Rumah 
Tangga (BURT) DPR yang berangkat 
ke Inggris dan AS. Studi banding 
ke Inggris berbiaya Rp 1,57 miliar, 
sedangkan ke AS Rp 1,97 miliar. 

Bang Repot: Parahnya, anggota 
dewan yang terhormat itu me- 
lakukan studi banding pada saat reses, 
yang seharusnya mereka manf aatkan 
untuk mendatangi konstituen guna 
mendapatkan masukan. Mencari 
solusi dari pelbagai persoalan yang 



dihadapi rakyat yang mereka wakili 
jauh lebih mendesak ketimbang 
melakukan studi banding bukan? Ya, 
itu kan kalau wakil rakyatnya masih 
mampu berpikir jernih. 

Berbagai kecurigaan publik tentang 
minimnya aktivitas anggota DPR/ 
DPRD saat studi banding di luar 
negeri dibenarkan Duta Besar RI 
di Swiss, Djoko Susilo. Dari setiap 
kunjungan yang ada selama ini, 90 
persen di antaranya tak bermanfaat 
bagi rakyat. "Berdasarkan pengalaman 
saya setahun jadi Dubes. Bukan 
hanya di Swiss, tapi berdasarkan 
informasi dari teman-teman Dubes 
di Eropa seperti Belanda, Jerman 
dan Perancis, 90 persen tidak ada 
manfaatnya," kata Djoko kepada 
detikcom (19/4/2011). Djoko menolak 
dengan tegas kunjungan kerja yang 
bersifat asal-asalan. Bagi politisi 
PAN ini, kunjungan ke luar negeri bisa 
dibenarkan asal memiliki tujuan yang 
jelas. 

Bang Repot: Wakil rakyat yang 
tidak punya etos kerja unggul ya 
seperti itu. Pikirannya cuma jalan- 
jalan ke luar negeri, prinsipnya aji 
mumpung. Hamburkan uang rakyat 
booo.... 

Berbekal draf RUU Fakir Miskin 
yang masih setengah jadi, rombongan 
komisi VTII DPR bertolak ke 
Australia dan China. Rombongan yang 



dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi 
VTII DPR Sondo Radityo Gambiro 
itu melalukan studi banding untuk 
menyempurnakan draf RUU tersebut. 
Bang Repot: Mempelajari masalah 
f akir-miskin kok malah menghambur- 
hamburkan uang ke mancanegara. 
Kunjungi saja fakir miskin itu 
sendiri di kolong-kolong jembatan di 
Jakarta. Gampang, kan? 

Gabungan beberapa lembaga swa- 
daya masyarakat (LSM) dan individu 
mengajukan uji materi Peraturan 
Gubernur tentang Pelarangan Ah- 
madiyah di Pandeglang, Banten, 
jawa Barat dan Sumatera Barat ke 
Mahkamah Agung. Beberapa LSM itu 
di antaranya Setara Institute, Koalisi 
Perempuan Indonesia, Lembaga 
Studi dan Advokasi Masyarakat, 
serta Nursyahbani Katjasungkana, 
Johanes Harijanto, dan Marienta 
selaku individu. Ketua Yayasan Lem- 
baga Bantuan Hukum Indonesia 
(YLBHI) Erna Ratnaningsih, selaku 
kuasa hukum penggugat, mengatakan 
Peraturan Gubernur tentang 
Pelarangan Ahmadiyah bertentangan 
dengan peraturan yang lebih tinggi 
semisal UU No. 32/2004. 

Bang Repot: Mudah-mudahan 
saja para penegak hukum di 
negara \r\\ sadar dan paham betul 
apa artlrtya kepastian hukum yang 
berlandaskan Pancasila dan UUD 
45. Apalagi urusan agama kan 



merupakan kewenangan pemerintah 
pusat. 

Meski terlambat mengesahkan 
APBD tahun 2011, para anggota DPRD 
Jember tidak mendapatkan sanksi 
apapun. Mereka malah kebagian jatah 
komputer tablet alias i-Pad dengan 
alasan untuk memperlancar tugas. 
"Kalau tidak salah per unitnya senilai 
Rp 10 juta," kata Sucipto, anggota 
Komisi A DPRD Jember dari Fraksi 
Partai Golkar. Yuli Priyanto, Ketua 
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, 
mengatakan dirinya membutuhkan 
komputer tablet untuk menunjang 
kinerja. Bahkan, sebenarnya anggota 
DPRD Jember membutuhkan lebih 
dari sekadar i-Pad. "Kalau bisa4G, bisa 
conference langsung ke pemerintah 
pusat, Kementerian Dalam Negeri, 
Pemprov, kan bagus sekali. Teknologi 
live streaming kan sudah bisa 
dijalankan bagus," kata Yuli. 

Bang Repot: Wakil rakyat kok 
kayak bisnismen saja, maunya pakai 
perangkat teknologi serbacanggih. 
Memangnya pekerjaannya banyak 
sekali dan selalu harus menggunakan 
teknologi serbacanggih? Bukannya 
harus lebih banyak bertemu rakyat? 

Sesuai Program Wajib Belajar 9 
tahun yang diterapkan pemerintah, 
SD dan SMP negeri di mana pun tidak 
diperbolehkan menarik dana dari 
siswa, karena semua kebutuhan proses 



belajar-mengajar telah ditanggung 
oleh pemerintah. Tapi rupanya hal itu 
tidak menyurutkan SDN Kertajaya 
(di Surabaya) di bawah pimpinan 
Kepala Sekolah Drs Moch Naim 
untuk tetap berupaya menarik dana 
tambahan dari siswa, walaupun harus 
memakai cara menempatkan kotak 
\r\faq di setiap ruang kelas. Fatalnya, 
peruntukannya tidak jelas tetapi 
setiap siswa 'diarahkan' untuk mengisi 
setiap hari pada saat proses belajar 
mengajar dilakukan. "Kalau ngisi kotak 
ya jangan seribu rupiah, itu kebacut 
(keterlaluan)," ujar salah satu siswa 
menirukan ucapan gurunya. 

Bang Repot: Kalau guru saja 
seperti itu, bagaimana anak 
didiknya nanti? Lebih baik dipecat 
saja secepat mungkin, daripada 
mental buruknya telanjur "menular" 
ke mana-mana. 

LSM Bendera memaparkan hasil 
survei mereka kepada warga dari 60 
kelurahan di DKI Jakarta baru-baru 
ini. Hasilnya menunjukkan 58% rakyat 
ingin pemilu dipercepat, 27% \r\g\n 
revolusi, 11% ingin pemilu 2014, dan 
lain-lainnya 4%. 

Bang Repot: Valid atau tidak metode 
risetnya, setidaknya kita bisa 
menggunakannya sebagai cerrr\\r\an 
suara rakyat yang kian lama kian 
resah melihat para pemimpin negara 
ini: yang tak tegas, tak peduli, tak 
becus, dan entah apa lagi 



REFORMATA 



■ 



[M*if^!£j9 EDISI 1 39 Tahun IX 1-31 Mei 2011 



Muda Berprestasi 




LABA-LABA 1 



Ada 7 

Masalah # 



sinceis** 




Kami akan memberikan solusi 



J I Panglima Polirn Raya No-44 
Jakarta Selatan 12160 
INDONESIA 

Phone:+62 21 7203629 
FflK :+62 21 720S96O 
E3 info@labalaba.co.id 



J I Margonda Raya Na 267 

Depok 1642J 

IN[>ONESIA 

Phcn*: +42 2 177202*79 

+62 217720 2902 

SB www.labafaba.co.id 



REPARASI 

- P^nggarwian sal dan in-*d 
Ckulir ata j karet) 

-tak/bungk.Jth.rt 

- PfngrcaMn 

- PewbaharuiOi 

- fatongga ran 

•Gtgmg 

■Rfiifclingi 
■Penjahitan 
»Hind 
< Varia li 

-T Al 

- Oagang Heslwing 

■ Kitfid 

■ Penjahitan 
. ftsda dan kaki 

■ Sarung 

- Penambahan busa 

^^ ■ Penggantian fcullt 

-Reileling 

- Pembaharuan Aherasi 
■Penjahitan 

■ Tali pinggang 

■ S .siung Ungan 
r PeiTy&pjutian emai dan perak 

■ Penambahan lubang 

■ P*m«ongafi 

■ Penyambungan 




Dominic Brian, Anak Cerdas 

Mampu Hafal 90 Angka 
dalam 60 Detik 



DOMINIC Brian. Nama 
remaja cerdas kelahiran 
Surabaya, 26 November 
1996 ini tentu masih lekat di 
ingatan para pembaca. Beberapa 
waktu lalu, Dominic tampil 
di televisi Trans 7. Beberapa 
program siaran televisi ini 
menampilkan kecerdasan Brian di 
antaranya: "Anak Emas", "Bingkai 
Berita tema Anak Cerdas", "Hitam 
Putih", dan "World Record". 

Profil seputar prestasi Brian 
memang sudah pernah diulas 
Reformata, edisi Juni 2010 lalu, 
namun melihat prestasinya yang 
terus meningkat hingga mendunia, 
sudah barang tentu informasi 





seputar perkembangan yang sangat 
menggembirakan ini penting dan 
menarik. Semakin penting untuk 
diketahui bahwa kemajuan Brian 
tidak lepas dari pengaruh kedua 
orangtuanya, Gideon dan Debora. 
Perhatian mereka akan pentingnya 
pendidikan dan kecerdasan anak, 
benar-benar berdampak pada Brian. 

Mengingat angka 

Brian kini dapat mengingat 90 
angka dalam waktu lebih singkat yaitu 
60 detik, dari depan ke belakang dan 
sebaliknya termasuk secara acak. Ini 
dibuktikan Brian dalam acara "World 
Record" di TransZ 

"Brian is simply amazing, one the 
most extraordinary thing I ever see 
in my life," ungkap Deddy Corbuzier, 
mentalist kenamaan, dalam tayangan 
Trans7 dalam acara "Hitam Putih" 
pada Kamis, 17 Maret 2011 lalu. Arti- 
nya, bagi Deddy, kemampuan Brian 
sungguh mengagumkan, bahkan 
menjadi salah satu prestasi paling 
luar biasa yang pernah dia saksikan 
dalam hidupnya. 

Pencapaian ini, mengalahkan 
rekor Brian sebelumnya, "mengingat 
76 angka dalam waktu 60 detik", atau 
"mengingat 80 angka dalam waktu 
80 detik. Dia mampu menyebutkan 
angka-angka itu tanpa salah dari 
depan ke belakang dan sebaliknya, 
serta menyebutkan lokasi angka 
secara acak tanpa salah". Demikian 
tertulis dalam rekor dunia Record 
Holder Republic (RHR). 

Kerinduan Brian mengangkat 
nama Indonesia melalui "kecerdasan 
mengingat", adalah impian di balik 
setiap prestasi yang dapat dirangkai 
Brian kini. Mimpi siswa Home 
Schooling ATII (USA) ini, dapat 
memecahkan 1 atau 2 rekor dunia 
RHR lagi di acara "World Record". 

Dan dia sendiri merasa akan 
mampu memecahkannya, "Saya 
yakin dapat memecahkannya, suatu 
saat nanti," ungkap pemilik motto: 
"In God I trust" ini pasti. 

Kemauan yang tinggi dan usaha 
yang sungguh-sungguh dilakukan 
Brian untuk dapat mewujudkan 
harapannya menjadi wakil Indonesia, 
menghadapi ratusan jawara memori 
dari berbagai negara di Cina pada 
Oktober nanti. Remaja yang suka 
membaca ini, sedang giat-giatnya 
mempersiapkan diri untuk mengikuti 
lomba memori tingkat dunia, 
World Memory Championships 
(WMC). Brian bertekad suatu saat 
nanti mampu mengalahkan rekor 
seniornya: Dominic O' Brien dalam 
ajang bergengsi ini. 

Brian bercita-cita dapat melan- 
jutkan kuliah di Cina Finance & 
Marketing. Bila lulus dia ingin 
mengembangkan kecerdasan SLC 
(Smart Living Center) di Indonesia. 
Kursus kecerdasan anak yang selama 
ini dikelola kedua orangtuanya. 

^Lidya 



REFORMATA 



H Gereja & Masyarakat 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



ire/ormata| 



Yayasan Bina Mandiri 

Pendidikan untuk 
Masyarakat Prasejahtera 




m Wisuda Bersama W}^^T^M 

1 _- Tomort K ■;.<;r,:ik " " ^*yVft'PT~J3i 1 




- 3*«£ 








\\lfV 1 


W'Wf' 1* 


t 



Kegiatan Belajar - Mengajar 



Wisuda Bersama TK Belajar Mandiri 




StudyTourkeTNIAU 



UKS (Unit Kesehatan Sekolah) 




Pemberdayaan Masyarakat 



PASKA-kerusuhan di Jakarta 
pada 1998 lalu, Ir. Sofjan 
Sutedja yang saat itu pe- 
natua di Abalov Ministry merasa 
perlu untuk melakukan gerakan 
sosial untuk menolong masyara- 
kat prasejatera agar dapat hidup 
mandiri. Untuk tujuan itu, dia pun 
mendirikan Yayasan Bina Mandiri 
(YBM) dengan gerakan sosial 
dalam beberapa bidang. Di bidang 
pendidikan, YBM mendirikan TK 
Belajar Mandiri, untuk mencip- 
takan anak cerdas dan berkarakter. 
Di bidang kesehatan, YBM men- 
gelola klinik berjalan, bakti sosial 



Program Air Bersih dan Sanitasi 



(baksos) medis, balai pengobatan. 

Di bidang pemberdayaan ma- 
syarakat, YBM mengadakan ke- 
giatan daur ulang, usaha warung, 
pertanian organik, menjahit, serta 
jualan tas dan pakaian, untuk men- 
jadikan masyarakat prasejatera se- 
makin produktif dan memiliki peng- 
hasilan. Merasa belum cukup, YBM 
mencanangkan gerakan air bersih 
dan sanitasi, agar masyarakat dapat 
menikmati air besih dan sehat un- 
tuk kebutuhan sehari-hari, serta 
sarana mandi-cuci-kakus (MCK). 

Seluruh kegiatan ini dilakukan 
YBM hingga saat ini, sebagai pela- 



Sumur Artesis 

yanan yang mendidik masyarakat 
terabaikan. Memberikan motivasi, 
pendidikan, pelatihan, dan dukun- 
gan, agar masyarakat prasejahtera 
mampu mandiri dan berdaya guna. 

Pentingnya anak usia 4-6 
tahun 

Mengapa YBM fokus pada TK? 
Purnama Setiawan, ketua pelaksa- 
na harian YBM menyatakan bahwa 
ada beberapa faktor yang mela- 
tarinya: Pertama, pemerintah tidak 
membuka TK negeri. Sementara TK 
yang dikelola swasta, sulit dijang- 
kau kaum prasejatera. Kedua, TK 



menolong anak dapat menghadapi 
sekolah lanjutan, dibanding anak 
yang langsung ke SD. Ketiga, usia 
4-6 tahun disebut golden years 
maka dibutuhkan perhatian dalam 
perbaikan gizi yang berdampak 
pada kecerdasan anak. Dengan 
intervensi makanan bergizi, mem- 
pengaruhi anak lebih cerdas. Keem- 
pat, jika sejak awal anak menerima 
pendidikan yang baik, maka dia 
akan menjadi generasi yang baik 
dalam karakter dan kecerdasannya. 
Sebaliknya, jika itu diabaikan maka 
akan menghasilkan generasi yang 
lemah/low generation. 

YBM melihat pendidikan ini tidak 
untuk berkompetisi dengan pemer- 
intah, sebaliknya mengisi kekoson- 
gan dari pemerintah. TK Belajar 
Mandiri dibuka untuk umum de- 
ngan menggunakan kurikulum na- 
sional, dan menekankan nilai-nilai 
karakter yang benar. TK Belajar 
Mandiri didirikan setelah diadakan 
survei dengan target jelas pada 
masyarakat prasejatera. Beberapa 
daerah kumuh menjadi target. Ke- 
mudian pengelola menghubungi 
RT/RW setempat untuk mendapat- 
kan tempat yang bisa dipakai. Sebe- 
lum menerima seorang anak masuk 
TK Belajar Mandiri, orang tua calon 
siswa diinterview guna mengetahui 
pekerjaan, penghasilan, tempat 
tinggal, dan usia anak. Khusus 4-5 
(TK A) dan usia 5-6 (TK B). Calon 
murid dipastikan dari masyarakat 
prasejahtera, dengan pekerjaan 
orang tuanya seperti: pemulung, 
tukang ojek, buruh, satpam, ada 
juga nelayan di daerah tertentu. 

TK Belajar Mandiri bukan seko- 
lah gratis namun sekolah murah, 
dengan wajib uang pangkal Rp 50 
ribu per tahun. Uang buku Rp 80 
ribu, seragam 2 stel sebesar Rp 70 
ribu, dan SPP Rp 25 ribu per bu- 
lan. Untuk menolong mereka yang 
sulit, pembayaran sering dilaku- 
kan secara mencicil, bahkan ada 
yang dapat diskon. Walau demikian 
mutu pendidikan tetap terjaga, ter- 
bukti setiap anak dari lulusan TK 
Belajar Mandiri selalu mendapat 
ranking 1-10 di sekolah lanjutan- 



nya. TK Belajar Mandiri bahkan 
memiliki jumlah murid yang jauh 
lebih banyak dari TK yang lain. 
Banyak orang tua murid mengakui, 
"ada perubahan karakter anak, 
dari nakal menjadi lebih baik". 
\Peralatan meja, kursi, kipas 
angin, mainan seperti prosotan, 
buku standar kurikulum nasional, 
serta gedung yang sederhana 
adalah fasilitas yang disediakan. 
Memang fasilitas yang disediakan 
masih belum memadai dan masih 
terbatas. Hingga kini terus dalam 
upaya perbaikan agar lebih baik. 
YBM sudah memiliki 18 TK yang 
tersebar di Nias, Kupang dan Jabo- 
detabek, dengan total murid 831 
orang. Sejak tahun 2003 YBM sudah 
mewisuda 3.250 siswa. Khusus di 
Jabodetabek terdapat 10 TK yang 
tersebar di di Kranggan Pondok 
Gede, Rawasengon, Pademangan, 
Kebun Sayur, Rawa Bebek, Cipi- 
nang, Sewan-Tangerang, Sunter, 
dan Cilincing. Sekolah berlangsung 
dari pagi pukul. 07.30-09. 30 untuk 
TK A, kemudian berganti dengan 
TK B pada pukul 10.30-12.30. 

Respon masyarakat 

Kehadiran TK Belajar Mandiri dapat 
menolong masyarakat sekitar, karena 
selain biaya murah, kualitas pendidi- 
kannya sangat dirasakan, juga ada 
UKS yang dapat menolong kesehatan 
anak murid dan orang tua murid. Con- 
nie Concerta, selaku Program Manager 
YBM yang tahu kondisi lapangan men- 
gisahkan di beberapa daerah pernah 
ada yang memprovokasi bahwa seko- 
lah ini bertujuan untuk mengkristenkan 
anak. Mereka membatasi warganya 
untuk bersekolah di sini, bahkan men- 
dorong masyarakat setempat untuk 
menutup kegiatan belajar-mengajar 
yang telah berlangsung. Namun seiring 
waktu, tujuan mulia, konsistensi, dan 
pelayanan murni YBM akhirnya dapat 
memadamkan setiap tantangan dan 
halangan. YBM dapat terus menjadi 
berkat kepada masyarakat setempat. 

Purnama menambahkan, di ta- 
hun 2011 ini YBM memiliki target 
membuka minimal 3 TK tambahan, 
merenovasi ruangan kelas, meni- 
ngkatkan program UKS, serta pe- 
ningkatan program pelatihan guru. 

Bantuan pemerintah dalam hal 
mendukung dan memberi ijin adalah 
hal penting yang bisa mewujudkan 
harapkan YBM dan bukan menjadi 
kendala, sehingga di pagi hingga 
siang hari ada TK yang bisa ber- 
langsung. Siang hingga sore hari, 
ada bimbingan belajar. Dilanjutkan 
malam hari, dengan pusat kegiatan 
masyarakat (kejar paket A, B,C, D). 
j^Lidya 




Wk SM PJRDM 

FUSSISIDA JT3 n lUlaFenb^i Kd- Al 13M"B 



Embun Pagi 

Renungan Alkitab Memberi Kesegaran 

Jiwa Kepada Anda 

Hadir setiap hari pk. 05.30 WIB 

Pesona Pagi 

Setiap Senin - Minggu 
pk. 06.00 - 07.00 WIB 
abtu pk. 10.00 - Pdt. Bigman Sirait 



Gema Nafiri 

Lagu-lagu Rohani yang menghibur 
Anda setiap hari menjelang senja 
Setiap Senin - Kamis pk. 18.00 WIB 

Alamat Studio: 

Tegal Arum Karanganyar 57712 
Tip. (0271) 495090/641492 



TUNE IN I 




i 




More Than Friend 



N?' 




ood 

ews 

C! ii Mi I Pcoptc 



* 




■ I t!i Nurani* r*'nt II 

Iflp. ' tm : i,i-l*l »>iL*H"7 
J >l,i. siklon ' »M7nft L 
: 1 1 l ■ j •: i i- 1 1 r 1 1 



AKABAT KAWANI) 



*J* •»-<«- ic^-taii mi m* nluMiln 




135,8 Mhz 



Alamat: 

Jl. Woodward No, 12 

Palu 94112 

Telp. 0451-422694/453533 



REFORMATA 



■RF./f 



ORMATA 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



Kredo 





Pdt. Robert R. Siahaan, M.Div. 
(www.inspirasijiwa.com) 



KETIKA seseorang menjadi 
Kristen, Allah memberikan 
suatu kehidupan yang baru 
di dalam diri orang tersebut, 
dan kehidupan baru inilah yang 
seharusnya memberikan perbedaan 
kualitas hidup dalam diri orang 
Kristen dibanding orang yang 
tidak percaya. Hal pertama yang 
dianugerahkan Allah kepada orang 
Kristen adalah iman, dengan iman 
inilah kemudian Allah berkarya 
untuk memberikan segala sesuatu 
yang akan direncanakan oleh 
Allah di dalam diri setiap orang 
Kristen. Rasul Paulus menuliskan 
"Sebab karena kasih karunia 
kamu diselamatkan oleh iman; 
itu bukan hasil usahamu, tetapi 
pemberian Allah, itu bukan hasil 
pekerjaanmu: jangan ada orang 
yang memegahkan diri." (Efesus 
2:8-9). 

Selain untuk keselamatan, iman 
juga berperan aktif dalam kehidupan 
orang Kristen. Hanya dalam iman 
juga semua perbuatan orang 
Kristen dapat berkenan kepada 
Allah. Setelah kelahiran baru yang 
dialami oleh orang Kristen, Allah 
menghendaki suatu kehidupan 
yang mendemonstrasikan 

kemenangan Kristus di kayu salib 
dengan kemenangan-kemenangan 
umat-Nya atas dosa. Hanya dengan 
hidup beriman kepada Allah semua 
janji kemenangan atas dosa dapat 
dialami oleh orang Kristen, dan 
kemenangan ini didasarkan pada 
kemenangan Kristus di kayu salib 
(1 Kor 15:54,57). 

Hidup dalam kasih 

Alkitab menegaskan bahwa 
hanya dengan iman orang Kristen 
sanggup menghasilkan perbuatan- 
perbuatan baik , dan tujuan dari 
perintah Allah di dalam diri orang 
Kristen adalah hidup dalam kasih 
yang lahir dari hati nurani yang 
murni dan iman yang tulus (ITim 



Peran Iman 
dan Peran Roh Kudus 



1:5). Namun sekalipun setiap orang 
Kristen telah dikaruniakan iman 
dalam dirinya, ternyata iman itu 
sendiri tidak bekerja berdasarkan 
kekuatan dan kemampuan orang- 
orang yang memiliki iman itu. 
Alkitab juga menegaskan bahwa 
hanya dengan kehadiran dan 
pertolongan Roh Kudus saja orang 
percaya menerima kekuatan untuk 
menghentikan dosa-dosanya dan 
menghasilkan buah Roh (Gal 5:16, 
22-23). Setiap orang yang dipanggil 
dan dipersatukan dengan Kristus, 
dilahirbarukan oleh Roh Kudus, dan 
dalam regenerasi ini orang Kristen 
menerima Roh Kudus (Gal 4:6; Rm 
6:14). 

Alkitab menegaskan bahwa iman 
juga harus nyata dalam perbuatan 
sehari-hari, Yakobus menegaskan 
bahwa iman tanpa perbuatan 
adalah mati (Yak 2:26). Katekismus 
Heidelberg mengekspresikan 

kebenaran ini bahwa tidak mungkin 
orang yang hidup di dalam Kristus 
namun tidak menghasilkan buah- 
buah kebaikan. Dengan demikian 
Alkitab bukan hanya mengajarkan 
pembenaran melalui iman, namun 
juga menegaskan mengenai 
pengudusan melalui iman. 
Sehingga tidak ada perbuatan 
yang benar yang dapat dihasilkan 
oleh hidup orang Kristen di luar 
imannya kepada Allah dan di luar 
kehadiran Roh Kudus dalam dirinya. 
Demikian juga dengan pembaruan- 
pembaruan yang terjadi di dalam diri 
orang percaya hanya akan terjadi 
dalam konteks imannya kepada 
Kristus dan dalam pertolongan 
Roh Kudus. Keinginan-keinginan, 
pikiran-pikiran dan tindakan- 
tindakan orang Kristen akan sangat 
berbeda dari pola kehidupan orang 
yang bukan Kristen jika hidupnya 
betul-betul senantiasa dalam 
iman kepada Kristus dan dalam 
pimpinan Roh Kudus. Alkitab juga 
menegaskan bahwa orang Kristen 
memasuki proses pembaruan tidak 
berdasarkan kemampuan mereka 
sendiri, namun oleh kehadiran dan 
pertolongan Roh Kudus (lPet 1:2; 
Rm 15:16; 2Tes 2:13; Tit 3:5). 



Charles Hodge dalam buku 
sistematiknya menegaskan bahwa 
seluruh isi Alkitab mengajarkan 
mengenai kesatuan antara orang 
percaya dengan Kristus, dan 
mengenai hadirnya Roh Kudus yang 
memberikan kekuatan dan karakter 
supranatural. Manusia tidak 
membuat dirinya sendiri kudus dan 
benar, manusia tidak membuat 
dirinya sendiri bertumbuh, 
manusia tidak menetapkan sendiri 
tujuan hidupnya berada dalam 
Tuhan, tetapi karena iman yang 
dianugerahkan kepada mereka 
membuat mereka melakukannya 
dan memiliki aspek-aspek itu. 
Oleh karena itu pertumbuhan 
dan kedewasaan iman orang 
Kristen jelas tidak terjadi karena 
kemampuan yang ada dalam 
diri orang Kristen itu semata. 
Namun lebih merupakan karena 
pertolongan dan kehadiran Roh 
Kudus yang tinggal dalam diri setiap 
orang percaya (Yoh 14:17; Rm 
8:9). Hanya apabila seorang Kristen 
hidup dalam Roh Kudus maka 
jaminan mengenai pertumbuhan 
iman dan kerohaniannya dapat 
benar-benar terjadi. Setiap anak- 
anak Tuhan dikuduskan dan 
dibebaskan dari dosa melalui 
kematian Kristus di kayu salib (1 
Pet 1:18-19), kemudian selanjutnya 
secara terus-menerus dikuduskan 
oleh Roh Kudus, karena Roh Kristus 
ada dalam diri mereka. (Rm 8:8- 
15). 

Sekalipun orang Kristen telah 
dibebaskan dari kutuk dosa 
dan telah menerima anugerah 
iman dan kehadiran Roh Kudus 
dalam hidupnya, namun bukan 
berarti orang Kristen telah bebas 
sepenuhnya dari masalah dosa 
dan perbuatan dosa. Oleh karena 
setelah orang percaya diselamatkan 
dan ditebus dari kematian kekal ia 
masih hidup dalam natur yang 
masih cenderung untuk berbuat 
dosa karena hidup dalam daging 
dan dalam dunia yang berdosa dan 
penuh dengan dosa. 

Alkitab menegaskan bahwa 
setiap orang Kristen akan 



menghadapi peperangan rohani 
dan pergumulam melawan dosa 
(Gal 5:16-17; Kol 3:3-5). Alkitab 
mengajarkan bahwa di dalam diri 
orang Kristen masih ada peperangan 
antara kerohanian dan kedagingan, 
pergumulan antara manusia baru 
dan manusia lama, dan peperangan 
ini menjadi peperangan yang sulit 
dan serius dalam setiap diri orang 
Kristen. Apa yang diungkapkan 
Paulus dalam Roma 7, merupakan 
penegasan dan pengajaran bahwa 
hal itu akan menjadi gambaran dari 
pengalaman iman yang akan terjadi 
dalam setiap diri orang percaya 
yang hidup dalam Kristus. Dalam 
hal ini juga Paulus menegaskan 
bahwa orang percaya tidak dapat 
menjalani pertempuran ini dan 
memenangkan peperangan ini atas 
kekuatannya sendiri. Hanya dalam 
iman kepada Kristus dan dengan 
kehadiran serta pimpinan Roh 
Kudus saja orang-orang percaya 
dimampukan untuk memenangkan 
peperangan itu (Rm 8:1-2; 8-15). 

Dalam kitab Galatia, Paulus 
mengajarkan untuk mematikan 
segala keinginan-keinginan dosa 
dengan kekuatan Roh Kudus (Gal 
5:16). Hoeksema mengatakan 
bahwa secara prinsip dan status 
kekristenan semua orang Kristen 
adalah sempurna, namun berkaitan 
dengan natur keberdosaannya, 
orang Kristen sangat tidak 
sempurna di dunia ini sampai ia 
mati. Namun juga tidak berarti 
orang Kristen tidak memiliki 
kekuatan untuk dapat hidup 
dalam kebenaran dan tuntutan 
Allah, atau adanya pergumulan 
dosa dalam diri orang Kristen juga 
bukan sebagai petunjuk bahwa 
orang Kristen masih hidup dalam 
kematian atau dalam kelemahan. 
Allah juga tidak membiarkan orang 
percaya bergumul dan berprang 
sendiri menghadapi dosa-dosanya, 
Ia telah menyediakan berbagai alat 
yang dapat digunakan oleh orang 
Kristen untuk berperang melawan 
musuh-musuh rohani (Ef 6:10- 
13). Bukan hanya perlengkapan 
peralatan rohani yang diberikan 



Allah kepada orang percaya, malah 
Allah telah memberikan Roh-Nya 
untuk berada di dalam diri umat- 
Nya, justru seringkali orang Kristen 
yang tidak menyadari dan tidak 
mengandalkan kehadiran Roh 
Kudus dalam peperangan rohani 
yang dihadapinya. Marilah kita 
menghadapi pergumulan hidup 
melawan penguasa-penguasa di 
udara dan dalam menghadapi 
keinginan-keinginan dosa dengan 
mengandalkan kehadiran dan 
kekuaatan Roh Kudus yang 
senantiasa hadir dan menyertai kita 
selama-lamanya. 

Alkitab juga menyatakan bahwa 
kehadiran Roh Kudus di dalam diri 
orang percaya adalah juga sebagai 
jaminan kemenangan dalam 
menghadapi dosa dan mampu 
menjalani proses pengudusan hidup 
(Gal 5:23; Ef 1:15-16; 2 kor 1:22). 
Sehingga ketika seorang menjadi 
Kristen ia disebutkan bahwa ia 
dilahirkan dalam Roh Kudus, 
disucikan oleh Roh Kudus, berjalan 
dalam Roh Kudus, bersekutu 
dengan Roh Kudus, hidup dalam 
Roh Kudus, bersukacita dalam Roh 
Kudus, karena Roh Kudus memang 
tinggal di dalam orang percaya. 
Roh Kudus bekerja melampaui 
kemampuan manusia dan keinginan- 
keinginannya. Roh Kudus sanggup 
mempengaruhi natur dasar manusia 
dan menyentuh alam bawah 
sadar manusia dan terus menerus 
mengerjakan rencana-Nya yang 
indah dalam diri orang percaya. Roh 
Kudus tidak pernah memaksakan 
kehendak-Nya kepada manusia, Ia 
menuntun setiap anak-anak Allah 
untuk hidup dan menghasilkan 
buah-buah kebenaran yang berasal 
dari diri-Nya sendiri. Kehadiran Roh 
Kudus di dalam diri orang Kristen 
merupakan kehadiran Allah di 
dalam diri orang percaya. Sumber 
dari segala kehidupan spiritual 
orang percaya hanya berasal dan 
bersumber dari kehadiran Roh Kudus 
di dalam diri setiap orang percaya. 
Marilah kita senantiasa tunduk dan 
taat dan senantiasa bergantung pada 
Allah Roh Kudus. Soli Deo Gloria. 




«'Kumur' 

Kuala Kapuas 91 ,4 FM 




Sebuah Stasiun Radio Rohani, Orientasi khusus untuk 
Pelayanan Pekabaran Injil menjangkau "Dmat-Umat Tuhan di 
daerah yang belum terjangkau. 

Bapak/Ibu/Sdr (i) dapat menjadi Mitra/partner kari. 
:tengan cara : 

- Mendukung kami dalam do'a 

- hfendukung kami lewat dana untuk operasional, 

- Mengirimkan kepada kami pakaian layak pakai/baru untuk 
pendengar radio yang di daerah yang sangat membutuhkan. 

- Mengirimkan kepada kami kaset/CD lagu rohani khotbah. 



Radio Bahtera Hayat FM 

JL. Barkit H Kb.168 

Perumnas Pulau Telo Kuala Kapuas 

Kal-Teng 73551 

HP.081351377168 



Bank l^ndirl 
Cab, Kuala Kapuas 
Nb.Rek : 0310096528347 
U/Radio Bahtera Hayat 



^b»-^ JclLaivship i n tiluiistiy 



RADIOSWARAGITA 
CITRA SUMBER KASIH FM 

c )letwa tk 



Head Office : Jl. U Februari Lingk. II Teling Atas Manado 95119 

Tclp. (0431) «52431 

Rekening Bank : BCA Manado a. n Hao Phoe Khoen A.C. 0261363S8S 

Email : r3kfm@yah00.com 




Office & Studio 

Villa Puncak Tidar Blok i/9A 

Malang 65151 -Jawa Timur 

Telp/Fax: 0341-559777 

SMS .0816-557000 

Studio: 0341-557000 

Flexi Radio : *55*570990 

E-maiI.radio_solagracia@yahoo.com 

website : www.solagraciafm.com 



REFORMATA 



Jadwal Gereja 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



!RE/ORMATa| 



Bagi Anda 

yang ingin memasang 

jadwal ibadah gereja 

Anda, 

silakan menghubungi 

bagian iklan 

REFORAAATA 

Jl. Salemba Raya 

No: 24A-B, 

Jakarta Pusat 

Telp: 021 -3924229, 

HP: 0811991086 

Fax:(021) 3148543 









PETRA 






JADWAL KEBAKUAN UMUM 


Gereja Kristus Rahmani Indonesia Jemaat Petra 


Jadwal Khotbah 




PkL 07.30 WIB 


PkL 10,00 WIB 






01 


Ibadah PerJ. Kudus 
Pdt Saleh Ali 


Ibadah PerJ. Kudus 
Pdt Saleh AU 






08 


Pdt Reggy Andreas 


Pdt RegfiyAndreas 


MEI 




15 


Pdt. Gunawan Tanu 


Pdt Gunawan Tanu 


2011 




22 


Ev. Yusniar Napltupulu 


Pdt WEIson Suwanto 






24 


Pdt. Nus Rel mas 


Pdt Nus Rel mas 






02 




Ibadah Kenaikan 
Pdt Mangapul Saga la 


Juni 




05 


Ibadah PerJ. Kudus 
Pdt Saleh Ali 


Ibadah Perj. Kudus 
Pdt Saleh AH 


2011 




12 


. 


Ibadah Pentakosta 

Pdt. Yu n g Tik Yuk 






19 


Ev. Stella Llow 


Ev. Stella Llow 






26 


Pdt KlmJongKuk 


Pdt Klm Jong Kuk 








Tempat Kebaktian : 




Ged 


ung 


Panin Lt 


. 6, Jl. Pecenongan No 
Sekretariat GKRI Petra 


. 84 Jakarta Pusat 


Ruko Permata 


Senayan 


Blok F/22, Jl. Tentara Relajar 1 (Patal Senayan) 


Jakarta Selatan. Telp. (021) 5794 1004/5, 


Fax. (021)5794 1005 



EEHFJA H-FDHIME! NDINESJ 
IIMlESMIEfllllElEIliEI 



JADWAL KEBAKTIAN TENGAH MINGGU 

GEREJA REFORAAASI INDONESIA 

Mei 2011 



Persekutuan Oikumene, 
Rabu, Pkl 12.00 WIB 

4 Mei 201 1 
Pembicara: Bpk. Sugihono Subeno 

11 Mei 2011 

Pembicara: Pdt. Yusuf Dharmawan 

18 Mei 2011 

Pembicara: Rak Handojo 

25 Mei 201 1 

Pembicara: Pdt. Simon Stevi 



Antiokhia Ladies Fellowship, 
Kamis, Pkl 11.00 WIB 

5 Mei 201 1 

Pembicara: IbuJuan'rva 

12 Mei 2011 

Pembicara: Bpk. An An S. 

19 Mei 2011 

Pembicara: Bpk Handayo 

26 Mei 201 1 

Pembicara: Pdt. Bigman Siarait 



ATF,Sabtu, Pkl 15.30 WIB 

7 Mei 201 1 

Pembicara: KakMartha 

14 Mei 2011 

Pembicara: Persiapan Hari Ibu 

21 Mei 2011 

Pembicara: Rak Handojo 

28 Mei 2011 
Pembicara: Nonton Bareng 



Antiokhia Youth Fellowship, 
Sabtu, Pkl 16.30 WIB 

7 Mei 201 1 

Pembicara: Bpk. KarlyToindo 

14 Mei 2011 

Pembicara: Kebersamaan 

21 Mei 2011 

Pembicara: IbuJuan'rva 

28 Mei 2011 

Pembicara: Bpk Sugihono Subeno 



WISMA BERSAMA Lt.2, Jin. Salemba 
Raya 24A-B Jakarta Pusat 



H^HI YEHUDA GOSPEL MINISTRY 

j^^^^l PIMPINAN : Pdt Drs. Yuda D. Mailooi, M Th 

Sekretariat : Kelapa Gading Hy per mal (KTC) Lt. 2 Blok A Jl. Boulevard Barat Raya 
Kelapa Gading 14240 Telp, (021) 95100077 / 0B178 17595 Fax, (021) 45 85 19 U 


KTC LT. 2 


JADWAL KEBAKTIAN MINGGU 


MEI 2011 


TANGGAL 


WAKTU 


PEMBICARA 


KETERANGAN 


C: MEI'LI 


PKL 0730 


PDT.Dr.DriYUDAD.MAHOOL 


PERJAMUAN KUDUS 


PKLLO.OO 


PDT. Dr.DrS. YUDA D. MHL00L 


PKL 18.00 


PDT. Dr.DrS. YUDA D. MA1L00L 


GSME'll 


PKL 0730 


PDT. Dr.DrS YUDA D. MAlLOOL 


PERJAMUAN KUDUS 


PKL j 0,00 


PDT.Dr.DrS.nDAD.MAJLOOL 


PKL 18.00 


PDT. Dr.DrS. YUDA D. MA1L00L 


15 MEI'lI 


PKL 0730 


PDIDr.DrlVUMD.MAlOOL 


PERJAMUAN KUDUS 


PKL 10.00 


PDT. Dr.DrS. YUDA D.MAILO0L 


PKL 18.00 


PDT. Dr.DrS. YUDA 1 M Al LD0L 


221011 


PKL 07.30 


PDT. Dr.DrS. YUDA &MAILO0L 


PERJAMUAN KUDUS 


PKL 10.00 


PDT. Dr.DrS. YUDA D. MAIL00L 


PKL 18.00 


PDT, Dr.DrS. YUDA D. MAILOOL 


2<i MEI'LI 


PKL07.3D 


PDT. Dr.DrS. YUDA D. MAILO0L 


PERJAMUAN KUDUS 


=KL 1D.0D 


PDT. Dr.DrS. YUDA D. MA1L00L 


PKL 18.00 


PDT. Dr.DrS. YUDA 2. MAILOOL 


IBADAH WBK SETIAP HARI RABU 
JAM: 16.00 WIB 

• IBADAH DOA MALAM IBADAH DOA MALAM # 
HARI / TGL : KAMIS, 1 5 Mei 201 1 HARI / TGL : KAMIS, 1 9 Mei 201 1 
JAM : 1 9.00 WIB JAM : i 9.00 WIB 

* IBADAH TENGAH MINGGU IBADAH TENGAH MINGGU • 
HARI / TGL : KAMIS, 1 2 Mei 201 1 HARI / TGL : KAMIS, 26 Mei 201 1 
JAM ; 1 9,00 WIB JAM : 1 9.00 WIB 


NB: SELURUH JADWAL DI ATAS DI ADAKAN DI KTC HYPERMALL IU BLOK A 



/1X1101 



nnmgKUlE 



)C3ffi££fi)j^ 



Befajar Bersa 
Mendapatkan 
Dalam Ariuger. 



itangan jaman, 
stan yang 
berpengetahuan Alkitab yang mendalam serta komprehensif dengan teolog la yang kokoh 



dan bortnnggungjawab. 

Masa Perkuliahan 


Hari 


Pukul 


Mata Kuliah 


Dosen 


Kamis 


1S.OO -21. DO 


Tafsir PU ll (Kitab Puisi) 


Bpk. Ronold Oioh 


Sabtu 


09,00 - 15.00 


Doktrin Wonoiia 
dari Dou3 


Pdt. Bigman Sirail 



Mnn.igod by : 
GRI Jemaal Anttpkh n 



Informasi lebih lanjut hub. 

Wisma Bersama, Jl. Salemba Raya 24 A~B JakPus. 

(021) 3924229, SMS 0811927995 

Hari Selasa - Sabtu 

Pk. 09.00 sid Pk. 17.00 WIB 



Wi 



/^^K PERSEKUTUAN DOA 

EL SHADDAI 

/ CARILAH TUHAN MAKA KA MU AKAN HIDUP (A MOS 5:6) 

KEBAKTIAN SETIAP KAMIS, JAM 18.30 

GEDUNG PANIN BANK, LT 6. JL. PECENONGAN RAYA 84. 

JAKARTA PUSAT 

Pdt. BIGMAN SIRAIT 

Pdt JEAWONDANTU 

Pdt. RICHARD HUTABARAT 

Pdt. JUNAEDI SALAT 

Pdt. ANDREAS SOESTONO 

Pdt. TIMOTIUS SAMOSIR 

PdtJEAWONDATU 

Pdt. NATANAEL - CIREBON 

Pdt. AMOS HOSEA 



31 Maret 2011 
07 April 2011 
14 April 2011 
21 April 2011 
28 April 2011 
05 Mei 2011 
12 Mei 2011 
19 Mei 2011 
26 Mei 2011 



DISERTAI KEBAKTIAN ANAK2 KAMIS CERIA 




J \ M Al 1 

ANTIOKHIA 



Gweja Reformasi Indonesia 



Misioner dan Kritis, Menjawab dan 
Memenuhi Kebutuhan Umat di Milenium 3 

Doakan dan Hadirilah 



Untuk Informasi Hubungi : 

Sekretariat: Wisma Bersama Jl. Salemba Raya 24A-B, Jakarta Pusat 10430 
Telp.{021) 3924229, 056 92 333 222 



Kebaktian Minggu - 01 Mei 201 1 

1. TWIN PLAZA: office Tower Lt.2 Ruang Visual 
Jl. Letjen. S. Parman Kav. 93-94, Jakarta Barat 

Pk. 07.30 Pdt. I Made Mastra 

Pk. 1 0.00 Pdt. I Made Mastra 

2. P1 Pasific Place (Mediteranian Fuction Room) 

SCBD, Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, komp Bej Blk Komdak 
Pk. 1 7.00 Pdt. Sastra Sembiring 



Kebaktian Minggu - 08 Mei 201 1 

1. TWIN PLAZA: office Tower Lt.2 Ruang Visual 
Jl. Letjen. S. Parman Kav. 93-94, Jakarta Barat 

Pk. 07.30 Pdt. Benny Solihin 

Pk. 1 0.00 Pdt. Benny Solihin 

2. P1 Pasific Place (Mediteranian Fuction Room) 

SCBD, Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, komp Bej Blk Komdak 

Pk. 1 7.00 Pdt. Benny Solihin 



Kebaktian Minggu - 15 Mei 201 1 

1. TWIN PLAZA: office Tower Lt.2 Ruang Visual 
Jl. Letjen. S. Parman Kav. 93-94, Jakarta Barat 

Pk. 07.30 Pdt. Bigman Sirait 

Pk. 1 0.00 Pdt. Bigman Sirait 

2. P1 Pasific Place (Mediteranian Fuction Room) 

SCBD, Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, komp Bej Blk Komdak 

Pk. 1 7.00 Pdt. Bigman Sirait 



Kebaktian Minggu - 22 Mei 201 1 

1 . TWIN PLAZA: office Tower Lt.2 Ruang Visual 
Jl. Letjen. S. Parman Kav. 93-94, Jakarta Barat 

Pk. 07.30 Pdt. Bigman Sirait 

Pk. 1 0.00 Pdt. Bigman Sirait 

2. P1 Pasific Place (Mediteranian Fuction Room) 

SCBD, Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, komp Bej Blk Komdak 

Pk. 1 7.00 Pdt. Bigman Sirait 



Kebaktian Minggu - 29 Mei 201 1 

1 . TWIN PLAZA: office Tower Lt.2 Ruang Visual 
Jl. Letjen. S. Parman Kav. 93-94, Jakarta Barat 

Pk. 07.30 Pdt. Sastra Sembiring 

Pk. 1 0.00 Pdt. Bigman Sirait 

2. P1 Pasific Place (Mediteranian Fuction Room) 

SCBD, Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, komp Bej Blk Komdak 

Pk. 1 7.00 Pdt. Bigman Sirait 



Kebaktian Remaja Setiap Hari Minggu 
1. TWIN PLAZA: office Tower Lt.2 Ruang Visual 
Jl. Letjen. S. Parman Kav. 93-94, Jakarta Barat 

-1 Mei 2011 Kelompok Bertumbuh Bersama : Ibu Greta Mulyati 

- 8 Mei 201 1 Apakah Ibadah Itu? : Pak Karly 

■ 15 Mei 2011 Hari Ibu : Ikut umum camp 

- 22 Mei 201 1 Manfaat Ibadah : Bpk. Pantar 

- 29 Mei 201 1 Isi Ibadah : Bpk. Agus Tony 



REFORMATA 



[jJjffir'i'Wfl EDISI 139 Tahun IX 1 -31 Mei 2011 








} 



I— 



*^ 



.■/■■ ;> 



Mengucapkan 

Selamat Paskah 

2011 



fi T 



RS PGI Cikini 

Dukung Program 

Keselamatan Pasien 





rsI-GI Cikini; Rabu -JuMt;*- * April 2011 
H^rRS PGI Cikini if^mate April 2011 



SELAMAT PASKAH 2011 




LEMBAGA BANTUAN HUKUM 
MAWAR SARON 



RUMAH Sakit (RS) PGI Cikini 
melaksanakan deklarasi 
gerakan keselamatan pasien, 
yang dipimpin oleh Direktur 
Ketua RS PGI Cikini, Dr Jongguk 
Naiborhu, SH, Mkes, di Jakarta 
(8/4). Pencanangan gerakan ini 
untuk menunjukkan komitmen 
pimpinan rumah sakit dalam 
mendukung pelaksanaan 

program keselamatan pasien. 

Deklarasi ini diawali dengan 
adanya pelatihan selama 3 
hari, pada 6-8 April oleh 34 
peserta yang merupakan 
karyawan medis maupun non 
medis. "Keselamatan Pasien 
dan Manajemen Risiko Klinis." 
menjadi tema pelatihan yang 
bertujuan untuk meningkatkan 
mutu pelayanan pasien, 
meningkatkan pemahaman 
dan ketrampilan para peserta 
serta seluruh civitas hospitalia 
RS PGI Cikini, tentang program 
keselamatan pasien dan 
manajemen risiko klinis. 

Gerakan ini dibangun RS 



PGI Cikini sebagai respon atas 
program pemerintah setelah 
diakreditasi, serta menjalankan 
UU no. 44 tentang Rumah Sakit, 
yang berkewajiban menerapkan 
prinsip keselamatan pasien 
dalam pelayanan. 

Senyum dan harapan 
untuk pelayanan RS PGI 
Cikini semakin lebih baik, 
terasa nyata. Optimisme dan 
semangat yang terus dibangun 
dalam memperbaiki pelayanan 
melalui setiap evaluasi dan 
perbaikan, menjadi komitmen 
yang terus dibangun, ungkap 
Dr Jongguk Naiborhu sebagai 
tindak lanjut dari deklarasi ini. 

Berbagai aspek di rumah sakit 
yang berpotensi menimbulkan 
kesalahan, bukan alasan untuk 
pesimis mengembangkan 

pelayanan yang benar. 
Keselamatan Pasien, menjadi 
orientasi gerakan yang akan 
terus diwujudkan RS PGI Cikini. 

^Lidya 



ilfflniElillllOT 




l'INH.KWTS'M M: 

S-1, 5-2, E-Learnlng dan Koresponden 




- Memiliki gedung sendiri dengan sarana dan fasilitas pendidihan yang lengkap (Ruang 
kelas bef-AC r Laboratorium komputer perpustakaan, i 

- Ekstra kurikuler (Mahasiswa bisa mengikuti kursus/pelatihan gratis, seperti kursus 
bahasa inggris dan komputer.). 

* Dibina oleh Dosen yang profesional dan berpengalaman, 



L :iv 



Pendaftaran 



Mahasiswa Baru 



TBrsctiia Program Beasiswa 
togl W9 memulih! Kriteria 



nas flatftb ai3QMMJ@g Gna> g@t]*£M]© 



STTBThcWay 

Meningkatkan f^te kepemimpinan t 

Pengetahuan Firman Altah a 

Strategi Anda untuk melebarkan ■ 

jangkauan pelayanan 
Membangun karakter Kristus dhn « 

iman datem kehtdupan 
Memperiapkan mahasiswa agar * 
siap melayani baikdigereja maupun market place 



IEFORMATA 



Konsultasi Hukum 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



ire/ormata| 




Memiliki Badan Usaha 
Lebih Menguntungkan 



An An Sylviana, SH, MBL* 

Bapak Pengasuh yth. Saya bermaksud untuk memulai 
suatu usaha (berdagang). Apakah saya perlu untuk 
memiliki suatu badan usaha sendiri atau cukup pribadi 
saya sendiri. Dan apa keuntungannya bila memiliki 
badan usaha sendiri. Terimakasih. 

Darwin 

Jakarta 



SAUDARA Darwin yang 
terkasih, Bentuk bentuk badan 
usaha (business organization) di 
Indonesia saat ini demikian beragam 
jumlahnya. Sebagian ada yang 
merupakan peninggalan masa lalu 
(pemerintah Belanda), yang sebagian 
telah diganti dalam bahasa Indonesia, 
tetapi ada juga sebagian masih 
menggunakan nama aslinya, seperti 
maatschap, firma atau disingkat Fa, 
commanditaire vennootschap atau 
biasa disingkat CV. 

Sedangkan yang sudah di 
Indonesiakan seperti perseroan terbatas 
atau PT yang berasal dari sebutan 
naamloze vennootschap atau disingkaty 
NV 

Badan usaha dari sudut hukum 
dapat dibedakan menjadi dua, yaitu 
badan usaha yang berbadan hukum 
dan badan usaha yang tidak berbadan 
hukum. Badan usaha yang berbadan 

Hikayat ^^B 




Hans RTan 



SELAMA beberapa bulan terakhir 
kita bagai tersihir oleh pesona 
Norman Kamaru, seorang 
polisi berpangkat briptu, anggota 
Brimob Polda Gorontalo. Itu berawal 
dari Youtube yang menayangkan 
video dirinya sedang berjoged dan 
bernyanyi lagu India Thaiya Chaiya" 
dengan cara lypsinc. Aksi Norman 
menarik perhatian banyak orang 
bukan semata karena dia tampak 
profesional dalam membawakan 
lagu tersebut, namun karena saat itu 
dia mengenakan baju dinas lengkap 
Brimob, dan aksi "gila" itu dia lakukan 
saat bertugas. Di tayangan video jelas 
terlihat dia sedang duduk di kursi pos 
jaga bersama rekannya yang tampak 
cuek dengan aksinya itu. 

Ketika aksinya itu mulai ramai 
beredar di dunia maya, dan menjadi 
pembicaraan banyak orang, berba- 
gai reaksi dan komentar pun 
berdatangan. Sempat beredar berita 
tentang adanya petinggi polisi merasa 
gusar dan malu dengan tingkah 
Norman. Bahkan sempat beredar isu 
kalau Norman akan ditindak karena 
perilakunya itu kurang layak dan 
mencoreng wibawa dan nama baik 
korps. Masyarakat luas sendiri sangat 
mendukung dan menyukai tayangan 

REFORMATA 



hukum antara lain: perseroan 
terbatas, koperasi, dan badan badan 
usaha lain yang dinyatakan sebagai 
badan hukum serta memenuhi 
kriteria badan hukum. Sedangkan 
badan usaha yang bukan merupakan 
badan hukum antara lain: maatschap, 
firma, CV, usaha perorangan dan 
sebagainya. 

CV atau comanditaire vennootschap 
adalah bentuk usaha yang dapat 
dipilih oleh Saudara Darwin yang ingin 
melakukan kegiatan usaha dengan 
modal terbatas, seperti biro jasa, 
catering, percetakan, industri rumah 
tangga. 

Sedangkan untuk mendirikan suatu 
PT, disyaratkan minimal modal dasar 
sebesar Rp 50 juta dan harus disetor 
ke kas perseroan minimal 25%-nya. 
CV cukup didirikan oleh 2 orang, di 
mana salah satunya akan bertindak 
selaku persero aktif (persero 



ini, dan bahkan pengunjung situs di 
mana Norman tampil konon mencapai 
jutaan. Norman menuai pujian dan 
kekaguman di mana-mana. Tetapi 
banyaknya suara masyarakat yang 
mendukung Norman, agaknya 
membuat pihak yang berwajib 
akhirnya berbalik 180 derajat 
dan mendukung Norman. 

Norman yang mungkin 
sempat ketar-ketir dan gentar 
menyusul banyaknya sorotan 
yang menghujam dirinya, boleh 
merasa lega dan bangga sebab 
institusi kepolisian sekarang 
memberikan dukungan kepada 
dirinya. Dia bahkan dipanggil — 
atau lebih tepatnya diundang— 
oleh Kapolri Jenderal Polisi 
Timur Pradopo ke Jakarta. 
Dalam sekejap hidup Norman 
berubah, dari yang tadinya 
"hanya" seorang anggota 
polisi bersahaja di Gorontalo, 
kini bak selebritis yang dinantikan 
kedatangannya oleh banyak orang. 
Stasiun televisi yang selalu pandai 
mengintip peluang atau celah bisnis 
seolah berlomba mendatangkan 
Briptu Norman dan menampilkannya 
di layar kaca. 

Dan memang adalah fakta yang tak 
terbantahkan, bahwa kisah seputar 
Briptu Norman sangat digandrungi 
masyarakat. Di mana ada Norman 
di situ masyarakat merasa terhibur. 
Di jejaring interaktif dunia maya, 
banyak yang memposting berita 



pengurus) dan memiliki gelar atau 
sebutan direktur, sedangkan yang 
lain akan bertindak selaku persero 
komanditer (persero diam). Direktur 
akan bertindak melakukan segala 
tindakan pengurusan atas perseroan, 
sehingga dalam hal terjadi kerugian 
maka direktur akan bertanggung 
jawab secara penuh dengan seluruh 
harta pribadinya untuk mengganti 
kerugian yang dituntut oleh pihak 
ketiga. 

Sedangkan untuk persero komanditer, 
dia hanya bertanggung jawab sebesar 
modal yang disetorkannya kedalam 
perseroan. Sedangkan bila akan 
memilih bentuk usaha seperti PT, maka 
perlu diketahui bahwa PT merupakan 
badan hukum (legal entity) yaitu badan 
hukum mandiri (persona standi in 
judicio) yang memiliki sifat dan ciri 
kualitas yang berbeda dari bentuk 
usaha lain, yang dikenal sebagai 
karakteristik suatu PT, antara lain : (1) 
sebagai asosiasi modal; (2) kekayaan 
dan utang PT adalah terpisah dari 
kekayaan dan utang pemegang 
saham; (3) Pemegang saham : a. 
Bertanggung jawab hanya pada apa 
yang disetorkan atau tanggung jawab 
terbatas (limited liability); b. Tidak 
bertanggung jawab atas kerugian 
PT melebihi nilai saham yang telah 
diambilnya; c. tidak bertanggung 
jawab secara pribadi atas perikatan 




yang dibuat atas nama perseroan. 
(4) Adanya pemisahan fungsi antara 
Pemegang Saham dan Pengurus 
atau Direksi; (5) Memiliki Komasaris 
yang berfungsi sebagai Pengawas; 
(6) kekuasaan tertinggi berada pada 
Rapat Umum Pemegang Saham atau 
RUPS. 

Meskipun pemegang saham 
disebutkan mempunyai limited liability, 
namun perlu diperhatikan adanya 
kemungkinan hapusnya limited 
liability tersebut atau dikenal dengan 
istilah "piercing the corporate veil", 
yaitu apabila terbukti telah terjadi 
pembauran harta kekayaan pribadi 
pemegang saham dengan harta 
kekayaan perseorangan, sehingga 



persusahaan atau PT didirikan hanya 
semata-mata sebagai alat yang 
dipergunakan oleh pemegang saham 
untuk memenuhi tujuan pribadinya. 

Memiliki sebuah badan usaha, 
jelas lebih menguntungkan dari 
pada usaha perseorangan, karena 
kesempatan untuk mendapatkan 
"proyek yang besar" lebih terbuka, 
juga ada kejelasan mengenai 
kekayaan perseorangan dan kekayaan 
perusahaan. 

Demikian penjelasan dari kami 
semoga bermanfaat. ♦ 



"Managing Partner pada kantor 

Advokat & Pengacara 

An An Sylviana & Rekan 



Norman 



atau artikel seputar Briptu Norman. 
Kebetulan pula popularitas Norman 
bersamaan waktunya dengan 
tegangnya negosiasi pejabat RI 
dengan bajak laut Somalia yang 
menyandera Sinar Kudus dan 




awak kapal yang semuanya orang 
Indonesia. Saat itu wacana perlunya 
opsi militer untuk membebaskan 
sandera sedang menguat. Seorang 
blogger memposting tulisan yang 
isinya mengusulkan agar Briptu 
Norman diikutsertakan dalam 
pasukan yang akan diterjunkan 
dalam operasi militer pembebasan 
sandera. Alasannya, dengan melihat 
Norman, para pembajak itu pasti 
gembira dan membebaskan para 
sandera dengan cuma-cuma. 
Hanya gurauan memang, namun 



itu menjadi salah satu bukti betapa 
popularitas Norman sangat tinggi. 

Norman yang tadinya sempat 
membuat gusar kepolisian, kini 
dianggap sebagai pahlawan bagi 
institusi yang belakangan ini 
disorot luas karena berbagai 
sepak terjang dan kasus yang 
menyelimutinya.olisian tidak 
dianggap masyarakat sebagai 
lembaga yang misterius dan 
- selalu serius. 

Dari dulu, institusi di mana 
Briptu Norman mengabdi ini 
memang tidak pernah sepi 
dari kritik dan cemoohan. 
Tidak jarang nama lembaga 
ini tercemar karena ulah 
1 segelintir oknumnya yang 
menyalahgunakan jabatan dan 
wewenang demi keuntungan 
diri pribadinya. Salah satu 
contoh yang masih tetap 
"panas" hingga kini adalah isu 
sekitar rekening gendut beberapa 
perwira yang hingga kini belum 
tuntas diusut. Dan yang juga 
mengenaskan adalah kentalnya 
kesan bahwa polisi tidak mau 
bertindak tegas dalam menghadapi 
aksi anarkis yang dilakukan oleh 
kelompok yang membajak agama. 
Maraknya aksi-aksi main hakim 
sendiri oleh kelompok tertentu yang 
seenaknya menutup tempat ibadah 
orang lain, dan bahkan melakukan 
kekerasan terhadap kelompok lain, 
adalah karena tidak adanya sikap 



tegas pihak yang berwenang, dalam 
hal ini polisi. Andaikata institusi 
yang punya slogan "melindungi dan 
melayani masyarakat" ini benar- 
benar mewujudkan mottonya itu, 
maka aksi-aksi premanisme yang 
menodai kesucian agama itu 
akan berkurang, bahkan mungkin 
menghilang dari negeri ini. Namun 
semakin kuatnya kesan bahwa aksi- 
aksi yang tidak berperikemanusiaan 
itu dibiarkan, membuat polisi 
kita semakin melempem di mata 
masyarakat luas. 

Kini Norman sudah kembali ke 
Polda Gorontalo. Dia memilih untuk 
tetap menjadi polisi sekalipun 
sebenarnya pintu untuk menjadi 
selebritas yang bergelimang uang 
dan ketenaran terbuka lebar 
untuknya. Norman yang sederhana 
lebih memilih hadiah berupa sepeda 
motor dan kesempatan untuk 
melanjutkan pendidikan ke sebuah 
perguruan tinggi, serta hadiah lain 
yang baginya sudah lebih dari cukup. 

Kiranya Norman menjadi bahan 
inspirasi bagi anggota kepolisian 
lain bahwa uang dan popularitas, 
apalagi yang serba instan, tidak 
membuat kita lupa diri dan kemaruk. 
Keberadaan Norman yang menghibur 
dan membuat senang masyarakat, 
mestinya melekat di mata polisi 
bahwa mereka ada untuk mengayomi 
dan memberikan perlindungan bagi 
masyarakat, terutama bagi mereka 
yang hendak beribadah. ♦ 



..RF./< 



ORMATA 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



Konsultasi Teologi 





Dari Siapakah Kristus 
Menebus Manusia Berdosa? 



Pdt. Bigman Sirait 



Bapak Pengasuh, saya mau bertanya: 1) Mana yang benar Kristus 
menebus dosa atau menebus manusia dari dosa? Apakah yang 
dimaksud para teolog reformed ketika mereka menyatakan Kristus 
menebus dosa? Bukankah Kristus tidak pernah berutang kepada iblis? 
2) Bisakah Reformata menambahkan halaman mengenai pendidikan 
yang diimplikasikan dan diintegrasikan di dalam iman reformed? Saya 
seorang guru private yang sangat rindu mendidik anak-anak saya 
bukan hanya pintar secara otak saja, tetapi mereka dapat menjadi 
manusia yang takut akan Tuhan. Terima kasih. Tuhan memberkati. 
Samuel Wijaya 



SAUDARA Samuel yang dikasihi 
Tuhan, kerinduan Anda sebagai 
guru agar anak didik tak 
sekadar berkemuampuan kognitif 
belaka, tetapi juga takut akan 
Tuhan sangatlah menarik dan patut 
diapresiasi. Apa yang Anda tanyakan 
ini seringkali disalahpahami oleh 
bahkan banyak pengkhotbah. Di 
mana mereka berkata bahwa Yesus 
menebus manusia dari dosa, dari 
iblis. Tetapi dalam teologi reformed 
justru sebaliknya, pemahamannya 
sangat jelas. Penjelasan ini harus 
kita mulai dari peristiwa kejatuhan 
manusia ke dalam dosa. Di Taman 
Eden dengan tegas Allah berkata 
kepada manusia agar tidak memakan 
buah yang dilarang. Perintah Allah ini 
berkonsekuensi kepada kematian 
apabila dilanggar (Kejadian 2:16-17). 
Jadi jelas sekali, hukum Allah yang 
dilanggarlah yang menyebabkan 
manusia jatuh ke dalam dosa, 
menjadi orang berdosa (Kejadian 
3:14-24). Hal ini mengakibatkan 
manusia berdosa di hadapan Allah 
yang suci. Karena itu Allah mengusir 




Hendrik Lim, MBA* 
getex@cbn.net.id 

SEBUAH target menjadi jauh 
lebih mudah Anda capai, kalau 
bisa berdiri dan melihat sejajar dari 
sudut pandang perspektif yang le- 
bih tinggi. Sebagai contoh: Kalau 
Anda menuntun saya mengemudi 
meloloskan diri dari kemacetan, ma- 
ka Anda akan lebih mudah melihat 
dengan jelas dari gedung tinggi, se- 
perti Gedung BNI 46 di Jakarta. 

Bagi Anda yang melihat dari ke- 
tinggian, semuanya terlihat jelas, 
keadaan dan tantangan lalu lintas 
terbentang di hadapan Anda. Se- 
dangkan saya, dalam ilustrasi ini, 
yang terjebak dalam kemacetan 
hanya bisa melihat dari dalam ken- 
daraan dan tidak punya perspektif 
setinggi Anda. Ketimpangan ini akan 
membuat frustrasi karena tidak 
bisa melihat seperti yang Anda lihat. 
Akibatnya? Kita bisa terlibat argumen 
tentang mana jalan yang lebih 
lengang di ujung sana. Lazimnya 



manusia dari Eden, sebagai simbol 
keterpisahan dari Allah. Manusia 
tidak lagi hidup bersama Allah, tetapi 
terpisah dari Allah. Inilah gambar 
kematian, yang disebut mati rohani, 
yaitu terpisah dari Allah. Dan secara 
jasmani manusia juga mengalami 
kematian, tetapi berproses dalam 
waktu. Hal ini juga konsekuensi dosa, 
sehingga manusia yang segambar 
dan serupa dengan Allah (bersifat 
kekal), setelah berdosa tidak lagi. 
Jadi rohani dan jasmani manusia 
mengalami kematian. 

Akibat dosa sangat jelas, manusia 
berdosa kepada Allah, berada di 
bawah murka Allah, hukuman Allah, 
karena melanggar perintah Allah. 
Iblis berhasil menipu manusia, dan 
menarik manusia masuk dalam status 
musuh Allah (1 Yohanes 3: 7-8). 
Jadi manusia tidak berada di bawah 
hukuman iblis, melainkan hukuman 
Allah, itu sebab manusia bersama 
iblis yang juga adalah malaikat yang 
terhukum yang dibuang dari surga 
(2 Petrus 2: 4). Orang berdosa 
menjadi sekutu iblis, yang dijadikan 



iblis sebagai hambanya, korban 
penipuannya. Alkitab menyebutnya 
hamba dosa, atau hamba iblis, 
berada di bawah kuasa dosa (Roma 
3:9). 

Kejatuhan ke dalam dosa telah 
menghilangkan kemerdekaan 

manusia, manusia diperhamba oleh 
keinginan dosa terus-menerus. 
Secara pasif manusia tidak bisa 
menolak dosa, dan secara aktif tidak 
bisa melakukan kebenaran, dalam 
ukuran Allah. Inilah arti manusia 
berdosa, jatuh ke dalam dosa karena 
melawan perintah Allah, diusir 
dari hadapan Allah, terpisah dari 
Allah, ada dalam kebinasaan kekal, 
ada di bawah hukuman murka 
Allah. Manusia tidak berdaya, dan 
dalam keberdosaannya manusia 
membangun agama yang diyakininya, 
dan membangun nilai-nilai 
"kebenaran" yang bersifat relatif. Lalu 
Tuhan Yesus Kristus datang ke dalam 
dunia, Dia Allah yang mengosongkan 
diri, dan meninggalkan surga mulia 
untuk ada di dunia (Filipi 2: 6-9). Dia 
disebut Yesus, karena Dia-lah yang 
menyelamatkan umat-Nya dari dosa 
(Matius 1: 21). Arti menyelamatkan 
dari dosa adalah, manusia ada di 
bawah hukuman Allah karena berdosa 
terhadap Allah. Dosa mengakibatkan 
maut. Maka diselamatkan dari 
dosa, yaitu dari akibat dosa yang 
diperbuat manusia pada Allah. Jadi 
diselamatkan dari akibat dosa. Ingat, 
manusia berdosa dan dihukum Allah. 
Jadi Yesus Kristus menebus manusia 
berdosa dari hukuman murka Allah, 
bukan dari iblis. 

Sementara arti ditebus dari dosa, 
adalah dari akibat pemberontakan 
terhadap Allah, yaitu hukuman 



mati. Karena itu untuk memenuhi 
penebusan dosa, maka Yesus menjadi 
manusia untuk menerima hukuman 
Allah atas manusia. Yesus dilahirkan 
dari anak dara Maria, bukan karena 
pernikahan (Matius 1: 23), sehingga 
Dia bertumbuh sebagai manusia yang 
tidak terkena dosa turunan. Yesus 
sama seperti kita dicobai tetapi tidak 
pernah berbuat dosa (Ibrani 4:15). 
Dalam kesucian hidup yang tidak 
berbuat dosa, maka Yesus Kristus 
memenuhi syarat sebagai korban 
penebus dosa. Manusia semua 
sudah berdosa (Roma 3: 9-11), tidak 
ada yang benar, tidak ada yang suci, 
tidak ada yang memenuhi syarat 
untuk menjadi penebus dosa. Semua 
manusia hanya untuk dibinasakan 
pada dirinya, dan tidak memiliki 
potensi sebagai penebus dosa. 

Yesus Krsitus dalam ketidak- 
berdosaannya, menjadi pengganti 
manusia berdosa menerima hu- 
kuman Allah. Semua manusia 
berdosa, mati, di hadapan Allah 
karena pemberontakan Adam, maka 
begitulah Yesus Kristus menebus 
manusia berdosa dari murka Allah 
( 1 Korintus 15: 20-22). Itu sebab 
pada waktu penyaliban Yesus Kristus 
berteriak: "Eli, Eli, lama sabakhtani", 
yang artinya "Bapa-Ku Bapa-Ku, 
mengapa Engkau meninggalkan Aku". 
Dosa yang ditanggung Yesus Kristus 
di kayu salib, memenuhi seluruh diri- 
Nya, sehingga Dia menjadi berdosa 
bukan karena melakukan, melainkan 
karena menanggung. 

Dalam keberdosaan Yesus Kristus, 
Allah yang suci memalingkan wajah, 
karena kesucian Allah tak dapat 
menyatu dengan dosa. Dalam 
keterpisahan Yesus Kristus dari Bapa, 



maka Yesus telah mempersatukan 
kita dengan Bapa. Manusia ditebus 
dari murka Allah dengan cara 
memenuhi tuntutan Allah, yaitu 
kematian akibat dosa. Tetapi bukan 
manusia, justru Yesus Kristus 
mengambil alih dan jadi penebus, 
dengan memberi diri-Nya dihukum. 
Yesus Kristus mati bagi orang yang 
diperkenan-Nya, yang dikasihi-Nya, 
yaitu orang pilihan-Nya. Hal ini perlu 
kita sadarai bahwa kematian Yesus 
Kristus sangat sesuai dengan fakta 
tuntutan hukum Allah. Manusia telah 
berdosa, dan mati karena perbuatan 
pelanggarannya terhadap hukum 
Allah. Manusia mati karena dosanya. 
Sementara manusia hidup, selamat, 
bukan karena usahanya, melainkan 
kemurahan Yesus Kristus. 

Saudara Samuel yang dikasihi 
Tuhan, inilah pemahaman teologi 
reformed yang menempatkan segala 
sesuatu sesuai kesaksian Alkitab dan 
fakta yang ada. Semua penjelasan 
ini sangat tuntas. Iblis hanyalah 
pecundang yang lebih dahulu jatuh 
ke dalam dosa, dan ada di bawah 
hukuman Allah. Manusia dalam 
kebodohannya mengikuti bujuk rayu 
iblis dan terperosok di lubang yang 
sama. Keduanya adalah terhukum, 
jadi sungguh tidak masuk akal bukan 
jika manusia ditebus dari iblis. 

Akhirnya kita patut bersyukur, 
Yesus Kristus yang tidak ber- 
dosa, dihukum mati, padahal 
seharusnya kita. Akhirnya 
selamat melayani anak didik dan 
menolong mereka memiliki dasar 
iman yang benar, agar kelak 
mereka menjadi gereja yang 
kokoh. Tuhan memberkati. ♦ 



Garam Bisnis 



Menaklukkan Target 



orang akan bereaksi alamiah seperti 
ini: Alih-alih saya mencoba melihat 
dari sudut pandang seperti Anda 
yang ada di atas gedung. Yang 
sering orang malah menentang sang 
pemberi navigasi dan meminta 
yang bersangkutan "turun" ke 
perspektif yang lebih rendah 

Perhatikan kalau seorang 
direktur memberikan target 
pada manajemen, dan direk- 
tur tersebut punya kapasistas 
melihat dari tempat yang 
lebih tinggi, sedangkan ma- 
najemennya berkutat dalam 
kesibukan operasional rutinitas 
sehari-hari, dan hanya punya 
kesanggupan melihat dari tem- 
pat terbatas. Reaksi standar 
biasanya: Management ope- 
rational-functional akan 
bersikap skeptis terhadap 
kemungkinan tantangan 
pencapaian organisasi, atau 
malah menjadi masa bodoh 



tidak seperti biasanya, dalam arti 
lebih tinggi dari performance rata- 
rata, ada dua respons pendekatan 
yang lazimnya muncul dalam pikiran 
kita. 




Kita hanya bisa menampung sebesar 'takaran" yang ada pada kita 



36 daripada menurunkan ukuran 

pinggang saya. 
Atau misalnya dalam kehidupan 

sehari hari, kalau tuntutan uang 

belanja minimum rumah tangga 
seorang manajer adalah 
Rp 40 juta, sedangkan 
penghasilannya Rp 30 juta, 
maka 98 dari 100 orang 
akan meminta istrinya 
untuk menurunkan ting- 
kat belanja menjadi 30 
juta, bukan malah me- 
naikkan pendapatan menjadi 
Rp 40 juta. Itu karena 
yang pertama akan lebih 
gampang: Menurunkan tar- 
get, ketimbang menaikkan 
kapasitas kemampuan 

diri, dan akhirnya mencari 
kompromi. 

Menjadi sia-sia menan- 
tang orang lain untuk 
menggapai target dengan 
imbalan muluk sekalipun, 



dan tidak termotivasi, bahkan 
melakukan perlawanan diam-diam 
untuk membuktikan bahwa target 
yang lebih tinggi tersebut memang 
tidak masuk akal. 

Ketika kepada kita diberi sebuah 
target yang ukuran pencapaiannya 



Yang pertama: Targetnya 
diturunkan. Dan inilah yang dilakukan 
hampir semua orang. Misalanya kalau 
ukuran pinggang saya hari ini, 36 
inch dan celana baru saya berukuran 
33 inch, maka cara termudah adalah 
menggantinya dengan celana ukuran 



apabila kapasitas tangki pemikiran 
alias mindset-nya tidak diperbesar 
lebih dahulu. Dalam arti diajak untuk 
melihat dalam perspektif yang lebih 
tinggi. Membawanya naik ke atas, 
sehingga ia bisa punya wawasan 
melihat dan membayangkan hasil 



seperti yang diinginkan oleh pemberi 
target. Kalau "panci pemikiran"nya 
sudah diperbesar, ia bisa menampung 
lebih banyak ikan. 

Memasukkan lebih banyak ikan 
atau menawarkan ikan-ikan yang 
lebih besar, tanpa memperbesar pan- 
cinya terlebih dahulu, akan membuat 
Anda frustasi dan bergumam: mau 
diajak maju, kok tidak mau dan 
akhirnya menyerah. 

Bagaimana way out-nya? 

Ubah perspektif dan kapasitas 
mindset penerima target, perbesar 
ukuran panci pemikirannya, dan ia akan 
siap dan lapar untuk melahap tawaran 
Anda untuk terbang lebih tinggi. Kita 
hanya bisa menampung apa pun yang 
dicurahkan kepada kita sebesar takaran 
buli-buli yang ada di dalam kepercayaan 
penerimaan kita sendiri. Yang terakhir 
ini disebut capacity development. 

Ada sebuah kalimat bijak yang 
relavan untuk capacity development, 
bunyinya: Pray for lighter burdens, pray 
for stronger backs. Dan ketika mindset 
sepert itu terjadi, target apa pun yang 
Anda canangkan, ia akan terwujud 
dengan sendirinya. ♦ 



Hendrik Lim, MBA: Dosen Pascasarjana 
STT INTI Surabaya 



REFORMATA 




EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 2011 [l&Jjf^VJlfll 



WE ARE ONE OF THE LEADING CONTRACTORS, CONSULTANTS AND SUPPLIERS 
IN THE PROFESSIONAL SOUND, AV, CINEMA, LED AND CINEMA INDUSTRIES 



Buat kamu para musisi, 

pecinta dunia live sound, broadcast & recording 

Kami undang untuk hadir di acara 

E&E Live Sound & Recording Technology Roadshow 

yang akan diadakan pada: 

09 Juni 2011, 13.00 s/d 18.00 WIB 
Swiss- Bel Hotel - Mangga Besar Jakarta 

Pembicara; 

Mr. Chossy Pratama (Music Composer & Audio Engineer) 

M r. Marlon Hendrianto (Audio Engineer} 

Untuk reservasi silahkan hubungi: 

Ami di 021-6127536, email: kafhani@eneindonesia.com 

paling lambat 07 Juni 2011 




wjL *' f /85 • j^- < 



Lucky Draw dua buah Tascam US-144MKII 
dan merchandise menarik menanti anda ! 



Our Product Line: 

ieco tascam muhrim fgADAiw mmm* 



Community 



FE(3MlXI"?hi.| L£V$-^jtMKIi 



|fl .lIMTl UMQ LABS ©-^- «««g, S55SS • /?DL 





E&E INDONESIA 

KOMPLEK AGUNG SEDAYU, BLOK N-3 Haroo Mangga Dua, Jakarta 10730. Indonesia 
Email: infO@*nftindOrt«ia.tOrtl Wftb: www.*n*pndOftWia.tOrtt TW : (021)612-7536 Fax : (021S61Z-753B 



THE PROFESSIONAL SOUND SPECIALIST 



Our Services: 

Consultation 

System Design 

Instal I ation 

Servicing of Professional Sound 

and Cinema Systems 

I T/AV Integration and Networking Systems 

Professional Sound System 




REFORMAT^ 



[p5*I?flWq EDISI 139 Tahun IX 1 -31 Mei 2011 



Senggang 




BECKY Tumewu terlihat sangat 
percaya diri. Penampilannya 
menarik, asyik membawa acara, 
dan memiliki segudang kata-kata 
yang seolah takada habisnya. Inilah 
modal yang telah menghantar 
lulusan Universitas Katolik Atma 
Jaya ini, menjadi presenter dan 
bintang iklan bergengsi di layar TV. 
Di balik ketenaran Becky di dunia 



entertain, sebenarnya siapa dirinya 
dan apa yang dia lakukan? 

Sejak Januari 2005, Becky 
membangun sekolah sesuai bidang 
yang dikuasainya. Di antaranya 
Mastering in Communication, 
Sekolah TV Presenter-MC, Radio 
DJ Announcer, Public Speaking 
bersama kedua sahabatnya: 
Alexander Sriewijono dan Erwin 



Parengkuan. Usaha ini berkembang 
di tahun 2007 dengan TALK-inc, 
bisnis untuk MC, Hosting, dan 
Public Speaking. Bahkan pada 
tanggal 16 Desember 2008, 
istri dari Johannes Dermawan ini 
menerbitkan buku public speaking 
dengan judul: "Talk Inc. Point." 

Sejak terlibat di dunia 
entertainment di tahun 1992, 



BecKyiTumewuj 



(Menjerat Perhatian 
fcanyak Oranffi 




Ki hypermart 




I^HERO 






^^k 1 *^ J RAfiAA. SV.'Ak JYi N rfSrf.JhJ* 1 ! JTiiri*. LlTipl J'jfci 



Becky meyakini dirinya tidak 
akan berakhir di jalur ini. 
"Bidang ini saya kuasai, dan 
ini talenta yang saya miliki. 
Dengan keberadaan di dunia 
entertain saya bisa menjerat 
perhatian banyak orang/' papar 
wanita yang pernah menjadi MC 
di acara Pesta Indosiar ini. 

Selain menguasai Public 
Speaking dan entertain, 
presenter The Plaza Metro TV 
ini sangat peduli pendidikan. 
Becky sangat percaya bahwa, 
"Bangsa ini akan diarahkan ke 
masa depan yang lebih baik, 
jika membangun komunikasi 
yang baik/' 

Selain mendirikan sekolah, 
ibu dari Tara Marie dan Kayla 
Zefanya ini bergabung dengan 
Wahana Visi Indonesia (WVI) di 
tahun 2009, untuk mensponsori 
10 anak yang tersebar di 
Singkawang, Kalimantan Barat, 
dan Sikka-NTT. Kini anak yang 
disponsorinya bertambah 

menjadi 20 anak. 

"Saya ke Sikka bertemu 
langsung dengan 4 orang anak 
yang saya sponsori. Mereka 
susah dan sulit hidupnya. Dengan 
bergabung bersama WVI, saya 
tidak hanya membantu anak 
ini, tapi membantu lingkungan 
masyarakat anak ini dididik. 
Dibangunkan lingkungan di mana 
anak ini dibangun, orang-orang 
di sekitar anak itu, menerima 
berkatnya," kisah Becky bahagia. 

Peduli pendidikan 

Kepedulian adalah warisan dari 
ibu, yang telah membesarkan 
Becky. Warisan ini membentuk 
wanita kelahiran Jakarta, 27 Mei 
1970 ini untuk peduli kepada 
orang lain. 

Hope Ambassador adalah 
gelar berikutnya yang diterima 
Becky, sebagai duta yang dapat 
memberi harapan untuk anak 
Indonesia. Ilmu komunikasi dan 
pengalaman yang juga dimiliki 
Becky di dunia public speaking 
dan entertain, membentuk 
Becky untuk dapat mewujudkan 
hal berarti ini untuk anak-anak 
di Indonesia. 

Harapan Becky untuk anak 
Indonesia: "Kondisi anak di mana 
pun adalah tetap anak-anak yang 
ceria, bermain dan belajar. Anak 
Indonesia harus punya keceriaan 
dan kebahagiaan. Mereka harus 
diperlengkapi fasilitas yang 
memadai. Harus ada pemerataan 
pendidikan dan kesejahteraan 
yang baik/' tandas Becky sambil 
bertanya retoris: "Bagaimana 
mau mengecap pendidikan 
yang baik, kalau belum ada 
listrik di sana, atau tidak ada 
perhatian dari pemerintah untuk 
peningkatan kualitas guru yang 
baik?" 

Berdasarkan pencermatan 
Becky, orang yang berpendidikan, 
maka mereka berwawasan. 
Kalau memang baik edukasinya, 
maka mereka punya akal, cerdas 
dan punya hati, mereka akan 
menjadi pribadi yang jempolan. 
"Kalau kita tidak cerdas, mudah 
disuruh ribut, panas-panasin 
langsung marah. Ini harus 
dilihat pemerintah. Pendidikan 
itu tidak main-main. Anak-anak 
Indonesia harus mendapat 
fasilitas pendidikan yang 
merata," tandas pemilik nama 
lengkap Ruth Ludwina Rebecca 
Tumewu ini serius. ^Lidya 



IEFORMATA 



Laporan Khusus 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



!RE/ORMATa| 



Jimmy Widiarta, Direktur Getsemani Record 

Ciptakan Artis 
Lagu Rohani Baru 



ERA digital seperti sekarang 
ini jelas punya pengaruh 
besar terhadap industri 
musik, secara khusus musik rohani 
kristiani. Bahkan dapat dikatakan 
penjualan album rohani cenderung 
menurun. Sekalipun demikian, 
tidak berarti industri musik harus 
berhenti berkarya. Justru kondisi 
seperti ini harus membuat pelaku 
bisnis ini semakin kreatif dalam 
menghasilkan album rohani. 

Hal ini disadari betul oleh 
pihak Getsemani Record, yang 
tergolong "pemain lama" dalam 
industri kaset dan compact disc 
(CD) lagu-lagu rohani Kristen. 
Bahkan Getsemani Record yang 
dulu menggunakan bendera 
Yaski (Yayasan Siaran Kristen 
Indonesia), adalah pionir industri 
musik rohani di Indonesia. 
Sebagai pionir, Getsemani Record 
tentu sudah paham bagaimana 
menyiasati perkembangan jaman 
ini, sehingga mereka tetap dapat 
memproduksi album-album rohani 
bermutu, yang bukan hanya 
enak dinikmati tetapi juga bisa 
makin menguatkan iman para 
pendengarnya. 

Sejak tampil dengan bendera 
Yaski, pada tahun 80-an, sampai 
saat ini Getsemani Record telah 
memproduksi kurang-lebih 120 
album lagu rohani (berbentuk 



kaset dan CD). "Salah satu produk 
Getsemani yang paling sukses 
adalah album seri Himn Makers, 
lagu rohani asing yang masternya 
dari Inggris," kata Sayat Irmanto, 
koordinator sales Getsemani 
Record. Menurut pria berdarah 
Jawa-Sunda ini, album ini sampai 
kini masih eksis sekalipun isinya 
lagu-lagu lama. 

Tetapi, yang namanya album 
rohani pun ternyata tidak steril 
dari aksi pembajakan. Dan 
ulah pihak-pihak yang tidak 
berperikemanusiaan ini pun 
menimpa Getsemani Record. 
"Boleh dikatakan, semua produk 
Getsemani dibajak," keluh Jimmy 
Widiarta SE, direktur Getsemani 
Record, sambil memperlihatkan 
sebuah album produk mereka 
yang dibajak. Pihaknya sengaja 
membeli sebuah album bajakan 
itu sebagai barang bukti. 

Pria kelahiran 7 Juni 1973 
ini mengakui, memang sulit 
membasmi aksi pembajakan ini. 
"Tetapi yang bisa kita lakukan 
adalah mengedukasi jemaat 
bahwa membeli produk bajakan 
sama dengan membeli barang 
curian/' tutur ayah dua anak, dan 
kini sedang menantikan kelahiran 
anak ke-3 ini. 

Warga Lippo Karawaci, 
Tangerang ini pantas jengkel 



dengan ulah pembajak. Bayangkan, 
para pembajak itu tidak bekerja 
keras membuat master lagu, 
mereka hanya menggandakan lagu- 
lagu produk orang lain saja lalu 
menjualnya. Untuk itulah Jimmy 
mengharapkan peran serta media 
dalam mengampanyekan anti- 
pembajakan ini, agar industri musik, 
dalam hal ini album rohani Kristen, 
tidak sampai mati. Tetapi dia juga 
optimis sebab masih banyak orang 
yang lebih memilih album original 
ketimbang bajakan. Dari segi 
kualitas, album bajakan jelas sangat 
jauh di bawah yang asli. 

Kuasa Doa 

Bagaimana kiprah Getsemani 
Record dalam memproduksi album 
memang cukup menarik. Salah 
satunya, mereka tidak terlalu 
tergantung kepada seorang artis 
ternama atau lagu lama yang sudah 
"jadi". Bila produser lain ada yang 
mengutamakan artis penyanyi 
yang sudah punya nama, maka 
Getsemani justru menciptakan 
artis! Bahkan mereka juga tidak 
segan-segan mempromosikan 
lagu yang sama sekali masih baru. 
"Saya punya prinsip tidak ada lagu 
yang langsung top. Pencipta lagu 
pun tadinya tidak terkenal. Maka 
Getsemani membuka kesempatan 
kepada pencipta lagu baru," kata 




Jimmy. 

Dan gebrakan ini memang 
telah membuahkan hasil. Saat 
ini, siapa yang tidak kenal again 
Trio, juara "Suara Indonesia", 
HGSC? "Mereka itu adalah alumni 
Getsemani," tandas Jimmy. 

Dalam rangka menciptakan 
artis ini pulalah, Getsemani 
sejak beberapa tahun silam 
menyelenggarakan lomba nyanyi 
lagu rohani. Awalnya ajang ini 
dilakukan di Jakarta. Tetapi dengan 
mempertimbangkan bahwa di 
daerah lain juga banyak anak atau 
orang dewasa yang punya potensi 
sebagai penyanyi, maka proses 
atau tahap pencarian bibit unggul 
ini dilakukan di sepuluh kota 
besar, seperti Medan, Surabaya, 
Bandung dsb. Sedangkan grand 
final dilaksanakan di Jakarta. 
Masing-masing kota mengirim dua 
wakil. Dari sinilah ditentukan juara 
1, 2, dan 3, serta juara harapan 1, 



2, dan 3. 

Dengan cara ini, para 
peserta itu akan keluar 
sebagai penyanyi, 

bukan artis. Dalam arti, 
mereka itu mengerti 
bahwa mereka itu 
dipilih untuk melayani 
Tuhan dengan talenta 
yang mereka miliki. 
Meski demikian, 

mereka tidak akan 
dihalangi jika misalnya 
mau berkiprah di jalur 
sekuler. "Yang penting 
mereka punya pondasi 
kerohanian yang kuat. 
Di mana pun mereka 
berkarir selalu ingat 
bahwa talenta itu dari 
Tuhan," kata Jimmy. 

Ditanya tentang 

lagu yang paling 
top dari Getsemani, 
menyebutkan "Kuasa 
Doa", ciptaan Jonathan Prawira, 
yang dinyanyikan Fransisca Hgsc. 
Lagu ini sempat menjadi top hits 
di beberapa radio, seperti Heart 
Line, SSK, dll. Fransisca adalah 
salah satu alumni Getsemani yang 
mewakili Indonesia di ajang lomba 
nyanyi di Singapura. Ada juga 
alumni Getsemani yang mewakili 
Indonesia dalam lomba nyanyi di 
Malaysia. 

Menurut Jimmy, saat ini 
pihaknya sedang konsern dengan 
lagu rohani untuk anak. 

Sebab sekarang anak-anak 
menyanyikan lagu rohani dewasa. 
Memang tidak salah, tetapi 
alangkah baiknya bila anak-anak 
diberikan lirik lagu sesuai usia 
mereka. "Tugas kita membantu 
anak-anak berkembang dan 
bertumbuh imannya sesuai 
dunianya sebagai anak," ujar 
Jimmy. & Hans P Tan 



Jimmy 



Kiki Hastono, Audio Chief Blessing Music 

Musik Rohani 
Bukan Nomor Dua 



BLESSING Music, label 
musik rohani Kristen, 
boleh dibilang masih 
sangat muda usianya, dibanding 
beberapa label musik rohani 
kristiani lain yang lebih dulu 
eksis. Namun Blessing Music 
kini mampu memberi harapan 
baru untuk mewujudkan per- 
baikan dalam perkembangan 
industri musik rohani kristiani di 
Indonesia. Sejak berdiri tahun 
2010 lalu, gerak dan eksistensinya 
terlihat sangat konsisten dengan 
menghadirkan atau memproduksi 
album baru hampir setiap bulan. 
Selain konsisten dalam 
produksi, Blessing juga menjadi 
rumah yang baik untuk para 
artis mendapat penghargaan 
yang layak. Gandengan label 
besar Disk Tarra ini, mampu 
memproduksi 27 album selama 
tahun 2010, dan berencana 
menghadirkan 30 album di 
tahun ini. "Puji Tuhan banyak 
yang mencapai target, walau 
banyak yang jalannya pelan. 
Jangan takut, kecuali buahnya 
sembarangan, yang tidak 



berkualitas," tandas Kiki memberi 
jaminan bahwa produk mereka 
selalu mengutamakan mutu. Dan 
harus diakui, terobosan Blessing, 
memberi harapan baru untuk 
kemajuan industri musik rohani 
di Indonesia. 

Peluang besar 

Era sekarang di mana teknologi 
informasi mampu memberikan 
layanan yang sangat menarik 
dan serba mudah dalam dunia 
musik, Kiki Hastono masih 
melihat adanya peluang besar 
untuk industri musik rohani di 
Indonesia. Menurut pria kelahiran 
26 Desember 1960 ini, peluang 
besar itu ada, selama label 
memperhatikan kualitas, dan 
mampu mengakomodir penyanyi- 
penyanyinya dengan baik. 

"Jika label tidakmemperhatikan 
hal ini, maka musik rohani 
menjadi nomor dua. Padahal 
musik ya musik, tidak beragama. 
Label harus berjuang agar 
industri naik. Untukyang lain bisa 
apalagi untuk Tuhan. Harus lebih 
luar biasa," tambah Kiki, yang di 



mata para artis binaannya adalah 
seorang gembala. Pasalnya dia 
selalu membimbing penyanyi 
untuk selalu mendahulukan 
Tuhan di atas segalanya. 

Menurut Kiki, ada 3 hal yang 
penting untuk meningkatkan indu- 
stri yaitu, pertama, inovasi dalam 
berkarya. Kedua, memperhatikan 
kualitas packaging, Ketiga, 
branding artisnya. 

Dia melanjutkan bahwa 
memperhatikan industri dan 
pelayanan adalah 2 hal yang 
selalu ada dalam segmen ini. 
Namun menurut Kiki, harus 
memperhatikan industri dulu 
baru pelayanan. Jika pelayanan 
yang lebih diutamakan maka 
kualitas menjadi tidak bagus. 
Kiki mencontohkan jika ada 
artis yang kurang bagus maka 
kita tolak. Atau master kurang 
bagus, tapi dia mau melayani, 
saya gagal kalau menjatuhkan. 

"Jika sahabat-sahabat label 
di bawah standar, maka tidak 
akan lama hidup atau bertahan, 
karena orang tidak mendapatkan 
sesuatu yang baru. Ini industri, 




customer harus menerima 
kualitas yang bagus. Banyak 
yang sepikiran dengan saya." 
papar Kiki antusias. Namun 
dia juga mengharapkan agar 
"Teman-teman label dapat sevisi 
dengan saya, memperbaiki citra 
musik rohani, dan harus terus 
berkarya". 

Terobosan 

Blessing mampu menangkap 
kesempatan melalui beberapa 
terobosan menarik. Bekerjasama 
dengan gereja-gereja setempat 
untuk membangun market. 
Tak heran setiap peluncuran 
album, akan dilakukan di gereja- 
gereja setempat dari berbagai 



denominasi. Media Kris- 
ten menjadi partner 
yang selalu mendukung 
pemberitaan, sepanjang 
Blessing mengadakan 
kegiatan. 

Kualitas artis, sound, 
lagu, adalah perhatian 
utama yang tidak ter- 
abaikan. Packaging me- 
narik dan berkualitas, 
dilakukan Blessing setiap 
peluncuran album demi 
menanamkan image 

terbaik kepada publik. 
Blessing benar-benar 
ingin agar citra musik 
rohani Kristen terangkat 
dan terbaik. 

Kiki menambahkan, ki- 
ni ada sebanyak 15 artis 
yang bergabung dengan 
Blessing tapi menjadi 
satu, untuk saling menguntungkan. 
"Berkaitan dengan industri maka 
harus memberi hasil terbaik, 
namun tak lupa harus mau 
melayani sebagai komitmen dalam 
pelayanan," tandas Kiki. 

Sekalipun demikian, Kiki me- 
ngakui tidak mudah mengakomodir 
artis dan menatanya, namun dia 
yakin bisa. Salah satunya dengan 
bergabungnya Franky Sihombing, 
ikon musik rohani, yang juga 
adalah pembaharu musik rohani di 
Indonesia, agar mencapai mimpi 
yang sama: "Memperbaiki citra 
musik rohani untuk lebih baik." 

^Lidya 



REFORMATA 



■RF./f 



ORMATA 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



Laporan Khusus 



Eddy Soesanto, Presiden Director Hosana Record 

Musik Rohani, Kebutuhan 




Orang Kristen 



HOSANA Record, salah satu 
perusahaan rekaman musik 
kristiani, dirintis Eddy 
Soesanto pada tahun 2003. Sekitar 
150 album yang terdaftar sudah 
diproduksi Hosana. Di antaranya 
Giving My Best: Ruth Sahanaya, 
100 Nyanyian Sekolah Minggu: 
Hosana Kid VG yang mendapat 
penghargaan dari Museum Rekor 
Indonesia (MURI) di tahun ini, dan 
The Prayer: Samuel AFI & Eka Deli, 
serta yang lainnya. 

Mengamati perkembangan 

industri musik, Eddy berpendapat 
bahwa untuk semua jenis musik 
sedang mengalami keterpurukan 
di seluruh dunia. Namun khusus 
untuk industri musik rohani tidak 
terlalu terpuruk, walau memang 
mengalami penurunan. 

Eddy melihat tetap ada 
harapan untuk industri rohani 
di Indonesia. "Mendengar nama 
Yesus itu syahdu, kata-katanya 
menyejukkan hati, dan dibutuhkan 



orang Kristen/' Di Amerika toko 
kaset tinggal 25%, sisanya 
75% gulung tikar, dibandingkan 
Indonesia masih sekitar 50% toko 
kaset yang tetap eksis. 

Menurut Eddy, turunnya 
industri musik dilatari juga 
oleh kebiasaan sebagian besar 
masyarakat yang lebih memilih 
untuk membeli produk bajakan 
karena harga yang lebih murah 
dibandingkan yang asli. Selain 
itu, perkembangan teknologi 
memberi kemudahan untuk 
mengakses apa pun. "Bisa melalui 
SMS, IM3, atau internetan. Tanpa 
membeli bisa dapat lagu. Ini 
tidak menguntungkan bagi usaha 
rekaman/'cetus suami Ruth 
Yulianti ini sambil menimpali, 
"Samuel AFI omset 2 ratus 
ribu, dibajak 2 juta. 10 kali lipat 
bajakannya. Mau marah? Anggap 
saja kelas bawah mau dengar 
nama Yesus, daripada marah 
lebih baik menghibur hati/' 




Gerakan positif melalui MURI 

Peluang musik rohani Kristen 
tetap ada, maka kita harus 
membuat gerakan positif supaya 
bergengsi. Tidak pernah ada album 
yang mendapat penghargaan dari 
MURI untuk kategori "ter..." (terbaik, 
terbanyak, teristimewa, terhebat). 
Dengan mendapat peng-hargaan 
dari MURI, Eddy ber-harap hal itu 
dapat mengangkat yang lain juga. 



Selanjutnya, pria 

yang telah 25 tahun 
pernah berkiprah di 
dunia bulu tangkis 
mengatakan, "Musik 
rohani harus cari 
MURI, lama-kelamaan 
bisa terkenal". 

Hal berikutnya 

yang dipikirkan Eddy 
adalah harus memiliki 
orang berbobot dan 
khas, contohnya 

Agnes Monica. 

Dengan setahun 

sekali pasti meledak. 
"Untuk apa sebulan 
lima kali namun 
omsetnya hanya 5 
ribu, tapi kalau sekali produksi 
50 ribu, sama dengan produksi 
10 kali/' cetus Eddy yang dengan 
analisis bisnisnya mengatakan 
bahwa mempertimbangkan 

setiap produksi bukan hal yang 
mudah, karena perlu memikirkan 
tentang apa lagunya, siapa yang 
mengaransemen, bagaimana 

pemasarannya, dan bagaimana 
promosinya. 



Bergelut dengan musik rohani, 
perlu berjuang. "Hampir tidak 
pernah rugi, biaya tidak terlalu 
tinggi, stabil, dan pembeli tetap 
ada/' kisah Eddy tersenyum. 
Sekarang para penyanyi, musisi 
berlomba untuk menjadi yang 
terbaik. 

Harapanagarindustrimusikrohani 
semakin maju, karena banyak yang 
berpikir untuk memperbaiki yang 
kurang. Berlomba untuk memberi 
yang terbaik dan mendapat MURI. 
"Saya mau mengejar sesuatu yang 
lain daripada yang lain. Banyak 
yang iri tapi banyak yang kagum. 
Yang penting kita memperjuangkan 
yang unik," cetus pemimpin yang 
membawahi 25 karyawan ini penuh 
antusias. 

Jika lagu "Kemesraan" tetap 
digemari sepanjang umur, omsetnya 
hampir 4 juta, masa yang di rohani 
tidak ada 1 juta. Jika satu terangkat 
yang lain terangkat. Mitra harus 
saling mengisi. Semua menjadi 
yang terbaik. Sehingga banyak 
peminat. "Dengan mendengar 
lagu rohani, semoga banyak orang 
yang tersentuh atau bertobat," 
harap Eddy untuk industri musik 
rohani ke depan. 

"Dalam Tuhan kita harus 
berbobot. Kemungkinan kita bukan 
kapuk tapi besi, baja," prinsip 
pemilik moto semua harus terbaik 
ini dengan tegas. 

^Lidya 



Franky Sihombing, Musikus 

Berharap Lahir 
Generasi Baru 



FRANKY Sihombing, artis 
rohani yang punya nama 
menonjol dari sekian 
nama artis rohani yang muncul. 
Selama 20 tahun berkarya dia 
membuktikan dirinya mampu 
mengangkat industri rohani di 
Indonesia dengan lagu-lagu 
ciptaannya. Salah satu pembaharu 
musik rohani-gospel music di 
Indonesia. Ikon musik rohani ini 
mampu menciptakan ratusan lagu 
dan mengubah citra musik rohani 
Indonesia lebih baik, terbukti lagu- 
lagu ciptaannya melekat di hati 
banyak orang untuk memuji dan 
menyembah Tuhan. 

Menciptakan lagu musik 
kristiani yang bisa mengimbangi 
kedahsyatan pop duniawi adalah 
visinya ke depan. Suami Nova ini 



punya mimpi besar "agar musik 
gospel tidak kacangan, namun 
berkualitas". Kekecewaannya 

melihat album-album rohani yang 
hadir melalui proses yang asal- 
asalan. Misalnya biaya produksi 
tak sampai 5 persen, aransemen 
seadanya, proses rekaman 
seadanya, dibuat cepat-cepat, 
materi lagu atau musik pun pas- 
pasan. 

Menjawab kebutuhan 

Ketika melihat perkembangan 
industri musik rohani di Indonesia, 
Franky melihat memang 

mengalami penurunan dari sisi 
penjualan. Namun dari sisi kualitas 
mengalami perubahan yang 
luar biasa. "Kualitas musik maju 
banget," ungkap Franky penuh 



mmotoiu 



HORAS, ME J U AH- J UAR 
NJUAHJUAH, YA'AHOtfU, AHOJ 



Hadir setiap hari dari jam 06.00-24.00. 
memutarkan lagu-lagu : 

$lm&tt*H$M* Nias 

Mandateing |fe| 

Promosikan Album Terbaru Anda 

Slutilo ; Jl. Bintaro Rwflllo IV ■ Jte. 10. Bunu Pintarti PffrmpL 
Jflksrt! Solatar*. Ttfp. 021-736*10034 
Atfusman Pantall 081363246633/ 021-33371921 
EtfwflnJ 5pm*lrt»rtS ; UB133H9D771&/ 021^7470291* 





antusias. 

Dari sisi orang-orang yang 
terlibat kurang. "Saya hanya 
berharap semakin banyak orang 
terlibat. Karena tongkat estafet 
terlambat. Banyak mencari bibit 
baru. Area konsenku generasi baru. 
Apa yang kubuat saat ini, melihat 
banyak yang dapat menggantikan. 
Pingin generasi baru muncul, 






dan menciptakan 
hal baru. Generasi 
baru berkreativtas- 
menjawab," tandas 
ayah 3 orang anak 
ini penuh harap. 

"Menyangkut 
market tidak hi- 
lang. Pujian dan 
penyembahan/ 
pembeli tetap besar- 
banyak," cermat Franky. 
Bagaimana tetap 

berkarya sungguh, 
meningkatkan jauh 
lebih baik. Berkrea- 
tivitas yang baik. 
Jadi musik kita 
dapat menjawab 
kebutuhan, dan 
tidak ditinggalkan 
generasi. Musik 
rohani menjadi ke- 
butuhan, makanan 
yang dicari-cari tentunya. 

Mimpi pencipta JanjiMu seperti 
Fajar ini dapat mencetak orang 
yang lebih hebat dari dirinya, siapa 
saja. Franky bertekad untuk terus 
berkarya, memberi diri melihat 
generasi baru. "Kebahagian 
itu, bukan jadi sesuatu, tapi 
menjadikan orang menjadi 



sesuatu. Melahirkan banyak 
generasi baru, yang lebih hebat 
dari saya." mimpi dari pemusik dan 
pencipta lagu ini yakin. 

20 tahun Berkarya 

Sosok Franky digemari banyak 
anak muda. Tak heran kalau dia 
disebut ikon anak muda. Lagu-lagu 
yang diciptakan mampu bertahan 
dan dekat di hati penggemarnya. 
Banyak album yang dirilisnya, 
Rayakan menjadi serial album- 
album itu. 

Penulis lagu rohani, hits maker 
ini dalam 20 tahun berkarya, telah 
mampu menghadirkan lebih dari 
20 album yang berisi ratusan lagu. 
"King of Christian," sebutan yang 
diberikan oleh pemilik lebel besar 
Disc Tarra: Bapak Wirawan dalam 
acara launcing dan live conser 20 th 
Franky yang digelar Blessing Music 
April baru-baru ini. 

Seniman yang sering disapa 
pendeta ini meresponi setiap karya 
di dunia musik sebagai pemberian 
Tuhan yang akan terus dipakainya 
sampai akhir hidupnya. Menjadi 
ikon musik rohani, yang dapat 
mencetak generasi baru yang lebih 
hebat, seperti mimpinya. 

^Lidya 




m 



Berdiri 22-5-1975 

Radio Komersil Berpengalaman 

Meraih Pendengar Terbanyak 

di Kotamadya R Siantar 

Kab. Simalungun. 

S&iwc& tHeSayaui Pengusaha 

Jl. Bola Kaki No. 31 

P. Siantar 21 1 2 - Sumut 

Tel. (0622) 23154 - 21767 

Fax : 28300 



Radio 

Pelita Batak 



90.7 FM 



JUJUR & KONSISTEN 



Bukit Golgata No. 1 Dolok Margu 
Kab. Humbang Hasundutan 22457 SUMUT » 0633 700 2022/33 



REFORMATA 




•J Liputan 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 2011 |tag|W! JJAS K^ 



Manna Sorgawi 

Pamerkan Benda-benda Alkitab 



BENDA-benda Alkitab yang 
dipamerkan di Mali of 
Indonesia (Mol) Kelapa 
Gading, Jakarta Utara dari Jumat 
(8/4) hingga Senin (11/4) disambut 
antusias oleh pengunjung. Dalam 
pameran yang diselenggarakan 
Manna Sorgawi itu, pengunjung 
dapat melihat banyak benda yang 
disebut-sebut dalam Alkitab, baik di 
masa Perjanjian Lama (PL) maupun 
Perjanjian Baru (PB). 

Sebagian dari benda itu adalah: 
koin perak Yudas (yang dia terima 
sebagai harga penjualan Yesus), 
tabernakel, aneka sangkakala, biji 
sesawi, buah ara, pohon ara, paku 



penyaliban, senjata tentara Romawi, 
dan masih banyak lagi yang tidak 
mungkin diuraikan di sini satu per 
satu. Tetapi, tentu saja benda-benda 
itu hanya replika (tiruan). "Benda- 
benda replika ini dipesan dari Israel, 
yang dibuat sesuai aslinya/' jelas 
Elisabeth, karyawati Manna Sorgawi, 
yang saat itu menjaga stand replika 
benda-benda Naskah Laut Mati 
(Dead Sea Scroll). 

Pentingnya pengenalan akan 
benda-benda Alkitab itu juga 
dipahami betul oleh Valentina 
(38) warga Kelapa Gading yang 
mengunjungi pameran itu untuk 
kedua kali sambil membawa 



anaknya, Melia (8). 

Meski cuma berupa replika, 
benda-benda itu cukup memuaskan 
para pengunjung. Zainal Surayana 
(68) warga Puri Indah, Jakarta Barat, 
yang datang bersama istri mengaku 
merasa "plong" setelah melihat 
sendiri pohon ara, pohon zaitun. 
Baginya, dengan melihat benda- 
benda itu, dirinya sudah merasa 
puas, tidak harus pergi ke Israel. 
"Kan ada tertulis, berbahagialah 
yang percaya sekalipun tidak 
melihat/' katanya mengutip ayat di 
Kitab Suci. 

Sementara Budi (57) warga Kelapa 
Gading yang datang sendirian, 




Pengunjung sedang memperhatikan replika 10 Firman Allah 



mengatakan kini dia dapat melihat 
realitas. Jika selama ini benda- 
benda itu hanya dia baca di Alkitab, 
sekarang sudah ada gambaran jelas, 
sekalipun itu cuma replika. 

"Iman kami jelas bertambah 
dong/' kata beberapa pelajar SMK 
Negeri 1 Tangerang, Banten yang 



datang ke acara itu atas penugasan 
guru agama. "Selain lebih tahu 
sejarah kekristenan, iman juga 
bertambah, " ujar Fransisca, Jeordy, 
dan Ruth yang datang bersama 30- 
an teman dari SMKN 1 Tangerang 
itu. 

& HansRTan 



r % 



. ...» ....... 



COSMO 
FUTSAiL 



Komplek Bulog, Perintis Jakarta Utara 
Telp : (021)45842621, 4516124 




C33ffiSGEG3QuGI? 



U W 



ililWIl FlfJHl UnilliK FM 93 MHZ 



_Ap.-irtf>mftn Rohimpn 
Jl 'jftrrtbatAri 2 Ftaya No'.Z JbkAtin UtaraL^ 
| Tip? 021*615184 Foft.'OJl-GimOiELT,!*;;^- ■■»■ 

No7 Rak Bank BCA: A/N Radio- HEJUI-5SK Nc?AC: G 3 4.0 2 2.-£&*fl] 









i .1 M : J 
[n Tri 
j 1 1 1 n 



"...untuk.memimhin iiah-Uah orang fepada kesempurnaan dalam TCrisfus" 

CTCofose i.zSJ 



I 





Saksikan LIFE Channel, tayangan rohani terbaru yang menyajikan beragam program kristen yang dikemas 
secara menghibur untuk dinikmati oleh segala umur, saksikan hanya di Indo visi on dan Top TV channel no.70. 

Berlangganan Indovision hubungi (021) 5051 9988 atau 0S07 1 77 88 99, 

dan berlangganan Top TV hubungi (021) 6060 5000 atau 0807 1 5000 88 Bandung (022) 723 1400; 

Semarang (024) 845 7007; Surabaya (031) 5310 500; Medan (061 ) 456 8000; Makassar (0411) 425 800; 

Manado (0431) 863 765, 863 504; Batam (0778) 430 020 p 430 019, 428 973; Denpasar (0361 ) 265 808; 

Balikpapan (0542) 746 299, 

Milis: lifechannel@indovision.tv 



top/7v 

TOP BANGET} 
top~tv.co.id 



REFORMAT^ 



|;re/< 



ormataI 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



.epemimpinan 





PEMIMPIN KRISTIANI: 

Pemimpin Masa Depan 



Raymond Lukas 




KALAU kita perhatikan sekeliling 
kita dan bertanya: " Adakah 
pemimpin yang benar di Indonesia 
saat ini?" Mungkin kita akan sulit 
sekali memberikan jawaban. Indo- 
nesia memang sedang mengalami 
krisis kepemimpinan. Banyak pe- 
mimpin, namun sulit menentukan 
x who is the real leader', siapa yang 
bisa jadi panutan? 

Mungkin sama seperti di jaman 
Nabi Yehezkiel di mana pada 
Yehezkiel 22: 30 dikatakan sbb: "Aku 
mencari di tengah-tengah mereka 
seorang yang hendak mendidihkan 
tembok atau yang mempertahankan 
negeri itu di hadapan-Ku, supaya 
jangan Ku-musnahkan, tetapi Aku 
tidak menemuinya". 

Kalau kita membaca ayat-ayat 
sebelumnya keadaan Israel wak- 
tu itu di bidang kepemimpinan 
memang teramat parah. Ayat 25 - 
29 menunjukkan betapa buruknya 
kelakuan pemimpin-pemimpin ne- 
geri itu: 1) Pemimpin merampas 
harta masyarakat; 2) Imam- 
imamnya mengabaikan perintah 
Tuhan; Tokoh-tokoh masyarakat 
mengutamakan keuntungan diri 
sendiri; 3) Nabi-nabi mereka 
menipu; 4) Penduduk negeri 
melakukan pemerasan, perampasan 
dan penindasan kepada masyarakat. 
Bandingkan dengan keadaan 
di Indonesia saat ini. Hasil kajian 
ICW terhadap Pilkada 2010 me- 
nyimpulkan tentang banyaknya 
potensi penyalahgunaan anggaran 
negara, manipulasi dana anggaran 
dan politik uang. Pada beberapa 
pemilihan bahkan sudah ada tokoh- 
tokoh pemimpin yang menjadi 
tertuduh tokoh penyeleweng. Di 
bidang peradilan, juga banyak 



kasus yang mencurigakan dengan 
rekayasa yang sangat canggih 
menunjukkan para tokoh di bidang 
peradilan juga sudah terkontaminasi 
dengan semangat korupsi yang 
luar biasa. Belum lagi kalau kita 
mengamati kejadian sehari-hari di 
mana banyak tokoh masyarakat 
menangguk keuntungan untuk 
kelompok bahkan untuk diri sendiri. 
Tidak kurang serunya juga perilaku 
tokoh agama yang seringkali 
menyesatkan masyarakat dengan 
pengajaran-pengajarannya. 

Beberapa tahun lalu misalnya 
telah ditutup salah satu pusat 
pengajaran agama di Jawa Barat 
yang disinyalir mengajarkan ajaran 
sesat mengenai kiamat. Juga 
para pemimpin kristiani sendiri 
mendapatkan banyak tantangan 
dalam pengajaran mereka. Tidak 
sedikit yang secara langsung atau 
tidak langsung terjebak dalam 
praktek "perdukunan' karena 
dianggap jemaat bisa meramalkan 
masa depan. Seorang pendeta 
mengeluhkan pengalamannya di 
mana sewaktu bersilahturahmi 
dengan jemaat diminta untuk 
meramalkan apakah bisnis seorang 
jemaat akan berhasil atau tidak. 

"Saya tidak menyalahkan mereka 
juga, karena banyak dari kita, para 
hamba Tuhan sendiri, mengesankan 
kita adalah peramal jitu. Misalnya, 
sering kali kita berkata, Tuhan 
mengatakan kepada saya, bahwa 
tahun 2011 ini adalah tahun di 
mana Bapak/ibu akan mendapatkan 
keuntungan berlipatganda sampai 

seratus kali lipat " kata hamba 

Tuhan tadi dengan senyum kecewa. 
Di antara para penduduknya 
sendiri, perampasan dan pencurian 



dilakukan dengan terus terang. 
Angka kejahatan terus meningkat. 
Baru-baru ini kita dikejutkan dengan 
pemberitaan sebuah bank asing 
di mana pegawainya yang cantik 
dituduh melakukan pencurian 
uang nasabah dalam jumlah yang 
fantastis. Juga bank yang sama 
dituduh melakukan penganiayaan 
lewat debt collector yang menye- 
babkan seorang nasabah meninggal 
di ruang interogasi di bank tersebut. 
Benar-benar mengejutkan! 

Jadi, dapat dikatakan bahwa 
saat ini di Indonesia terjadi krisis 
kepemimpinan. Dengan kondisi 
seperti ini, diperlukan pemimpin- 
pemimpin baru, pemimpin masa 
depan. Para pemimpin yang belum 
muncul termasuk para pemimpin 
kristiani dipanggil untuk masuk ke 
dalam dunia kepemimpinan formal 
saat ini dan untuk masa depan. 

Beberapa minggu lalu, saya 
mengajak anak saya untuk 
mendengarkan sesi penjelasan 
sebuah sekolah pendidikan yang 
memberikan master degree di bidang 
administrasi publik. Gelar yang 
diberikan adalah master of public 
administration. Saya mengatakan 
pada anak saya: "Ini saatnya, untuk 
anak-anak Tuhan memasuki bidang 
administrasi publik dan melakukan 
kebijakan publik yang benar". 

Ada baiknya kita melihat 
kembali dan sepakat dengan 
difinisi kepemimpinan yang 
bagaimanakah yang tepat untuk 
masa depan kita? W.C.H Prentice 
mengatakan bahwa kepemimpinan 
adalah sebuah disiplin yang secara 
khusus dipakai didalam sebuah 
kelompok untuk mempengaruhi 
secara khusus kelompok tersebut 



Emanuel Swedenborg, Rohaniwan dan Mistikus 

Mengaku Telah Naik-Turun 
Surga dan Neraka 



ORANG bisa naik-turun ke surga, 
itu cerita lama. Di tahun 1700- 
an, Emanuel Swedenborg, 
rohaniawan, dan mistikus Kristen 
mengklaim nahwa dia tidak hanya 
bisa naik ke surga, tapi juga ke neraka, 
bahkan bisa ngobrol dengan berbagai 
makhluk lain seperti malaikat atau 
setan dan makhluk roh dari planet lain. 
Emanuel Swedenborg, pria kela- 
hiran 8 Februari 1688 di Stockholm, 
Swedia, sejak muda telah tertarik 
pada persoalan teologis dan fil- 
safat. Karena itu Swedenborg 
menekuni dunia ide dengan belajar 
diri di universitas di Uppsala yang 
diselesaikannya pada 1709. Satu 
tahun kemudian dia menimba 
ilmu ke beberapa negara seperti 
Belanda, Perancis, dan Jerman, 
dan terakhir London. Pada 1715 
putra Jesper Swedberg (1653-1735) 
ini, kembali ke Swedia, tempat ia 
mengabdikan diri bagi ilmu alam dan 
proyek rekayasa selama dua dekade 
berikutnya. 
Dunia ilmiah dengan seluruh 



pendekatan rasional yang digelutinya 
sekian lama mulai bergeser, beralih 
ke pendekatan pengalaman mistis 
subyektif. Transisi ini bermula dari 
mimpi-mimpi aneh Swedenborg di 
tahun 1743. Ia mengalami mimpi 
yang berbeda dengan penglihatan, 
beberapa menyenangkan, tapi yang 
lain sangat mengganggu. Dalam buku 
hariannya Swedenborg mencatat, 
pada pagi hari di bulan Oktober 1743, 
saat berada Amsterdam ia merasa 
pusing dan pingsan hingga merasa 
sangat dekat dengan kematian. Dalam 
mimpinya ada angin besar menderu 
mengangkatnya, kemudian dia melihat 
ada sebuah tangan mencengkeram 
dan menggenggam tangannya 
menghantarkan pada Kristus. Dalam 
mimpinya itu, Swedenborg juga 
bertemu dengan ayahnya yang telah 
meninggal, menampakkan diri dan 
memuji karya teologis anaknya. 

Di tahun 1974 Swedenborg 
mengundurkan diri jabatannya 
sebagai penilai dari dewan tambang, 
lalu mengambil studi lagi tentang 



Ibrani. Sejak saat itu Swedenborg 
mengisi hari-harinya dengan 
menafsirkan Alkitab - mencari tahu 
makna spiritual setiap ayat. 

Pada usia lima puluh enam tahun, 
Swedenborg memasuki fase spiritual 
dalam hidupnya, dan ia lebih sering 
mengalami "mimpi dan penglihatan". 
Swedenborg mengklaim bahwa 
Tuhan telah membukakan matanya, 
sehingga sejak saat itu ia bisa bebas 
mengunjungi surga dan neraka, dan 
berbicara dengan para malaikat, 
setan, dan roh-roh lainnya, termasuk 
roh-roh dari planet lain. 

Tentang kehidupan di planet lain, 
Swedenborg menyatakan bahwa 
ia kerap berbicara dengan roh- 
roh dari Jupiter, Mars, Merkurius, 
Saturnus, Venus, dan roh-roh lain di 
bulan. Kendati demikian dia tidak 
menyinggung pernah bercakap-cakap 
dengan roh dari Uranus dan Neptunus. 
Tentu saja pengakuannya ini diragukan 
oleh banyak orang yang kemudian 
meragukan kredibilitasnya. Tak hanya 
itu saja, pada puncak kebangkitan 



dan menggerakkan kelompok 
untuk mencapai tujuan -tujuan 
permanen yang menguntungkan 
kebutuhan kelompok tersebut. 
Setiap kata dalam definisi di atas 
adalah penting. 

Kita melihat kata "disiplin" yang 
menunjukkan bahwa sebenarnya 
seorang pemimpin adalah hasil 
dari sebuah proses. Jadi 'leaders 
are made, not born'. Setiap 
pemimpin pasti ditempa oleh 
sebuah proses sehingga dapat 
menjadi pemimpin panutan yang 
handal. Secara khusus, kata 
ini menyiratkan adanya sebuah 
komitmen yang kuat di kalangan 
para pemimpin bahwa mereka 
dipanggil untuk memimpin. Bagi 
para pemimpin kristiani khususnya, 
ini seharusnya adalah komitmen 
secara spiritual. Kepemimpinan 
yang mengacu kepada Kristus 
memiliki keunggulan superior di 
mana pun di dunia. Artinya, dalam 
kesesakan, akan ditemukan jalan 
keluar - akan ditemukan kekuatan 
dan kebijaksanaan yang luar 
biasa. Dalam posisi puncak, akan 
ditemukan pengucapan syukur dan 
kerendahan hati sehingga semua 
situasi dapat menjadi seimbang. 

Pemimpin sejati juga mempe- 
ngaruhi secara khusus artinya 
pengaruh ini bukanlah untuk me- 
maksakan kehendak kepada pihak 
lain. Banyak orang beranggapan 
pengaruh adalah kuasa (power) 
untuk memaksa orang lain. Jadi 
orang lain mengikut karena rasa 
takut. Sebaliknya, seharusnya 
orang mengikut karena rasa per- 
caya kepada pemimpinnya. Jadi 
pemimpin sejati diikuti oleh para 
pengikutnya karena mereka 



spiritualnya, Swedenborg bahkan 
mengklaim telah ditunjuk oleh Tuhan 
agar menulis doktrin surgawi untuk 
mereformasi agama Kristen. 

Selama 28 tahun sisa hidupnya, 
Swedenborg menulis dan menerbitkan 
18 karya-karya teologis dan beberapa 
karya lain yang tidak diterbitkan. Dan 
yang paling terkenal diantaranya 
adalah Surga dan Neraka (1758). 
Dalam salah satu karyanya yang 
kurang dikenal dia menyuguhkan 
klaim mengejutkan, tentang 
Pengadilan Terakhir telah dimulai pada 
tahun 1757 dan berakhir pada akhir 



mempraktekkan kasih, kerendahan 
hati dan pengendalian diri yang 
kuat sebagaimana tercermin oleh 
perilaku Tuhan Yesus Kristus. 

Rekan pemimpin kristiani, 
kita mengharapkan munculnya 
pemimpin-pemimpin kristiani masa 
depan untuk kepentingan bangsa. 
Ciri-ciri pribadi bagaimanakah 
yang dicari para pengikut dari para 
pemimpinnya? Jawabannya adalah 
universal, artinya pemimpin jenis 
ini dicari di mana pun di dunia. 
Para pengikut mengharapkan 
para pemimpin masa depannya 
memiliki sifat-sifat sbb: 1) Jujur 
dan terpercaya (integritas); 2) 
Tulus dan murni;3) Kompeten 
dan berkeyakinan; 4) Menatap ke 
depan dan proaktif (visionary); 5) 
Positif dan bersemangat. 

Kelima unsur di atas tentunya 
'self explanatory' tentang apa 
yang sebenarnya diharapkan para 
pengikut. Sayang sekali di masa 
sekarang ini kelima unsur di atas 
adalah hal yang langka. Dan kita 
mengharapkannya muncul dari 
generasi pemimpin baru masa 
depan. ♦ 



Trisewu Leadership Institute 
Founder: Lilis Setyayanti 
Co-founders: Jimmy Masrin, 
Harry Puspito 
Moderator: Raymond Lukas 
Trisewu Ambassador: Kenny Wirya 



Untuk pertanyaan, silakan kirim e-mail 
ke: seminar@trisewuleadership.com. 
Kami akan menjawab pertanyaan Anda 
melalui tulisan/artikel di edisi selanjut- 
nya. Mohon maaf, kami tidak menjaw- 
ab e-mail satu-persatu." 



Jejak 




tahun. Menurut Swedenborg, 
Penghakiman Terakhir terjadi, 
bukan di dunia fisik, tetapi da- 
lam Dunia Roh, yang berada 
di tengah-tengah antara 
surga dan neraka, jalan 
yang akan dilewati semua 
orang menuju ke surga atau 
neraka. Penghakiman terjadi 
karena gereja Kristen telah 
kehilangan amal dan iman, 
mengakibatkan hilangnya ke- 
hendak bebas rohani yang 
mengancam keseimbangan 
antara surga dan neraka 
dalam kehidupan setiap 
orang. 

Sementara, berdasarkan 
analisis modern, pengalaman- 
pengalaman ganjil yang 
dialami Swedenborg meru- 
pakan gejala penyakit jiwa. Dr 
Wilson Van Dusenk, seorang profesor 
bidang psikologi di Universitas 
Mendocino State Hospital di California 
bahkan pernah mengklaim bahwa 
deskripsi Swedenborg tentang roh, 
malaikat dan neraka sesuai dengan 
pengalaman halusinasi penderita 
skizofrenia. 

Hal ini didasarkan pada penga- 
lamannya selama enam belas tahun 
merawat pasien skizofrenia yang me- 
mandang halusinasi sebagai realitas, 
dan temuannya tersebut diterbitkan 
dalam sebuah buku berjudul "The 
Presence of Other Worlds" (1974). 



REFORMATA 



Konsultasi Kesehatan 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



!RE/ORMATa| 




Hamil di Luar 
Kandungan 



Failopten tube 



Body of uterus 



Fundas <rf uterus 



dr. Stephanie Pangau, MPH 



Dok Stephani, saya seorang ibu berusia 31 tahun. Beberapa waktu 
lalu saya ke dokter kandungan, dan dia mengatakan kalau saya "hamil 
di luar kandungan". Saya mengalami hal ini 5 bulan yang lalu saat saya 
hamil kali yang kedua. Tetapi akhirnya kehamilan tersebut tidak dapat 
diteruskan karena pada usia 8 minggu terjadi keguguran dan saya juga 
sangat kesakitan yang akhirnya oleh dokter dibersihkan. Perlu dokter 
ketahui kalau putera saya yang pertama laki-laki, sekarang sudah 
berusia 3 tahun dan sehat. Atas jawaban dokter saya ucapkan terima 
kasih. 

T/t/n 

Pancoran, Jakarta Selatan 



Halo Ibu Titin yang terhormat. 
Yang disebut dengan "hamil di 
luar kandungan" atau disebut 
juga kehamilan ektopik yaitu kalau 
normalnya setelah ovum atau sel 
telur bertemu sperma dan bersatu 
kemudian terjadi konsepsi atau 
pembuahan di ampula tuba yang 
selanjutnya hasil konsepsi ini akan 
melakukan perjalanan kerahim 
(uterus) dan setelah tiba di sana 
konsepsi akan tertanam atau 
bernidasi dan berkembang dalam 
rahim. 



Sebaliknya pada 
kasus hamil di luar 
kandungan yang 
terjadi adalah hasil 
konsepsi tertanam di luar rahim 
yaitu pembuahan yang sudah terjadi 
di ampula tadi tidak melakukan 
perjalanan ke rahim tetapi tetap 
berkembang di ampula tuba itu juga. 

Kejadian seperti ini memang 
bisa menyebabkan berlanjutnya 
kehamilan tetapi tidak bisa 
berlangsung lama sebab ampula tuba 
itu tidak mungkin bisa membesar 




seperti rahim, maka selanjutnya akan 
terjadi keguguran pada trimester 
satu, sama seperti yang Ibu Titin 
alami. 

Sekian jawaban kami. Tuhan Yesus 
memberkati Ibu dan keluarga. Salam 
hormat saya. 



Koordinator Pembinaan Pelatihan 
Yayasan Prolife Indonesia (YPI) 



Liputan 



Blessing Mu si c 
Franky Sihombing, Ikon Musik Rohani 



BLESSING Music 

kembali menghadir- 
kan album terbaru. Acara 
launching ini bertema 
"20 Tahun Berkarya 
dan Live Concert Franky 
Sihombing" di GBI Gajah 
Mada, Jakarta 23 April 
lalu. 

Kehadiran kaum muda 
yang begitu antusias, 
membuktikan Franky 
kini sudah menjadi ikon 
anak muda yang karya 
dan penampilannya di- 
nanti-nantikan. Paskah 
momentum yang pas atas 
kelahiran baru Franky Sihombing 
bekerjasama dengan lebel baru. 

"Walaupun Blessing masih 
berumur setahun, namun Franky 
mau bekerjasama. Kami mau 
meningkatkan citra Franky kembali 
sebagai ikon musik rohani di 
Indonesia. Lirik lagu dan musiknya 
keren. Packingnya setebal Alkitab, 
bagaikan ensiklopedia untuk 
membuat banyak orang tahu 
siapa Franky yang sudah 20 tahun 
berkarya/' ungkap Wirawan, 
Presiden Direktur Blessing Music. 

Persiapan dan penggarapan 




menjadi 



album Franky terhitung hampir 
setahun setelah live consert-nya 
di bulan Juli 2010. "Lagu-lagunya 
hidup dengan gaya dan aransemen 
baru, serta kualiti yang berbeda/' 
tambah Wirawan. 

Inovasi baru, kualitas sound 
yang baik, serta branding nama 
Franky adalah hal yang dilakukan 
Blessing untuk mengembalikan 
nama Franky ke publik. Franky 
sebagai salah satu pembaharu 
musik rohani di Indonesia. Sejak 20 
tahun berkarya, suami dari Nova ini 
telah menghadirkan ratusan lagu 
dari 20 lebih album yang sangat 
memberkati banyak orang. 



"Menjadikan musik 
rohani terangkat 
lebih baik dan dikenal 
sejajar dengan mu- 
sik umum, bahkan 
menjadi satu. Mu- 
sik rohani bukan 
kacangan namun 
berkualitas/' adalah 
mimpi Franky mau- 
pun Blessing untuk 
diwujudkan. 

Ada 3 lagu baru 
diciptakan Franky 
dalam album ter- 
agar tetap fresh, 
tidak hanya menghadirkan lagu- 
lagu lama. Memiliki banyak fans 
bukan mimpinya, namun diakuinya 
sebagai anugerah Tuhan. Menjaga 
hati adalah kunci berikutnya 
Franky menjadikan semua orang 
saudaranya. 

"Mimpi saya mencetak orang 
yang lebih hebat dari saya, siapa 
aja. Saya terus berkarya memberi 
diri saya melihat generasi baru. 
Kebahagian itu bukan jadi sesuatu 
tapi menjadikan orang jadi sesuatu. 
Melahirkan banyak generasi baru 
yang lebih hebat dari saya/' cetus 
Franky. ^Lidya 



barunya ini, 



Sekolah Tinggi Teologi Baptis Bandung 

Bagi yang Rindu Mendapat 

Terobosan Hidup 




SEKOLAH Tinggi Teologi Baptis 
Bandung (STTBB), dari 31 Maret 
hingga 1 April menyelenggarakan 
acara bertajuk "Bandung Business 
Breakthrouh Conference". Pada hari 
pertama acara berupa seminar, dan 
hari kedua diadakan KKR yang 
bersifat terbuka untuk semua kalangan 
denominasi. 

Selain Pdt. Dr. Harry Sudarma selaku 
rektor STTBB sebagai pembicara dalam 
seminar, hadir juga Wahju Hanafi, 
seorang pebisnis asal Papua Nugini. 
Beliau yang telah mengembangkan 
bisnisnya ke berbagai negara di dunia 
termasuk Indonesia dengan cara 
Tuhan. Kemudian Pastor Kong Hee, 
pendiri megachurch City Harvest 
Church di Singapura, yang didampingi 
oleh Pastor Yoseph Situmeang sebagai 
pembicara dalam KKR di hari kedua. 

Pdt. Dr. Harry Sudarma 
mengambil sebuah cuplikan tentang 
panggilan Tuhan kepada Musa dan 
menyampaikan bagaimana metode 
Tuhan bekerja bila setiap individu 



memang rindu mendapatkan 
terobosan dalam kehidupannya. 
Di sisi lain, Wahju Hanafi memberi 
paparan dalam bentuk kesaksian hidup 
dengan menggunakan pendekatan 
aplikatif terhadap metode bisnis yang 
dilakukan. 

KKR diawali praise and worship oleh 
tim musik dari berbagai denominasi 
di Kota Bandung yang dilanjutkan 
dengan khotbah oleh Pastor Kong Hee 
dan diterjemahkan oleh Pastor Yoseph 
Situmeang. 

Acara ini dihadiri dari berbagai 
kalangan, baik pengusaha muda, 
praktisi akademisi, pendeta, dan 
pekerja full timer. Menemukan 
terobosan dalam bisnis dan karir adalah 
inti dari acara ini, dengan harapan 
setiap anak Tuhan di marketplace 
dapat memiliki pondasi yang benar 
dalam karir dan bisnisnya. 

STTBB bekerjasama dengan institusi 
pendidikan di Amerika, dengan 
menggunakan standar pendidikan 
Amerika. ^Lidya 




#WCj radio, on 



MGradlo merupakan audio streaming 
yang dapat didengar melalui Internet 
caranya dengan membuka: 

www.mgradio.org 

Anda dapat mendengarkan langsung 
melaui website atau dapat menggunakan 
media player lain, 

Dimanapun anda berada.. 

MGradio hadir... 

untuk memberkati anda semua! 

Untuk pertanyaan dan kerjasama siaran, 
atau periklanan, anda dapat menghubungi 

kami melalui : 



Email: admin@mgradio.org 
Call: 021-92032201 



MummmMEL 



107.5 FM 

"Menyuarakan Kebenaran' 




Alamat: 

JUuwana- 

Pucakwangi km.7 

Desa Tanjung Sari, RT.07/ RW. 02 KecJakenan 

Kab.Pati.Prou. Jawa Tengah- 59182 

Telp: 085225113911, 085290295578 
SMS: 085292164227 




INSPIRASI HIDUJ^CERDAS DAN BERBUDAYA 

Jl. Galunggung No.105 Tasikmalaya 46112 ( 0265) 334989 / Fax. (0265)331696 

JL Galunggung No. 105 Tasikmalaya 46112 
Telp; (0265) 334999 / Fax: (0265) 331698 



REFORMATA 



■RF./f 



ORMATA 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



Liputan 




Terobosan Besar 
Eddy Susanto 




JUMAT, 25 Pebruari 2011 
menjadi hari bersejarah bagi 
Eddy Susanto. Pada hari 
itu, MURI (Museum Rekor Dunia 
Indonesia) menganugerahkan 
kepada pimpinan Hosana Record 
ini penghargaan untuk album 
rohani yang sangat spektakuler. 
Setelah dua bulan melakukan 
rapat tim penilai, MURI akhirnya 
memutuskan memberikan predikat 



itu kepada '100 Nyanyian Sekolah 
Minggu Lagu Rohani Anak-anak". 

Menurut Eddy Susanto, 
prakarsa untuk melahirkan album 
spektakuler itu datang dari 
karibnya Jaya Suprana. "Jaya 
minta saya untuk membuat karya 
yang 'ter../. Jangan hanya yang 
itu-itu saja sebagai bukti prestasi 
di hari tua. Ya akhirnya saya buat 
100 lagu rohani anak-anak ini," 



kata pria kelahiran 1946 ini. Ia 
memilih lagu anak-anak karena 
lagu anak-anak biasanya pendek- 
pendek, jadi bisa dikumpulkan 
100 buah lagu untuk sebuah CD 
yang umumnya berdurasi 1 jam 20 
menit. 

"Saat usiaku yang hampir 70 
tahun ini, baru pertama kali saya 
mendapat penghargaan di bidang 
musik. Tapi sekali mendapat 
penghargaan, malah dari MURI," 
suami dari Ruth Yulianti ini 
mengungkapkan sukacitanya 

mendapatkan anugerah prestisius 
itu. Peralihan tema lagu-lagu itu 
dijembatani narasi yang dibawakan 
oleh Maria Untu. "Pokoknya bagus 
sekali. Di Indonesia, bahkan di 
dunia, belum ada album seperti 
ini. Ini yang pertama di dunia," 
katanya. 

Penghargaan dunia itu tentu 
memberikan kebanggaan bagi 
perusahaan yang dipimpinnya. 
"Hosana memang kecil, tapi 
berbobot di dalam Tuhan. Biar kecil 
tapi bobotnya berat," kata ayah 
dua anak ini. Karena albumnya 
itu memenuhi kebutuhan riil umat 
akan lagu anak-anak, ditunjang 
pula oleh penghargaan berskala 
internasional, Eddy sangat yakin 
bahwa kehadiran album itu akan 




direspons dengan positif. "Kita 
targetkan, terjadi pelipatgandaan 
dalam penjualan. Saya bahkan 
siapkan satu juta kopi," kata Eddy 
optimis. 

Secara sosial, Eddy mengaku bila 
album ini merupakan tanggapan 
positif atas keprihatinannya atas 
kelangkaan lagu anak-anak. Juga 
merupakan dokumentasi untuk 
jenis lagu rohani anak-anak untuk 
generasi mendatang. "Ini bisa 
menjadi contoh bagi anak dan 
cucu serta generasi muda lainnya 
untuk tidak berhenti berkarya," 
kata kakek dari tiga orang cucu ini. 

Berbagai bidang 

Penghargaan MURI bukanlah 
satu-satunya jejak prestasi Eddy. 
Banyak hal prestisius yang sudah 
dilakukan anak desa yang lahir dari 
keluarga sederhana ini. Kiprahnya 
di dunia bisnis dan sosial begitu 
nyata. Mengaku belajar bisnis dari 
ayah angkatnya di Semarang, di 
usia 15 tahun ia sudah berdagang 
eceran minyak tanah. Lalu 



berkembang menjadi pamasok 
bumbu dapur ke pasar-pasar dan 
selanjutnya menjadi pemasok 
buah lengkeng dari Temanggung 
ke Bandung. Sayap bisnisnya lalu 
berkembang ke bidang pariwisata 
di Bandung dan memimpin bus 
angkutan mewah jurusan Jakarta- 
Bandung. 

Seabrek profesi lainnya juga dia 
geluti seperti show business dengan 
label "Eddy Enterprise"sampai menjadi 
agen resmi "Nalo" seluruh Indonesia. 
Pria enerjik ini juga membuka usaha 
di bidang percetakan, restoran dan 
merangkai bunga di bawah payung 
PT Indraprasta. 

Dalam kesibukannya itu, Eddy 
masih mengabdikan dirinya di 
tingkat nasional. Selama 25 tahun 
ia memberikan waktunya sebagai 
pengurus di PBSI. Event-event besar 
seperti Thomas dan Uber Cup, Asian 
Badminton Championship, Indonesian 
Open Badminton Championship dan 
masih banyak lagi kejuaraan lainnya 
sukses di tangannya. 

^Paul Makugoru. 





ATAS PENGHARGAAN DARI 



MUSEUM REKOR DUNIA INDONESIA 




URI 



2011 

NO.4763/R.MURI/II/2011 

ALBUM {KASET, VCD DAN CD ) YANG BERISI LAGU 

TERBANYAK 100 LAGU ROHANI ANAK -ANAK 

Kepada 

KCBKWM Record 

Eddy Soesanto 

ALBUM ROHANI DENGAN KATEGORI : 

LAGU TERBANYAK - PENYANYI TERBAIK 

MUSIK TERBAIK - PENJUALAN TERBANYAK 






*** 

li 

1;* '■ 


*y 










Z "^ 





"100 NYANYIAN SEKOLAH MINGGU LAGU ROHANI ANAK-ANAK" 



PENOtTA JOSlA A&Dl SAPU T«A 



^3? 






t 



ASOSIASI INDUSTRI REKAMAN INDONESIA 



PENDETA GILBEFT LUMOINDONG 

glow^ 



fj%> HlphaDmega 

L'rtHUnTJj'i 



A 



PENDETA BIGMAN S RAIT 









&Qff 

^s&J ,>£««_ <&^ 




PENGACARA JU NIVER GIRSANG IH 

univcr Girsang k Parmers 


PENGACARA HOT1MA SJTOMiPOtL 


BAM5 5AWWW P-FM.WIJ10HAHI 

£j W" 








STUDIO iT*S MEDAN 
^0l> Mttfr Mj>*H WOrtl X*i*4 

ET.4J 


*t s t i - **" * ? '*"'• 


SOLAGBAClAHiCGRD 

cflms^rtrL*cflnoNt 

ft" - ftwA*w. r.^ 



NIKHA PEMUJI ROHANI 

i* yietarirt* \\ttirfd* i 
Kkip ipNiJhg G**'« J*i «w*** . 

- ^ 'i*? 



£tw* r WuaAii 




ANA-STASIAASTUTII 
fW 1» Jrtv- JS»n &H#* 



^/v*J 



TAEILDIDREFOHMATA 

JAmu Terus 

re/ormaja 



REFORMATA 




EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 [kjj^J'W^ 




o f e O D 



K E H ■ S COMMUNITY 



hg.rc6 ** 

REC<2lVERY 






RECS4VERY 



DI midi taLtil Elljl tadwl 

IV U/Hifcu ^Hinnyii 

DI SJ^^fciKUUtkJSI 

[U VbibifliUFfrniillun 

~l FtnycmtHhanScj*l 

i [rtlllJUgHK*tf^LM 

97 5C*Ktqq| &yrwcn] KUdVSMU 

DO ^ruiALVjMdteMJiif.i 

B BdLjjiruiu «u I afc Kifli «HijiFyriHftj 

II H iiiiri ft»n jf yf i^m lUm K#yf i 

E Bc^nw turun ttftMiPurcayi 

11 Uli i-uifi 



RpnyiinvL 


-" LJ -^~-^ »» 


— 1 


1 1 a -.. 


23KTiE 






njEovir- 


4£&?JV4I 


RCUVII 


fiUfty 


^ir^Tr^l 


|£UM94 


nriaim 


nrmffl 


UkV 


a&27££ 


«fitfffifl 


RiUUi 


'■I:.l 


MnrU 


l '^ , /." > 


■r 'i ..-.'. - J 4. 


RG0Y4 : 


K9H 


'.'u : 


?1W7?1 


4£W?£WI| 


Hrmrc 


noivi 


'Ml 41 




.i'i::-. : -:ii: 


WVI 


■iclivj- 

UEDVS 
KOVH 


A5W/CW1 


i:, u' 
HDVB 


mim 


»1i ! l„V:MI 


5l.lv 


.■■; vii 


■ir'ryvsM» 


RUTCE 


iirnvj 
rcdw 


^H^aa 


fla&zww 


IMI 


£jk'/t!J 


JMtftfHI 


m»vti ; 


IKElVfi 


Ttttd 


«G27J1 


A5fcZ7J3*l 


RCBUE 


K0Y12 


Itoli 


■WMi 


AAt-nwi i 


minm 


'Hmvh; 



Album -album lainnya 



UlIU MtlflflSJ: HiUHni :k|lilllKcHnd:<frip»>MH^4™lit 
hir km liHC--:pi?!i^Xcw Lc^a. kri* h Hl 

JUh - tai Hkwohfc Lw hiu h BI 



b llfcAulp LutoiiimJ 
!4»r tekHI^pfi'-todibflfcifttaKtttl 



H 4 b ytiiftg 
lipnyemtw*! 2 



Councry 
■Gwppf Jgng 



H E. A ft T O F G O D 5 E E K E R 5 COMMUN|TY 



hg/CQ6 

4,5 Oj3^ MD3 OBm 



ai 

02 
03 
04 
09 
Ofi 
07 
Oft 
09 
ID 
II 
12 
t* 



Jud J Lflju 


PiiY^nyi 


CiUla Tulus I4hj 


UakriE 


Tulian Gentaran ftepadafau 


Ftower 


Sambul Kan ¥an£ Eara 


AimIb, Sonia. ftarih 


Pers«T*alHntiu 


tiuls 


Yesus Jajanku 


Cat» 


Stfembtf antan Pul 


Slinuha 


Sapa Teramat Balfe 


AruHSa 


LatEu Unriih Hama 


RjchEEk 


Ku Sandar MEfnlxj1uhh3oMu 


ru* 


Arak Oamtw Allah 


Eanttte 


Belaian C*r5*maHu 


Alecia 


Teruna Kuil Tuhan 


Foiv 


OteSfflttufaBaLfc 


Ttta 



22626» 

taucH 

2362695 
23GH93 
Z3tfG94 
23«272J 
2362*91 
2362692 
23626SS 

2365««* 



An IrifcSHwMCriiiBifr.ImbUJL 

Rm titAI1WH^^Kif«f>«MiUpLkJrtiildJ^ 

II lntlidit^t.lHibllll 

krim trtVIcwl'fiaiLv.frnliUi 





1L 


42626S04I 


10W622B 


44GMH4I 


IOW633S 


fr2&2MS4l 


L0SM233 


4Z^2&934l 


I09O4Z3K 


4?6?69*4I 


LOW&Z3Z 


4Zfi27ZI4l 


IOW6Z5E 


4E6Z69K4I 


109KZZ9 


42fi26424l 


109062» 


•+262&B&4I 


IWD6226 


42HHHI 


UM&Z25 


426S69941 


UHM32? 


«6K&S641 


1O9042» 


42627ZD4I 


10W62S0 



IAI2306 

ifii22ga 

I&323M 

I Al 2344 

I&I2304 
IAI2K2 
ISI23W 
I&I234T 

■r;:..:.:. 
\ »ZM 
I&I234S 









m u;* T 


Mu, ?Q: 




S^lpp Hqil - 2 



feftdpJHoffl -3 



ftUCh Neffiy 

IlhocDng 



43> 



PF GtM.* &J.&ANA UtDLi. 



Minlistry Contact; R^ky - D8999B7U31 
Dicari DISTRIBUTOR untuk luar Jawa 

Hubungi 02 1 59494223, SMS 0B999B7I231 
Email; 1iclry@ge43ernan1in1e1IJa.com 



Untuk DISTRIBUSI Jawa Tengah 

8l sekitarnya 

Hub. DAN I EL: OSIS 1092 5657 



DESC TAR R. 



<$ £:*>sm* HB» i JH[_. j»fess!' 




Kini tayang,1 jam lebih awal! 

Senin - Jumat 22.00WIB 
di O Channel 




Cih.iy.i D.ii)! No(|iiri 




REFORMAT^ 



■RF./f 



ORMATA 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



Resensi Buku 





Harapan di Tengah Kegagalan 



Judul Buku 


: Selalu Ada Harapan 




"Bagaimana Allah Menjamah 




dan Memakai Orang-orang Bermasalah" 


Penulis 


: James I Packer 


Penerbit 


: Waskita Publishing 


Tebal Buku 


: 205 Halaman 



KELEMAHAN, kegagalan, acap kali mengecilkan hati 
orang. Putus asa, kecewa enggan bertindak. Tak heran jika 
orang menjadi minder, dan dalam konteks pelayanan lalu 
memutuskan tidak lagi bersentuhan dengan pelayanan. 

Jika Anda kecil hati lantaran kegagalan Anda, sesungguhnya 
Anda tidak sendiri. Ada banyak contoh orang, bahkan tokoh- 
tokoh Alkitab yang sering gagal - namun dalam kegagalan 
menemukan kekuatan dan pemeliharaan Allah. 

Buku ini akan menghantarkan Anda menapak tilas kembali 
tokoh-tokoh tersebut, sembari mengecap makna dan berkat 
yang limpah dari beragam kisah kegagalan yang diubahkan. 
Dalam buku ini Anda juga akan menemukan paradoks- 
paradoks yang menarik. 

James I Packer, Board Of Governors Profesor Teologi di 
regent College yang juga penulis buku "Selalu Ada Harapan" 
ini mengawali napak tilas dengan lebih dahulu mengunjungi 
Simson, pahlawan iman yang juga nasir Allah ini. Dari sosok 



kuat ini, Packer mengeksplorasi paradoks tentang "Kelemahan dalam 
kekuatan" dan "Kekuatan yang Mengandung Kelemahan". Di saat kita 
merasa kuat, maka sesungguhnya kita sangat mudah menjadi lemah. 
Tapi dalam kelemahan, Allah tetap berkenan memakai orang dalam 
sebuah pelayanan besar-Nya. 

Selanjutnya Packer membawa pada sosok Yakub, Israel yang 
memiliki keluarga tidak harmonis, tidak bahagia, namun tetap 
percaya ada setitik harapan dari Allah. Yakub, dilahirkan dari 
keluarga yang tidak harmonis, membedakan kasih terhadap anak - 
hal yang sama juga dilakukannya yang membuahkan perpecahan dan 
ketidakharmonisan antarsaudara, namun Allah berkenan memulihkan 
keluarga Yakub melalui Yusuf. 

Masih ada enam nama lain yang penting disimak. Buku setebal 205 
halaman ini niscaya akan bermanfaat untuk membangkitkan Anda 
kembali, mengembalikan rasa percaya diri dan kembali menikmati 
kasih dan harapan yang telah Allah anugerahkan. Buku ini tidak 
sekadar menyajikan ulasan tentang tokoh-tokoh penting bersama 
harapan mereka, buku ini juga menarik makna dari kisah tokoh- 
tokoh Alkitab tadi ke dalam konteks kekinian. Sehingga orang tidak 
sekadar belajar sesuatu, tapi juga dapat mengaktualisasikannya. 

Apalagi buku ini juga disertai pertanyaan-pertanyaan penting untuk 
mengevaluasi diri dan pemahaman. Tak hanya itu, buku "Selalu Ada 
Harapan" juga menyuguhkan tuntunan doa dan pergumulan yang 
notabene juga mirip dengan pergumulan kita. ^Slawi 



Evaluasi Mimpi untuk Meraih Mimpi 



Penulis Buku Terlaris— Nf\r York T i aus 



John C. Maxwell 






UJILAH 

IMPIAN 



ANDA 



10 Pertanyaan 

untuk MiNOtONC A n ha Melihatnya a*» Meraihnya 



iaihnya 




Judul Buku 

Penulis 
Penerbit 
Tebal buku 


: Ujilah Impian Anda 
10 Pertanyaan untuk menolong 
Anda melihatnya dan meraihnya 

: Dr. Jhon C. Maxwell 

: Immanuel Publishing 

: 267 halaman 



JIKA ingin sukses dalam segala hal, maka Anda harus punya 
banyak impian. Tapi yang menjadi persoalan adalah mimpi 
yang seperti apa? Apakah sekadar mimpi atau mimpi yang 
dihidupi. Ada perbedaan penting tentang seorang pemimpi dan 
yang menghidupi mimpinya. Untuk mengetahui perbedaan- 
perbedaan itu, Anda harus membedah atau menguji dengan 
pertanyaan. Dr. Jhon C. Maxwell telah memberi "pisau bedah" 
tanya dalam bukunya "Ujilah Impian Anda" untuk menilik, 
sekaligus menguji mimpi-mimpi anda, dan sejauh mana anda 
menghidupi mimpi tersebut. 

Menguji impian tidak bisa dianggap remeh, sebab menurut 
Maxwell dalam impian ada kuasa. Impian dapat menginspirasi 
dan mendorong Anda. Karena itu dalam bukunya ini Maxwell 
menunjukkan tentang bagaimana melakukan segala sesuatu 
yang penting dan diperlukan dalam mewujudkan mimpi. Lewat 
10 pertanyaan penguji Maxwell, seorang pakar kepemimpinan 
ini mengajak pembaca budiman untuk aktif membedah mimpi- 
mimpinya, termasuk menilik sejauh mana ia telah bermimpi? 



Apakah sasaran yang dibidik terlalu jauh atau justru terlalu rendah. 

Dalam buku ini Maxwell mengulas mimpi dan bagaimana cara 
menguji dan mewujudkan mimpi dengan sangat konprehensif. Di 
bagian pendahuluan saja Maxwell telah mengulas dengan baik tentang 
gambaran yang benar dan salah tentang impian, mulai dari angan- 
angan, impian muluk, impuan buruk, impian idealis dan lainya. Tak 
hanya itu Maxwell juga menjelaskan dengan apik tentang faktor-faktor 
yang kerap menghambat dalam mejudkan mimpi itu. 

Menegaskan kembali tentang mimpi yang dimaksud adalah benar- 
benar mimpinya sendiri dan bukan copy-paste dari impian atau 
keinginan orang lain atau keluarga. Selanjutnya dibagian kedua 
menanyakan tentang kejelasan mimpi anda "Apakah saya melihat 
impian saya dengan jelas? Pada pertanyaan ini orang dituntut untuk 
melakukan refleksi atau semacam evaluasi pribadi tentang mimpinya 
- dengan demikian orang dapat dengan gamblang mendefinisikan 
mimpinya. Jika sudah jelas definisi dan deskripsi mimpinya, maka 
orang akan jaub lebih mudah mengejar dan menghidupi mimpinya. 

Pertanyaan di bagian ketiga adalah pertanyaan tentang realitas 
"apakah saya bergantung atau dikendalikan oleh faktor tertentu 
dalam meraih impian saya? Ada tujuh pertanyaan penting lain untuk 
menuntun anda untuk mengevaluasi mimpi-mimpi sebelum anda 
meraihnya. Dengan membaca buku ini niscaya orang akan dicerahkan, 
dibuat malu, ditegor atau justru mendapat didikan berharga tentang 
bagaiman orang harus bermimpi, mengkritisi mimpi lalu meraih dan 
menghidupi mimpi. ^Slawi 




Yesus Kristus Raja Segala Masa 



Judul Buku 


: Yohanes 




"Lihatlah Rajamu!" 


Penulis 


: Bruce Milne 


Penerbit 


: Yayasan Komunikasi Bina Kasih 


Cetakan 


: Pertama 


Tahun 


: 2011 


Tebal Buku 


: 524 Halaman 



BUKU "Yohanes" karangan Bruce Milne - merupakan tafsiran 
tentang Injil Yohanes ini juga akan mengurai bagaimana Injil 
Yohanes memberikan makna dan pencerahaan luar biasa bagi 
konteks kekinian. Sama seperti buku-buku tafsiran lain, buku 
Yohanes yang ditulis Milne ini juga mengawali pendahuluannya 
dengan mengurai secara lengkap tentang data-data awal Injil 
Yohanes, termasuk tentang siapa penulis dan maksud penulis 
- juga observasi awal Milne tentang Injil Yohanes sendiri. Di 
bagian selanjutnya Milne menggali sosok besar center, garis besar 
atau tokoh yang menjadi tema utama Injil Yohanes, yakni Yesusi. 
Menjelaskan siapakah Yesus Kristus dan bagaimana karya-Nya 
di bumi, termasuk dalam mencipta, menjelaskan asal-usul seperti 
dalam pasal 1:3, hingga kepada Yesus Kristus dan hubungannya 
dengan sejarah keselamatan. 

Selanjutnya buku ini mengurai banyak dari Injil Yohanes terkait 



soal tujuh tanda yang dibuat oleh Yesus. Mulai dari tanda keajaiban 
pertama di Kana (2:1-11), kemudian berlanjut ke tanda kedua tentang 
penyembuhan anak pegawai Istana (4:43-54). Lalu beranjak lagi ke tanda 
ketiga, tentang penyembuhan orang lumpuh, dan mengakhiri dengan 
tanda ke tujuh, Kebangkitan Lazarus. Setiap tanda yang digali Milne dari 
Injil Yohanes ini kemudian akan diurai maknanya kedalam beberapa point 
penting, utamanya makna teologisnya yang menjadi dasar bagi kehidupan 
umat, termasuk kita yang hidup dalam konteks kekiniaan. 

Buku setebal 524 halaman ini menjadikan uraian tentang Yesus, Raja 
yang telah bangkit sebagai klimaks uraiannya. Untuk memperlengkapi 
dan mempermudah Anda belajar tentang Injil Yohanes. Di bagian akhir 
buku ini disajikan pedoman studi Injil Yohanes dengan menyuguhkan garis 
besarnya diawali dengan pendahuluan, kemudian masuk ke Injil Yohanes 
dengan mendekati Pelayanan Raja Pra-Inkarnasi; Berinkarnasi dan Paca 
Inkarnasi atau Raja yang telah bangkit. 

Buku Yohanes ini adalah telaah Injil Yohanes yang sangat lengkap. Tidak 
hanya berupa teori yang melelahkan untuk dibaca, tapi juga penuh dengan 
pengajaran-pengajaran praktis yang sangat berguna bagi kehidupan rohani 
umat. Dengan membaca buku Yohanes ini, niscaya Anda akan mendapat 
banyak pencerahan dan limpah makna. Karena itu buku ini penting tidak 
hanya bagi para pengajar atau hamba Tuhan, tapi juga sangat bermanfaat 
dibaca bagi umat. j^Slawi 




HADAPI TANTANGAN MASA KINJ ! Tajam ban nalar Anda dalam memahami isi Alkitab - Segarkan komitmen Anda untuk menerapkan amanatnya 



YKBK 

Bina Kasih 
penerbit bermisi/ 
mandiri, tepercaya 




S ^JUa*>orpme 



Seri Seminar 



The Bible 
Speaks Today 



■J K jJSIJ k S| j 



Sabtu, 7 Mei 201 I Pukul Q9.0Q-I7.0Q 

Seminar Khotbah di Bukit 

Bagaimana menjadi pengikut Kristus dalam kanteks masyarakat Indonesia 
saat ini - bercermin pada standar Khotbah di Bukit yang menawarkan 
budaya tandingan pada dunia melalui kita! 

1 i^HgWCT^BM & cKt Kebayoran Barujl. Panglima Polim i iSia, blok M, Jakarta Selatan, Biaya Rp 80,000* 
: Dosen Luar Biasa Etika & Hubungan Antar Agama STT Jakarta, Ketua Sinode GKI 
* Biaya termasuk buku Khotbah di Bukit (John Stott) senilai Rp 42.000, makan siang, dan sertifikat. 
Keringanan: diskon 40% untuk mahasiswa (pembayaran sebelum 3 Mei 20 1 i). 




Ikuti seminar Bina Kasih lainnya 

diYAPKI/OMF Jl. Letjen Suprapto 2d t Jakarta Pusat: 

Selasa, 17 Mei 2011 (hari libur) O9W-UM0 

Studi Kisah Para Rasul; 

"Pertarungan Merebut Umat Tuhan" 

Bersama Henk Venema - dosen, penulis buku Hidup Baru 

Kitab Suci untuk Kiia f Injil untuk Semua orang, dli 

Kontribusi makan siang Rp 20.000 



Kl r 1 1. n---; 
stand Bina Kasih 
d: Pttia Buku fokarta 
Sabtu, 2 Juli hingga 
Minggu, 10 Juli 2011 
@ Istora Senapan Jkt 
bersama ratusan 
penerbit lainnya? 
Diskon 20-50'... 
+ 
1 0% diskon 
untuk Anda 
yang membawa 
guntingan iklan 
Refarmata ini! 



Rabu, 29 Juni 2011 (hari libur) 09M0-17W 

Seminar The Bible Speaks Today Kitab II Timotius: 

"Bentara Kristus yang setia berpegang pada Injil" 

Oleh Ria Pa sari b u - mobilisator Pelayanan Lintas Budaya YAPKI/OMF 
Biaya Kp 80.000 (termasuk buku 2 Timotius - John Stott, makan siang, sertifikat) 

Pendaftaran; Yanita 021-4209586; Arman 08 1 58-063-263; ykbk@cbn,nedd 



REFORMATA 



Ungkapan Hati 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



!RE/ORMATa| 



Lamsere Sinambela, Penambal Ban 

Tak Habis Mensyukuri 
Berkat Tuhan 



BELUM lama ini kita memperingati 
hari Kartini. Perjuangan Kartini me- 
mang tidak sia-sia. Sekarang kaum 
wanita tidak harus berada di rumah, 
namun sudah punya kesempatan 
yang sama dengan pria dalam 
banyak hal. Banyak perempuan 
yang berjuang demi negara. Dalam 
skala yang lebih sempit perjuangan 
perempuan juga dimaksudkan bagi 
perjuangan mereka untuk dirinya 
sendiri atau bagi orang-orang yang 
dicintainya. 

Perempuan yang satu ini misalnya, 
ia adalah ibu dari lima anak yang 
hari-harinya dihabiskan di pinggir 
jalan. Setiap hari sejak pukul satu 
siang dia sudah ada di pinggir jalan 
depan kampus UKI, Cawang, Jakarta 
Timur guna melakukan aktivitas 
rutinnya. Bersama suaminya dia 
membuka usaha tambal ban di 
tempat tersebut. 

Selama ini pekerjaan seperti itu 
biasa dilakukan kaum pria. Namun 
bagi wanita bernama Lamsere 
Sinambela ini, pekerjaan itu sudah 
biasa. Dia tidak tidak canggung 
saat seseorang menghampirinya 
sambil me-nuntun sepeda motor 
yang bannya kempes karena 
bocor. Dengan sigap ia membuka 
bagian luar dari ban tersebut serta 
memeriksa bagian ban dalam yang 
bocor. Penampilannya sebagai 
perempuan paruh baya seolah 
tersingkirkan dengan tangan 
yang kokoh saat menggengam 
linggis kecil membongkar ban dan 
mengeluarkan ban da-lam yang 
bocor. Ia pun tidak mengeluh sedikit 



pun saat melakukan pekerjaannya. 
Justru ia terlihat santai dengan 
sesekali berbicara pada pemilik 
kendaraan bermotor yang ia tambal. 

Membantu suami 

Menakjubkan jika melihat pemilik 
postur tubuh sekecil itu bisa 
melakukan pekerjaan yang biasanya 
dilakukan kaum pria. Awalnya ia 
enggan bercerita banyak, ia hanya 
menjawab dengan singkat bahwa 
ia berusaha mencari tambahan 
masukan uang untuk membantu 
perekonomian keluarganya. Hal 
ini ia lakukan demi membantu 
suaminya yang mencari nafkah 
dengan menjadi tukang ojek motor. 

Ibu lima anak ini pertama kali 
melakukan pekerjaan ini kira- 
kira sepuluh tahun lalu. Saat itu 
suaminyalah yang melakukan 
pekerjaan tersebut. Lamsere 
hanya berdagang. Namun sering 
berjalannya waktu pesaing yang 
memberikan pelayanan jasa yang 
sama pun semakin menjamur. 
Hal ini menyebabkan semakin 
berkurangnya omset mereka. Situasi 
tersebut memaksa ia bersama 
suaminya, Thamrin Sihombing untuk 
mencari cara menambah pemasukan 
bagi keluarganya. Mengingat 
sulitnya keadaan ekonomi saat itu. 
Untuk itu suaminya mengajarkan 
ia bagaimana melakukan pekerjaan 
berat tersebut. Selama dua tahun ia 
terus giat mempelajari dan mencoba 
apa yang diajarkan suaminya. 
Awalnya ia membuka ban motor 
sendiri, dengan susah payah ia terus 



melakukannya dengan rutin. 

Begitu sulit baginya untuk bisa 
melakukan pekerjaan tersebut. Ia 
bahkan sempat merasa rasa sakit 
yang teramat sangat di tangannya 
dan mebuat ia seperti tidak dapat 
menggerakkan tangannya. Dengan 
dipijat seadanya ia mencoba 
memulihkan kondisinya tersebut. 
Setelah pulih, ia tidak jera berlatih, 
justru ia mencoba lagi usahanya 
untuk bisa mengerti bagaimana 
menambal ban dengan baik dan 
benar. Percobaannya pun harus 
dilakukan berkali-kali dan sering kali 
ia gagal menyelesaikan latihannya 
tersebut. Namun ia tetap gigih dan 
terus berusaha. Yang ada dalam 
pikirannya saat itu adalah anak-anak 
yang harus ia hidupi dan sekolahkan. 
Terlebih anak-anaknya saat itu 
masih kecil-kecil dan memang perlu 
perjuangan besar untuk menghidupi 
mereka. 

Lewat perjuangan yang pan-jang, 
ia kini dapat melakukan pekerjaan 
tersebut dengan mudah. Baginya 
kini hal tersebut adalah pekerjaan 
yang dapat diselesaikan tanpa 
bantuan siapa pun. Menarik, ia 
dapat melakukan sebuah pekerjaan 
yang bahkan mungkin belum tentu 
dapat dilakukan kaum pria. Bahkan 
saat diwawancarai, tidak sedikit pun 
perempuan kelahiran Doloksanggul, 
Sumatra Utara ini terlihat mengeluh. 

Terus berjuang 

Perjuangannya memerlukan 

tenaga dan mental ekstra. Be- 
berapa kali ia pernah kehilangan 




barang-barang penunjang usaha itu 
karena ada penertiban. Namun ia 
tidak menyerah dan terus mencoba 
meski peker-jaannya tersebut 
tetap berisiko. Pekerjaan berat 
dengan pema-sukan pas-pasan 
harus ia jalani setiap hari. Ia begitu 
menyadari bahwa keadaan yang sulit 
tidak hanya ia saja yang menjalani, 
namun banyak juga orang yang 
berjuang dengan susah payah demi 
orang-orang yang ia cintai. Kerasnya 
kehidupan tidak membuatnya lemah 
dan menyerah, walau terkadang 
memang sulit dan menyakitkan. 

Bahkan kondisi ekonomi yang 
berat tersebut sempat membuat 
ia harus kehilangan salah satu 
anak tercintanya yang masih kecil. 
Beberapa tahun lalu, anaknya 
harus beberapa kali keluar masuk 
rumah sakit karena anaknya 
mengidap sebuah penyakit di bagian 
sumsumnya. Penyakit tersebut 
membuat anak tersebut harus 
berulang kali mendapat transfusi 
darah. Keterbatasan ekonomi 
dan kurangnya pemahaman 
yang diberikan dokter kepadanya 
membuat ia membawa pulang 
anaknya dari rumah sakit. Tidak 
lama kemudian anak tercintanya 



tersebut meninggal. Hal tersebut 
menimbulkan luka yang dalam 
baginya dan keluarga. Namun ia 
tidak mengeluh dan menyalahkan 
dokter yang menangani anaknya itu. 
Ia tetap berjuang untuk kehidupan 
putra-putrinya yang lain dengan 
berbagai cara. 

Ia mengaku bahwa pekerjaan 
ini begitu berat dan menguras 
tenaga. Terlebih ia harus mela- 
kukan pekerjaan tersebut seorang 
diri mengingat suami-nya pun 
harus melakukan pekerjaan lain 
untuk menambah pemasukan bagi 
keluarganya. Anak sulungnya, 
seorang wanita, saat ini sudah 
SMA. Dan baginya tidak mungkin 
meminta sang anak membantunya 
bekerja. Satu hal yang patut 
menjadi teladan bagi siapa pun, 
adalah ia tetap bersyukur bahwa 
Tu-han memberikan tenaga dan 
kesehatan kepadanya untuk da- 
pat melakukan pekerjaan ini. Ia 
hanya berharap, dapat memenuhi 
impian putri sulungnya itu yang 
ingin melanjutkan pendidikan ke 
universitas. 

^Jenda Munthe 




GRI Antiokhia 

Manusia Berdosa 
Selamat dari Murka Allah 



GEREJA Reformasi In-donesia 
(GRI) Antiokhia melaksanakan 
perayaan Jumat Agung dan 
Perjamuan Kudus, di Ballroom 
Twin Plaza, Jakarta, Jumat (22/4) 
lalu. 

Sekitar 600 jemaat yang hadir 
tampak khusuk mengikuti acara 



tersebut. Pdt. Bigman 

Sirait,yang juga gembala 

GRI Antiokhia membawakan 

firman Tuhan bertema: 

Kerelaan Tokoh Sejati yang 

mati tersalib, demi menyelamatkan 

manusia berdosa dari murka Allah. 

GRI melanjutkan dengan 

Paskah, pada Minggu 24 April di 

tempat yang sama, dalam tema 

Yesus-Tokoh di atas Segala Tokoh 

yang juga dikhotbahkan oleh Pdt. 



Bigman Sirait juga. Walau ibadah 
dimulai pagi subuh, namun jemaat 
dan pelayan tetap antusias untuk 
merayakan Kebangkitan Yesus ini. 
Anak-anak sekolah minggu dari 
usia balita hingga kelas 6 pun hadir 
memberi kesaksian pujian. 

Suasana Paskah tetap mem- 
beri warna keceriaan untuk setiap 
orang percaya. Di sisi ruangan 
yang berbeda dari perayaan 
Paskah jemaat umum, terlihat 



anak Sekolah Minggu menjalani 
acara paskah. Mereka melakukan 
perjalanan dari pos ke pos lainnya 
di Twin Plaza hotel, tentang 
rencana kesengsaraan Yesus 
hingga kebangkitan-Nya. 

Di setiap pos ada satu Guru 
Sekolah Minggu (GSM) yang akan 
memberi pemaknaan. Anak-anak 
akan berjalan dalam pembagian 
3 kelompok secara bergilir 
dipimpin ketua kelompok dan 
satu pendamping GSM. Mereka 
menuju lift, tangga, taman, 
halaman luas, hingga ke ruangan. 
Dalam pemaknaan, mereka tetap 
bisa menikmati tempat yang 
berbeda dengan atraksi pos yang 
berbeda. Acara ditutup dengan 
mencari telur, makan bersama, 



serta mengunjungi 2 orang anak 
penderita cedera otak (Oswin dan 
Osberth) di daerah Ciganjur. 

Paskah menjadi makna tersendiri 
khusus untuk anak Sekolah 
Minggu. Mereka dapat belajar 
tentang apa yang Yesus lakukan 
sebagai penyelamat. Mereka dapat 
bermain menemukan telur, namun 
juga memberi perhatian kepada 
temannya yang membutuhkan 
kasih, perhatian, dan penghiburan. 

GRI dapat menuntaskan 
seluruh rangkaian tema dari 7 
kemungkinan Tokoh dalam 
Penyaliban dan menemukan Yesus- 
tokoh sejati. Tokoh di atas segala 
tokoh, menjadi pengharapan dan 
kecintaan untuk hidup percaya dan 
terus melayani Tuhan. ^Lidya 




UU4L£JA JUI 'l HV IDI 2 Ulu 




Radionya Qr^ng P^mi^nfl 
Jalur Titik Temu Segala U a ia 

Sarana Informasi & Musik 



Jin. Mawar No.2 

Tentens 94663 Kab, Poso Prov, SULTENG 

Telp. 0458 21305 H P. 081341338833 



RADIO SYALLOM 
FM90,2MHZTOBELO 

(I lalmahera Utara) 

The voice of Trans format ion 

Media Paling LepAt Untuk 
sarana Promosi Usaha 
anda di Kabupaten 
Halmahera Utara 




E a ii G H~cja/Va imun/Hamba Tuhan 
dari Pulau J a w n yang ingin 
mengadakan Pelayanan di Kutai 
TOBFUVIMJI.AU HALMAHERA. 
kami 9-iap menjadi mitra anda 

hubungi Kiirni r 

KAP I U WAILCIM r M M,2 W\Hl 1UBIL0 

Jl.liiprn Lukflhy Sp&lltiiri Hv2WA.R! TOEELfl IHalinaliir'a U L i mil 

¥£l|Mrt 1092412623241. £»M5 OBI 1*04093.081 14HHMSC ' 





!*■"% 



WfrlHg 



\ 



w 



fown Wan dbn hypmwvti . ffl 3447203O3 



REFORMATA 



|;re/( 



ormataI 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



khotbah Populer 





Pdt. Bigman Sirait 



Tuhan Tidak Mendirikan 

Agama! 



DALAM Yohanes 14: 6, Yesus 
menegaskan bahwa Dia 
adalah jalan, kebenaran, 
dan hidup. Tidak ada seorang 
pun akan sampai ke Bapa tanpa 
melalui Dia. Tetapi di sini, kita akan 
mencoba membahas tentang Dia 
sebagai "jalan". Pada pembahasan 
berikutnya kita akan coba menelusuri 
tentang Dia sebagai "kebenaran". 

Mari kita lihat apa yang 
dikatakan Alkitab tentang manusia 
yang mencari jalan. Usaha ini 
sudah dimulai ketika manusia 
membangun menara Babel. Ada 
usaha manusia untuk menggapai 
Allah. Apakah Allah suka? Tidak. 
Upaya manusia untuk menggapai 
langit justru dibubarkan. Sejak 
itu manusia terpisah-pisah karena 
bahasanya kacau balau. Artinya, 
agama yang dihasilkan manusia 
hanya menghasilkan perpecahan, 
bukan persatuan. Orang terpecah- 
pecah, karena satu kelompok 
merasa yakin dengan dirinya, dan 
membunuh kelompok lain untuk 
kebenaran yang diyakininya. Agama 
menimbulkan permasalahan. 

Ketika Yesus mengatakan bahwa 
Dia-lah jalan itu, Dia menempatkan 
diri melawan semuanya, termasuk 
para ahli Taurat yang merasa paling 
hebat dan paling benar. Mereka tidak 
bisa menerima ucapan-ucapan Yesus, 
mereka marah, sampai menyalibkan 
Yesus. Mereka merasa terganggu 
dengan apa yang dikatakan Yesus. 

Di jaman Rasul Paulus, hidup 
dua unsur besar: Stoa dan 
Epicuros. Keduanya filsuf besar. 
Stoa berkata: Jalan menggapai 



hidup yang benar dan utuh adalah 
penderitaan. Maksudnya, hiduplah 
menderita, hiduplah susah, maka 
kamu akan menggapai hidup ini. 
Maka penderitaan dibuat untuk 
menjadi jalan menuju kehidupan 
surga. Ada istilah askese, di mana 
orang menyiksa diri supaya sampai 
ke surga. Lain dengan Epicuros, 
yang mengatakan bahwa jalan 
untuk mendapatkan hidup adalah 
kenikmatan. Maka nikmati apa yang 
enak bagi mata, telinga, tangan, 
tubuh, kaki, penuhi keinginannya, 
maka engkau menemukan dan 
menggapai jalan hidup ini. Pemikiran 
ini bertumbuh terus hingga kita 
mengenal hedonisme: hidup yang 
mau senang-senang saja. 

Agama adalah tentang perintah 
melakukan ini dan itu. Ada yang 
menekankan agar kita berbuat baik, 
berkata baik, amal dan ibadah, 
dan sebagainya supaya masuk 
surga. Tetapi Yesus meniadakan 
semua itu. Kalau kau berpikir 
dengan kebaikan bisa membeli 
surga, itu salah besar. Kalau kau 
pikir bisa mengapai sorga dengan 
usaha dan perbuatan, itu juga 
salah besar. Sebagai manusia, kita 
terbatas dalam memahami jalan 
ke surga. Maka kita tidak mungkin 
menggapai surga. Itu sebab Yesus 
turun dari surga. Dia yang datang 
dari surga dan kembali ke surga, 
pasti bisa dipercaya. Dia tahu 
surga, sebab Dia dari sana. Dia 
bisa ke sorga, sebab Dia berasal 
dari sana. Ada banyak cerita 
tentang orang yang dari bumi naik 
ke surga, balik ke bumi lagi. Ini 



lucu. Orang sudah sampai ke sorga 
yang enak, kok mau turun lagi ke 
bumi. 

Ketika Yesus mengatakan 
"Akulah jalan", di situlah Yesus 
menerobos misteri jalan menuju 
hidup. Apa kata Alkitab tentang 
hal itu? Dalam Keluaran 33: 13 
Musa berteriak, "Beritahukanlah 
kepadaku jalan-MU ya Tuhan!" 
Orang-orang di masa Perjanjian 
Lama (PL) sudah mencari-cari 
jalan itu, sampai kemudian Yesus 
menjawab: "Akulah jalannya!" Jadi 
kita bisa melihat ada rangkaian dari 
PL ke Perjanjian Baru (PB). Di jaman 
PL mereka sudah memiliki dahaga 
yang besar untuk menantikan, 
mengenal dan mengerti jalan itu. 
Daud juga menggunakan kata yang 
berbeda tetapi maksud yang sama. 
"Ya Tuhan, tunjukkan jalanmu 
kepadaku". Maka jeritan ribuan 
tahun lalu di masa PL, digenapi 
Yesus di PB. 

Tuhan tidak bikin agama 

Oleh karena itu di tengah- 
tengah pergulatan pergumulan 
hidup, manusia berputar-putar 
mencari jalan, dan akhirnya 
banyak agama. Ada yang bertanya: 
"Kalau Tuhan ada kenapa banyak 
agama? Mestiya kan agama satu 
saja". Ijinkan saya menjawab: 
Yang bikin agama banyak bukan 
Tuhan. Tuhan tidak mendirikan 
agama. Tuhan menciptakan umat 
untuk mengabdi kepada-Nya. 
Umat manusialah yang tidak mau 
mengerti, lalu lari ke mana-mana. 
Maka Yesus datang dan berkata, 



"Ikut aku, sangkal dirimu, pikul 
salibmu". Manusia diminta kembali 
kepada polanya. Tetapi dasar 
manusia, itu pun tidak cukup. 
Firman Tuhan masih dimanipulasi 
sehingga menjadi berbagai 
kebenaran menurut pemimpinnya. 
Di dalam Kristen muncul blok-blok. 
Protestan melahirkan banyak 
aliran. Ini maunya Tuhan? Tidak. 
Ini maunya manusia. Karena itu 
labelisasi keimanan kepada Kristus 
harus lebih kuat dari labelisasi 
kegerejaan kita. Keyakinan dan 
kepercayaan kita kepada Kristus 
harus melebihi penghargaan 
kita kepada merek gereja kita. 
Di situlah kita akan menemukan 
kesejatian hidup. Jangan pernah 
takut. 

Ketika Yesus berkata, "Akulah 
jalannya", sadarilah bahwa tidak 
ada jalan yang lain di luar Dia. 
Waktu Yesus berteriak, "Akulah 
jalannya!" artinya Kristus 
menjawab jeritan manusia. Kristus 
menyelesaikan upaya pencarian 
manusia dan agama. Agama 
mencari, namun tidak selesai. 
Manusia menjerit, tidak ada 
yang menjawab. Itu sebab Yesus 
berkata, "Bukan kau yang memilih 
aku, tetapi Aku yang memilih 
engkau". Bukan kita yang mencari 
Dia, tetapi Dia yang mencari kita. 
Itu sebab Dia meninggalkan surga, 
turun ke bumi mencari kita. Jadi 
bukan manusia yang ke surga 
mencari Dia. 

Itu sebab Kristen disebut agama 
kasih karunia, agama anugerah. 
Solagracia, hanya anugerah. Yesus 



Kristus jalannya. Kalau Yesus 
jalannya, kenapa Dia pilih kita 
masuk sorga? Karena kebaikan 
kita? Tidak. Karena kita layak? 
Juga tidak. Mana ada manusia 
yang layak masuk surga. Memilh 
jalan pun kita tidak mampu karena 
kita sudah rusak karena dosa, 
sampai Yesus datang dan berkata, 
"Akulah jalan. Jangan kau tersesat, 
ikutlah aku!" 

Kristus menjawab jeritan 
manusia. Kristus menyelesaikan 
pencarian manusia. Kristus juga 
menggugurkan segala keyakinan 
akan jalan yang hidup. Ia 
kuburkan seluruh konsep agama. 
Berbuat baik supaya selamat, 
kata Yesus tidak.Tidak ada yang 
baik, satu pun tidak. Yesus 
bilang, "Akulah jalan". Bukan 
dengan berbuat kebaikan engkau 
mendapat keselamatan. Ada yang 
bilang supaya masuk surga harus 
menderita. "Tidak!" kata Yesus. 
Sebab, "Akulah jalannya, akulah 
puncak penderitaan". 

Benar. Yesuslah puncak kebenaran, 
puncak kesalehan, puncak kesucian. 
Supaya manusia sampai ke surga, 
Yesuslah jalannya. Waktu Dia 
berteriak, "Akulah jalannya", Dia 
menunjukkan kepada kita jalan yang 
sejati. Waktu Dia berkata, "Akulah 
jalan", Dia mengakhiri kebingungan 
manusia. Ia mengakhiri pencarian 
agama yang salah. Dia membawa 
kita menuju kesejatian. ♦ 

(Diringkas dari CD khotbah 
oleh Ha n s P Tan) 



BGAffiaca Gali Alkitab) Bersama "Santapan Harian' 



tr 



Kejadian 7:1-24 

Kasih karunia 



Kisah air bah membicarakan dua hal. Pertama, Tuhan yang 
kudus menghukum umat manusia yang hidup tidak kudus. 
Kedua, Tuhan yang baik menyelamatkan umat-Nya yang benar 
untuk memulai hidup kudus di dunia yang sudah dibersihkan 
dari segala ketidakkudusannya. 

Apa saja yang Anda baca? 

1. Apa yang Tuhan perintahkan kepada Nuh (1-4)? Bagaimana 
Nuh di pandangan Allah (1)? 

2. Bagaimana Nuh merespons perintah Tuhan (5-9, 13-16)? 
Berapa umur Nuh saat itu (6, 11)? 

3. Apa yang terjadi kemudian (10-12, 17-24)? 

Apa pesan yang Anda dapat? 

1. Mengapa Tuhan membinasakan seluruh dunia (1; 6:11-12? 

2. Mengapa Tuhan menyelamatkan Nuh dan keluarganya (1; lih. 6:8-9)? 

3. Teladan apa yang bisa kita tiru dari Nuh? 

Apa respons Anda? 

1. Apakah Anda orang yang benar di hadapan Tuhan? 

2. Bagaimana Anda menunjukan diri adalah orang benar di 
hadapan Tuhan? 

(ditulis oleh Hans Wuysang; Bandingkan hasil renungan 
Anda dengan SH 2 Mei 2011 Kasih karunia) 



MANUSIA adalah puncak ka- 
rya penciptaan Allah. Allah 
menciptakan manusia dengan 
tangan-Nya dan menghembus- 
kan nafas-Nya sendiri ke dalam 
mulutnya. Allah menciptakan 
manusia segambar dengan Dia. 
Akan tetapi, manusia tidak 
hidup sesuai dengan rancangan 
Allah tersebut. Manusia mem- 
berontak terhadap Allah. Aki- 
batnya Allah murka dan memu- 
tuskan untuk memusnahkan 
segala yang ada di muka bumi 
(4). Apa yang Allah lakukan? Ia 
menurunkan hujan empat pu- 
luh hari empat puluh malam. 
Bayangkan! Hujan selama itu 
tentu saja akan membuat air 
meluap dan menghadirkan ben- 
cana air bah. Bisa dibayangkan 
betapa mengerikan keadaan 
bumi seusai penghukuman itu. 
Tidak akan ada lagi kehidupan 



di dunia ini. Alam semesta akan 
berakhir sia-sia dan sejarah 
manusia akan selesai begitu 
saja. Namun bukan demikian 
rancangan Allah. Ia tidak ingin 
membatalkan karya yang telah 
Dia mulai begitu saja. Karena 
itu Allah memilih seseorang un- 
tuk melanjutkan kehidupan di 
dunia ini. Dialah Nuh. 

Allah memilih Nuh karena di- 
alah pribadi yang tepat untuk 
memberikan gambaran men- 
genai umat yang hidup sesuai 
rancangan Allah (1). Ketaatan- 
nya melakukan perintah Allah 
untuk membuat bahtera (Kej. 
6:22), kepatuhannya mema- 
sukkan hewan-hewan ke dalam 
bahtera sesuai firman Allah (5, 
8-9), serta kesediaannya menu- 
ruti perintah Allah untuk masuk 
ke dalam bahtera bersama ke- 
luarganya (1, 7) memperlihat- 



kan imannya kepada Allah. 

Ini merupakan pelajaran pen- 
ting bagi kita. Ketaatan atau 
perbuatan baik manusia bu- 
kanlah alasan bagi Allah untuk 
menyelamatkan manusia, ka- 
rena kesalehan manusia bagai- 
kan kain kotor di hadapan Allah 
(bdk. Yes. 64:6). Manusia hanya 
dapat diselamatkan oleh ka- 
sih karunia Allah melalui iman. 
Maka ketaatan atau perbuatan 
baik seharusnyalah lahir sebagai 
respons dan ucapan syukur atas 
kasih karunia Allah yang begitu 
besar itu. Jadi jangan pernah 
melakukan tindakan ketaatan 
atau perbuatan baik dengan 
maksud beroleh kasih karunia 
Allah dalam keselamatan. 

(Ditulis oleh Matius Mardani,, 
diambil dari renungan tanggal 
2 Mei 2011 di Santapan Harian 
edisi Mei-Juni 2011 terbitan PPA) 



Baca Gali Alkitab 1- 31 Mei 2011 



1. 
2. 
3. 
4. 
5. 
6. 
7. 
8. 



Mazmur 16 
Kejadian 7:1-24 
Kejadian 8:1-14 
Kejadian 8:15-22 
Kejadian 9:1-17 
Kejadian 9:18-29 
Kejadian 10:1-32 
Mazmur 17 



9. Kejadian 11:1-9 

10. Kejadian 11:10-26 

11. Kejadian 11:27-12:9 

12. Kejadian 12:10-20 

13. Kejadian 13:1-18 

14. Kejadian 14:1-16 

15. Mazmur 18:1-20 

16. Kejadian 14:17-24 



17. Kejadian 15:1-21 

18. Kejadian 16:1-16 

19. Kejadian 17:1-14 

20. Kejadian 17:15-27 

21. Kejadian 18:1-15 

22. Mazmur 18:21-30 

23. Kejadian 18:16-23 

24. Kejadian 19:1-11 



25. Kejadian 19:12-29 

26. Kejadian 19:30-38 

27. Kejadian 20:1-18 

28. Kejadian 21:1-7 

29. Mazmur 18:31-51 

30. Lukas 24:13-27 

31. Lukas 24:28-35 



REFORMATA 



Mata Hati 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



!RE/ORMATa| 




MEMAHAMI PERIODE 
JAMAN AKHIR 



Pdt. Bigman Sirait 



BERMULA dari diskusi antara 
Tuhan Yesus dan para murid, 
maka jelaslah pemahaman 
tentang jaman akhir. Dalam diskusi 
itu Tuhan Yesus berkata, bahwa Dia 
akan kembali ke rumah Bapa untuk 
mempersiapkan tempat bagi orang 
percaya (Yohanes 14:1-3). Tempat 
di kekekalan, yang kita sebut 
sebagai surga. Dan, waktunya akan 
tiba, bahwa Tuhan Yesus akan 
datang kembali untuk membawa 
kita yang percaya kepada-Nya. 
Karena di mana Dia berada maka 
di situlah orang percaya juga ada. 
Sebuah janji yang sangat kokoh, 
janji tentang kekekalan. Pada waktu 
Tuhan Yesus naik ke surga, maka 
amat sangat jelas pesan malaikat 
kepada para murid. Sama seperti 
Dia terangkat ke surga, begitulah 
Dia akan datang kembali, turun dari 
surga (Kisah 1:11). 
Datang kembali, kita sebut sebagai 
kedatangan-Nya yang kedua. 
Kedatangan-Nya yang pertama 
menunjuk peristiwa inkarnasi, ketika 
Firman, yang sama dan sehakekat 
dengan Allah, yang adalah Allah 
itu sendiri, menjadi manusia 
(Yohanes 1:1-3 band, Filipi 2:6-9). 
Sang Firman telah menjadi darah 
dan daging, inkarnasi (Yohanes 
1:14), dan diam di antara manusia 
ciptaan-Nya. Dia, Firman hidup itu 
telah ada di dalam dunia, itulah 
kedatangan-Nya yang pertama. Dia 
datang untuk menebus manusia 
dari hukuman murka Allah. Manusia 
telah berdosa di hadapan Allah, dan 
hanya ada satu kemungkinan, yaitu 
penghukuman. Hukuman mati, mati 
di kekekalan sebagai konsekuensi 
dosa. Dalam kedatangan yang 
pertama, Tuhan Yesus merelakan 
diri mati di kayu salib untuk 
menebus manusia. Dan Dia bangkit, 
sebagai wujud kemenangan atas 
maut, dan menjadi harapan kuat 
bagi orang percaya. Harapan kuat 
bukan sekadar berdasarkan janji, 



melainkan peristiwa aktual. Itulah 
Jumat Agung dan Paskah bagi 
orang percaya. 

Nah, Dia sudah kembali ke surga, 
karena memang Dia datang dari 
sana, dan ini pun aktual dalam 
peristiwa, dalam sejarah. Dia ada 
di dalam dunia, turun dari surga, 
karena cinta kasih-Nya yang 
amat besar itu. Sungguh sebuah 
fakta yang sangat luar biasa. Dia 
kembali ke surga menyediakan 
tempat sunggah amat sangat 
menggembirakan. Dia akan datang 
kembali, itulah kedatangan kedua. 
Jadi sangat jelas, periode jaman 
akhir adalah jarak antara kedatangan 
yang pertama yang diakhiri dengan 
kenaikan TuhanYesus ke surga, dan 
kedatangan-Nya yang kedua kali, 
akan turun lagi dari surga. 

Bilakah Dia datang kembali? 
Sebuah pertanyaan yang menarik. 
Untuk hal ini dengan tegas Tuhan 
Yesus berkata, tidak ada seorang 
pun yang tahu, tidak malaikat, 
juga tidak Anak Manusia (Yesus, 
Allah yang mengosongkan diri 
= kenosis). Hanya Bapa yang 
mengetahuinya (Markus 13: 32). 
Mengapa manusia tidak diberitahu 
waktu kedatangan-Nya? Sederhana 
sekali, karena memang manusia 
tidak perlu tahu. Tuhan Yesus tahu 
apa yang manusia perlu tahu, 
dan Dia memberitahunya. Yeus 
memberitahu, bahwa tidak ada 
yang tahu waktu kedatangan-Nya. 
Tapi kita diberitahu bagaimana 
menanti kedatangan-Nya. Ini 
yang penting. Selama kita tahu 
bagaimana menunggu kedatangan- 
Nya, maka kapan pun Dia datang 
bukanlah masalah. Yesus berkata, 
yang penting ialah bahwa kita 
sebagai orang percaya harus selalu 
hidup berjaga-jaga (Markus 13: 33). 

Hidup berjaga-jaga, artinya hidup 
menjaga diri agar selalu sesuai 
dengan ketetapan perintah Tuhan. 
Menaati firman-Nya siang dan 



malam, kapan pun, di mana pun, 
dalam seluruh aktivitas kehidupan 
kita. Kapan Dia datang kembali itu 
bukan topik yang penting, tetapi 
bahwa Dia pasti datang, itulah yang 
terpenting. Begitu jelasnya ajaran 
Alkitab, sehingga tidak mungkin 
umat salah mengerti, apalagi 
tidak mengerti. Hanya saja fakta 
yang ada berbicara beda, karena 
ada banyak umat yang salah 
paham, bahkan kebingungan oleh 
berbagai spekulasi tafsir yang tidak 
bertanggung jawab. Tafsir yang 
tidak sejalan dengan Alkitab. Ada 
kelompok yang dengan rajinnya 
menghitung tanda jaman dan 
memprediksi kedatangan Tuhan 
Yesus yang kedua. 

Di waktu lampau Charles Russel 
pendiri Saksi Yehowa, pernah 
mengeluarkan statement tentang 
kedatangan Tuhan Yesus dan 
ternyata meleset. Sementara 
dari kalangan Kisten Protestan, 
bahkan lebih banyak lagi yang 
berhitung memprediksi kedatangan 
Kristus. Angka seperti tahun 1988, 
2000, 2012, 2018, mewarnai 
tafsir yang beredar. Begitu juga 
dengan kaitan peristiwa, seperti 
ketika Perang Teluk di mana 
Irak melakukan agresi militer ke 
Kuwait, yang melibatkan pasukan 
sekutu pimpinan AS ke dalam 
perang. Sementara Irak mendapat 
dukungan penuh dari Uni Soviet 
yang waktu itu masih bersatu, tapi 
sekarang pecah menjadi Rusia dan 
beberapa negara. Lalu dari gejala 
bencana alam, seperti gempa, 
tsunami Aceh, Nias, lalu kemarin di 
Mentawai. Semua ini adalah tafsir 
yang muncul di Indonesia, baik 
oleh pengkhotbah lokal maupun 
dari luar. Semua berdalih mendapat 
bisikan Roh Kudus. Tetapi terbukti 
itu adalah roh bulus, alias palsu, 
alias gombal. Yang pasti semua 
melawan apa yang dikatakan oleh 
Tuhan Yesus, bahwa tidak ada 



seorang pun yang tahu. 

Pengkhotbah masa kini tak lebih 
dari orang yang sok tahu, sombong, 
dan merasa diri lebih hebat dari 
Yesus Kristus. Sementara umat tak 
kalah gilanya, lebih mempercayai 
mereka ketimbang Alkitab. Di 
sisi lain, menggilanya fenomena 
akhir jaman di masa kini dengan 
mengatakan "sekaranglah waktunya" 
semakin meluas saja. Padahal jelas 
sekali, jaman akhir itu dimulai dari 
kedatangan Yesus Kristus yang 
pertama, hingga kedatangan yang 
kedua, yang tidak diketahui masanya. 
Paulus menyebut jamannya, di 
sekitar 2.000 tahun yang lalu sebagai 
jaman akhir (2 Timotius 3:1). Waktu 
ini bergerak sebagi sebuah proses 
menuju akhir dari pada jaman. 
Kita hidup di periode jaman akhir, 
dan akan berakhir, yang disebut 
sebagai akhirnya jaman. Apa pun 
yang terjadi dalam kehidupan ini, 
Alkitab dengan jelas dan tegas 
mengatakan tidak akan membaik, 
bahkan sebaliknya akan semakin 
keras, memburuk dan sangat 
menyedihan. Semuanya, di segala 
aspek, memprihatinkan. Tetapi, lagi 
lagi, tidaklah penting kapan akhir 
jaman itu akan tiba, karena yang 
penting adalah bagaimana kita 
menjalaninya. Abaikan berbagai 
khotbah spekuklatif, atau Anda 
juga akan menjadi provokator yang 
mengacaukan keimanan umat. 
Jangan pernah takut terhadap 
peristiwa apa pun, bahkan jika gempa 
sekalipun, dan gempa itu di sekitar 
anda. Gempa hanyalah menciptakan 
kerusakan alam, dan itu adalah 
sebuah konsekuensi keterkutukan 
alam karena keberdosaan manusia. 
Dan, kemungkinan lainnya, Anda 
menjadi korban. Itu pun bukan 
masalah, karena kematian hanyalah 
titik balik pertemuan orang percaya 
dengan Tuhan di kekekalan. Tak ada 
yang salah pada sebuah gempa, yang 
salah adalah ketakutan kita. Tetapi 



bencana apa pun akan menjadi 
masalah besar jika kita tidak hidup 
dalam persekutuan dengan Yesus 
Kristus. 

Semakin mendekat dunia kepada 
akhir daripada jaman, maka 
semakin kacaulah kehidupan, tetapi 
semakin tampaklah perbedaan 
orang percaya atau bukan. Jaman 
akhir adalah sebuah periode 
yang tak terhindarkan, bahkan 
menjadi keharusan. Karena itu 
orang percaya harus bijak dalam 
menyikapinya. Tidak menjadi 
sembarang dalam menafsir, 
apalagi terjebak pada arus 
"paranormal" atas nama iman atau 
penglihatan. Rasul Paulus sendiri 
seringkah mengkritik mereka yang 
disebutnya sebagai berkajang 
dalam penglihatan-penglihatan 
(Kolose 2:18). Mereka yang selalu 
berkata dapat penglihatan ini dan 
itu, lalu memberi kesimpulan akan 
begini dan begitu. Mereka hanya 
akan menggagalkan orang yang 
lemah iman, karena sejatinya 
mereka adalah alat setan dalam 
usaha menjatuhkan orang percaya. 
Banyak yang akan terjatuh 
karenanya, tetapi itu hanya 
membuktikan ketidaksejatiannya. 
Sebaliknya mereka yang beriman 
teguh akan mampu bertahan, 
dan tidak terjebak bujuk rayu 
orang yang berkajang dengan 
penglihatan. Orang percaya harus 
jeli terhadap bahaya yang sudah 
diperingatkan oleh Alkitab. 

Betullah apa yang dikatakan 
pemazmur, bahwa Firman Tuhan 
adalah pelita bagi kaki dan terang 
bagi jalan kita. Belajarlah mengerti 
Alkitab dan telitilah dengan baik, 
dan kagumlah betapa terangnya 
kehidupan yang digambarkan oleh 
Alkitab. Selamat berjalan dijaman 
akhir, dan selamat menanti akhir 
jaman dengan selalu berjaga, hidup 
sesuai dengan kehendak Tuhan. 
Kenali diri anda, dan jadilah bijak. ♦ 



PELAYANAN RADIO 



SIndbLdsiai QH.2l0 r wfeipe ■w.iajti^litafraah.osrt 
(SENIN MALAM, Pkl. 20.00-21-00 WIB) 
(JUMAT PAGI, Pkl. 06.00 - 05.30 WIB) 

(SELASA PAGI, Pkl. 09.00-09.30 WIB) 
{KAMIS MALAM, PKL. 18.30-19-00 WIB) 

H. SEWEMTt, fcdlo KeryKTi 107.6 FM 

(SENIM-RABU-JUMAT, Pkl 13-00 - 13-30 WIB) 

4. KARANG ANY£R. Biiin Sara Sioi fecdm 1314 AM 
[SABTU PAGI, Pkl. 10.00- 10.30 WIB) 

B. MWJttE JMTH Rsik> o-J^*-^ Sf7,4 EH 

( SELASA PAGI Pkl. 06.0tMJ6.30 WIB) 
& P, SEHIfiR, Rsditf Bude^i Sdireiungun r lC2 m 

(SELASA & KAMIS,Pkl 16.00-16.30 W) B) 
7. P.SUHTAR, RadLo Suam Kidjti ftiiJiimn B7.BPM 

( saAS^Jwwm mwm wb, w*sgu fw. 130o14.oowej 

5. SIDIKPIflG, Rrtirt SwaiH B^tet, 103,2 FM 

(SABTU PAGI, Pkl. OS.OO - 05.30 WIB) 

9. DOItfK SflHGGSJL-SLHUr, Radio HOita B3fc=k 9CL& IM 
(SBJW^ETU PH. 103W1 JOD WB, MNGGU PVL 1^O0-14J0OV«T| 

10. GLfUG sncu, Dlan terdiri, 100,5 m 
(SABTU MALAM.Pkl. 21.00-21.30 WIB) 

n, s^RRrrcft H o* wsy/suara Kasih, 95,20 m 
( MINGGU, Pkl 22.00-22.30 WITA) 

12, tffiCN OTUIML Radio sangkakala 96. B EM 
(SENIN-RABU-KAMIS-JUMAT, Pkl 05.3046.00 WITA) 

13, WBCN FHLOKLr, Ra^io TitascmL 96 FM 
(MINGGU, Pkl 16.3049.00 WITA 

14 JOBELO-HAimHERfc UH&, Radio B^Dm 90,2 frhz M 
(MINGGU, Pkl. 14. 30-15.00 WITA) 

15, JtiffiHKA, Aeranfia Bahagia JM 1170 Itoz 
(KAMIS PAGI, Pkl 10.00-10.30 WITA) 

16, MHfflDO- HAEALAY2N3, Eadio OG 89.40 FM 

( MINGGU PM 1OGCM0.30 WITA S SENIN, PM 12.00-1 2.30 WITA) 

17, MBHSffia - siur, SfeiD ftuaeEh langpwn icr7.2fin 
( SENIN-MINGGU Pkl Q6.Q0-06.30 WITA ) 



BERSAMA PDT. BIGMAN SIRAIT PELAYANAN TELEVISI 




ie. M&wrarar - pmuv. Kadb *fetc& 102.6 fai 

(MINGGU FW06j0OO6^OWTT) 
E *f$PCQ r S*Ea Gita Citra &nfca: E&fiih*9Q,2 IM 

( SENIN -SABTU PH ftB.0S-GB.3S WITA) 
2X MUffiDG, RCM2FM 102?M 

( MINGGU MGI, Pkl 07.00 WITA) 
3. IftKASS*, Radio Ofiib/, S AM 

(SENIN MALAM. Pkl. 22:30 ■ ».00 WITA) 
s 1x1-11x1, arti n- Ctoitas liB-3 M 

(SENIN s/d SABTU, Pkl. 16.00 - 13.30 WIB) 
S. RHLU, Rsfto RsshiEOv UC& r fl IM 

(SELASA SORE, PH. 15.00 - 15.30 WIT) 
2L TEMft-ECaD,, Radio Lar^actpi, UOl.,2 FM 

(MINGGU SORE.Pkl 17.QQ-17.30 WITA) 

S SUHBA-NTT r Seeh Raj^nr^m , 90, 30 BI 

(SENIN s/d MINGGU MALAM, Pkl 20.00-20.30 WITA 
^ SaE-NIT r Radio fecv 90.4 BA 

(SETIAP HARI Pkl. 05.60-05.30 RAGI, Pkl. 12.00- 

12.30 SIANG DAN PH. 22.00-22.30 WITA MALAM J 
27. JAKARTA- Radio Ton a 702 AM 

( MINGGU PAGI FM 07J3M7;» WT) 

( MINGGU SORE FM 1&J0O-1S30 VrfT) 
20. BITUNG. Radio Suara Naviri. 92 2 FM 
(SELASA - JUMATSOftE. Pkl. 21.00 WIT) 

29. KUALA KAPUAS- ALTIM. Radio Bahtera Hayat, 91.4 FM 

30. KUALA K URUN -KALTENG, Radio Sartika FM 
(MINGGU PAGI, Pkl. 08.00-03.30 WIT) 

31. TASIKMALAYA- JABAR, Radio Nafiri 96.ZFM 
(SENIN SORE, PM. 15 00-15.30 WIB) 

32. RATl-JATENG r Radio Mitra Immanuel 107.5FM 
(MINGGU-SA8TU r PM. 13.00- 13.30 WIB) 

2 PROGRAM BUKU X "«GRAM KASET 

(Bufcu 1) Teropong Kehidupan Dapaltnn segera bukti <fsn kaset di toko-toko 

iBuk* 2) Ge^smy , feriku, G* ej* Kii? ftjto ^a, teriekatatav Tafa 021 3924229 



Seluruh Hasil keuntungan 

penjualan buku & keset 

dipakai untuk biaya pelayanan 

PAMA &MJKA 

Bagi Anda yang merasa diberkati 
dan ingin mendukung pelayanan 

dapal mengirimkan dukungan 
langsung he: 

Account: M. 
AntrokfttaBGA kep Sunter N&; 



Indovision: 

Mulai 1 Agustus 

Program Live 

Channel 95 pindah ke Channel 70 

Kamis Malam Pkl 19,30 WIB dan 
Minggu Siang Pkl. 12.30 WIB 



Kabelvision: Family Channel 

Setiap Hari Rabu & SABTU : 

Pagi Pkl. 06.00 WIB, Siang Pkl. 12.00 

dan Malam Pkl. 19.00 WIB 



e-mail : pama_yayasan@yahoQ r cpm Website; www.yapaiwa.Gom 




REFORMATA 



..RF./< 



ORMATA 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 



Konsultasi Keluarga 





Istri Ingin Tidur 
Bersama Suami Lagi 



Bimantoro 



Bapak Konselor yang kami hormati. Saya mau bertanya bagaimanakah 
memulihkan hubungan suami istri yang sudah dingin? Saya dan suami 
sudah 5 (lima) tahun tidur terpisah. Kami menikah sudah hampir 20 
tahun dan anak-anak saat ini sedang melanjutkan kuliah di luar negeri. 
Kami tidur terpisah karena suami saya tidak tahan dengan ruangan 
yang ber AC. Saya sih setuju saja karena merasa tidak nyaman 
juga dengan permintaan suami dalam hubungan suami istri. Akhir- 
akhir ini saya mencoba meminta dia kembali tidur bersama, namun 
ditolak dengan alasan (seperti dulu) tidak tahan AC. Mohon sarannya 
bagaimana kami bisa memperbaiki hubungan ini?. 

AW 

Jakarta 



YANG terkasih Ibu AW, memang 
tidak mudah ya rasanya ketika 
kita mau memperbaiki hubungan 
namun respon dari pasangan 
sepertinya tidak sejalan. Namun 
mungkin harus kita sadari juga 
bahwa sesuatu pola yang sudah 
berlangsung cukup lama memang 
tidak mudah untuk diubah, 
belum lagi kalau apa yang terjadi 
sebetulnya sebagai akibat dari 
suatu relasi yang dirasakan 
mengganggu. Bisa saja suami 
pindah karena memang tidak 
kuat menahan udara AC, tapi 
bisa juga karena masalah lain, 
misal seperti yang Ibu katakan 



bahwa Ibu merasa tidak nyaman 
dengan hubungan suami isteri 
yang dilakukan, atau masalah lain 
yang dirasakan oleh suami tapi 
belum disadari oleh Ibu. Untuk itu 
mari kita renungkan beberapa hal 
sebagai berikut: 

1. Apa yang terjadi sampai 
suami memutuskan pindah kamar? 
Setelah 15 tahun tidur bersama 
tanpa masalah, apakah kepindahan 
suami memang karena tidak tahan 
AC atau sebetulnya merupakan 
reaksi atas sesuatu yang terjadi 
dalam hubungan suami isteri. 
Misal apakah relasi ibu dan suami 
(menurut Ibu) ada gangguan yang 



berarti atau (dalam hubungan 
intim) Ibu tidak nyaman sehingga 
sering menolak ketika suami 
menghendaki hubungan intim, 
atau kalaupun Ibu mau apakah 
Ibu dan suami masih menikmati 
hubungan intim tersebut, atau ada 
sesuatu yang terjadi sebelumnya 
sehingga suami memutuskan 
pindah kamar. 

2. Apa pengaruh pisah kamar 
dengan relasi Ibu dan suami. 
Apakah setelah pisah kamar, Ibu 
dan suami tetap bisa menjaga 
relasi yang cukup sehat, artinya 
masih bisa berkomunikasi, masih 
bisa menunjukkan kehangatan 
sebuah relasi yang personal, masih 
menjaga frekuensi hubungan 
intim atau masih bisa saling 
memberikan kenyamanan. Kalau 
memang hanya karena tidak tahan 
AC tentunya tidak mempengaruhi 
relasi suami isteri. Lalu bagaimana 
dengan respon anak-anak ketika 
melihat orang tuanya tidak tidur 
bersama lagi?. 

3. Terkait dengan upaya Ibu 
untuk meminta tidur bersama lagi, 
tentunya perlu dikerjakan dengan 
kesadaran akan penyebab suami 
minta pisah dan akibat yang sudah 
terjadi selama 5 tahun. Yang perlu 



Ibu lakukan adalah mencoba 

memperbaiki (dari sisi Ibu) dan 

melihat hal-hal apa yang bisa Ibu 

berikan sehingga suami melihat 

kebutuhan untuk 

tidur bersama 

lagi. Mengajak 

tidur bersama 

memang 

perlu tapi 

rasanya akan 

menjadi cukup 

sulit tanpa ada 

perubahan dalam 

relasi (entah itu cara 

Ibu melayani suami, 

cara berkomunikasi, cara 

menyatakan rasa cinta/ 

rasa masih 

membutuhkan, 

atau cara Ibu 

memainkan 

peran lainnya) 

yang bisa 

membuat 

suami nyaman 

dan mau berpikir 

untuk melakukan 

perubahan. 

Fiman Tuhan 

dalam 1 Korintus 7 : 
3-5 dapat menjadi dasar untuk 
Ibu melihat apa yang telah terjadi 



dan apa yang sebetulnya perlu Ibu 
kerjakan demi tercapainya harapan 
yang Ibu inginkan dalam relasi ini. 
Selain itu akan sangat membantu 
kalau Ibu dan suami bisa bertemu 
dengan konselor pernikahan 
untuk membicarakan 

masalah ini. Kiranya 
Tuhan menolong Ibu.* 





Lifespring Counseling 
and Care Center Jakarta 



Liputan 



Getsemani Records 

Luncurkan Dua Album Baru 



GETSEMANI Records meluncur- 
kan dua album baru pada 
Jumat (8/4) lalu di Gedung 
Heartline, Karawaci, Tangerang. 
Album pertama HGSC6 dewasa 
diberi judul: Recovery, sementara 
yang kedua adalah HGSC6 anak 
berjudul: "Cinta Tulus Ibu". 

Dalam acara peluncuran yang 
dikemas dalam Konser Kuasa Allah 
bersama Heart of God Seekers 
Community (HGSC), tampil 
Jonathan Prawira, pencipta lagu- 
lagu rohani yang sudah tidak 



asing lagi di dunia musik rohani 
kristiani. Jonatahan membawakan 
khotbah yang diambil dari 1 
Sam 30: 1, tentang pemulihan. 
Pemilihan topik ini tentu sesuai 
dengan judul salah satu album 
yang diluncurkan, yakni Recovery. 
Jonathan menyoroti kondisi negeri 
yang sedang kurang baik, di mana 
banyak terjadi penyimpangan- 
penyimpangan. Namun dia yakin 
dan percaya Tuhan pasti akan 
memulihkan negeri kita dari krisis 
yang sedang melanda dalam 




Jonathan Prawira 



beberapa tahun terakhir. 

Dalam album Recovery ada 13 
lagu yang dinyanyikan oleh para 
finalis dan pemenang dari HGSC6 
(Heartline Getsemani Singing 
Contest). Mereka itu adalah: 
Thea, Cathy, Oky, Moria, Vira, 
Mario, Flo, Cece, Roy, Sarah, Rafi, 
Tosca. Dan semua lagu yang ada 
album Recovery ini adalah ciptaan 
Jonathan Prawira. Hebatnya, semua 
lagu dalam Recovery itu diciptakan 
dalam waktu yang relatif singkat, 
hanya beberapa hari. "Kalau 
merasa diberkati mendengarlagu- 
lagu itu, itu karena kuasa Tuhan," 
kata Jonathan tentang lagu- 
lagu buah karyanya itu. Dan dia 
mengharap, dengan mendengar 



lagu-lagu tersebut setiap orang 
dapat dipulihkan, termasuk negeri 
kita pun dipulihkan juga. 

Album anak: Cinta Tulus Ibu, ke- 
13 lagu yang ada di sana dibawakan 
para finalis dan pemenang HGSC6 
Anak. Nama-nama mereka adalah: 
Flower, Audi, Sonia, Ratih,Kaezia, 
Valeria, Gaby. Shisuka, Angelica, 
Richelle, Niko, Eunike, Alecia, 
Fany,Thea. Jika lagu-lagu dalam 
"Recovery" semua buah karya 
Jonathan, maka lagu-lagu dalam 
"Cinta Tulus Ibu" diciptakan oleh 
beberapa pencipta lagu berbakat. 

Diinformasikan juga bahwa pada 
1 Jini mendatang, akan diadakah 
acara selanjutnya. 

& Hans 



UNITED WE STAND 

92.2 FM 





Simak Terus Program Acara Kami: 
Kado Buat Kamu, Salam Keluarga, 
Salam Bakodapa, Curhat, 
Bedah Lagu, Nafiri 
^fldio \9unra v ' 

„92.2 FM Bi 



Prai 

Office: SPBU Madidir Jin. Babe Palar 
Kota Bitung. Telp (0438) 5507210 

Fax: (0438) 38444 
tudio: Puncak Nafiri Pakadoodan 
ota Bitung. Telp{0438)32772 

SMS 081 3400007 
il: suaranaftri_fm@yahoo.conn 




iMio simm/mM* 



SWEET SOUND OF THE ROCK 
MANINGTHE LIFE BE BETTER 



RflBIO SUARA FEHGHflBJIPJlH 










90.30 M k/ 
VISI dan MISI: 

MINJANOK1AU YANG TIDAK TERJANGKAU DAN 

DIDAWA PADA YESUS fREACil, UNREACH FEOFLE) 

MEMBERI HARAPAN BARU BAGI YANG 

KEHILANGAN HARAPAN DENGAN 

MENGHADIRKAN FIRMAN TUHAN SEBAGAI 

SOLUSI (HIS WORLD IS ANSWKRI 

CtBJ Matawai-STT Lantai 2. 

Jl. Kedelai No. 1 1 M_Uwui - WEtin ysipu 

TJp. 0387-61708,61106 Fk*. 03S7-62052 




* /P#_ UJ?ff- M£MW* . 



Dengarkan acara kami: 



Cristy Ceria 



MEjnujt menyembah Tuhan di pagi nan 
pk. 05, DO - 0900 *te 



Biro Cristy 



Konsdiny melalui udara bersama para 
Hanifoa Tuhan pk. 2-1,00 - 22,30 wits 



Si m pon i Malam ML-renungkan Firman Tuhan dan 

Bingkisan Lagu-lagu Rohani 
pk r 23.30 - 00,00 wlta 
setiap hari Senin malam pk. 22,30 wrta 
bersama A*f. Bigm&n Sfrmft 



Cristy . . . 

^"^ ^_X "Putdi intan 



mformast Pelayan 



Kantor/Studio Radio Cristy 

Jl. Manggis IVu. I E Makasar Sulawesi Selatan 

feln. (<*U1> flWm, a?Q7l5 Fa*,: (04 11) B3SCW0 

E-mafl: cri&tyup@indo*aLnet.id 




trf m t 



r? ,7 



J H S 



|J N ,J''.T 



REFORMATA 




EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 yj^iK'Wfl 



Ingin menjadi Sarjana Teologi yang memahami dunia Islam? 

Mampu berdialog LINTAS AGAMA, Kami bisa menjawab kebutuhan anda! 

Kami mempunyai segudang i [mu ke-lsiaman langsung dari sumbernya 
dan menjawab tantangan PLURALITAS? dengan pen|ajar yang ber kompeten! Dan membentuk Karakter 

Kepemimpinan Kristen yang Alkitablah dan menjawab kebutuhan gereja! 



SEKOLAH TINGGI TEOLOGI 

APOSTOLOS JAKARTA 



Pro, DR. K., 


jlSSSH 


fe*tar«i> 


STATUS: 

tparaeftien Agama 


No. DJ.IllAep/HK.OO 


.S/lM/filSS/jOOa 



Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru 

Program SI Reguler tahun Akademik 2011/2012 




STTAposrolos yang dipimpin B'ishop 
yang tepat untuk Anda belajar secara aka 
keknstenan bingkai Abra ha m-i c. Sebagai * 
j melihat itulah kekuatan STT Apostofi 

I (Dr. l03ii£<. Rakhrnst) 



an melatih menghayati 
mlkir Kristen yang kritik saya 
da tandingannya 



Studi d i STTApoStolos mem! 
h uh dunia dan masyarakat se 
~~ terbentuk menjadi u 

\h ^bab, diSTTAkiubukai 
(Dr. Victor Silaen Sosiolog da 



1 ih kritis -r 
i. Kita j 



*Y 



Apostolos sebagai Sekolah Tlnggp Teologi dan ; 
memberi pencerahan dan babak baru kehfdu 
Terbuka tfatenn memahami kebenarar 



. 



Beasiswa bagi mahasiswa berpres. 
Waktu Penerimaan April - Juni 2011 
Perku (lahan Reguler dimulai Agusulus 201 1 

B INFORMASI & PENDAFTARAN 
STT Apostolos Jakarta 
Taman Alfa Indah Blok Ji No. 39-42 
tukangan Utara -Jakarta Selatan 
felp, 021-5870839 Fax. 021-5840549 



stt apostolos. ac.id 










B 




I 



Sabda dan (fNada 

"Mahsyurkan 
INJIL-NYA 

PDT. BlGMAN SIRAIT 

Pemuji ; The Couples 

Kekayaan, kesuksesan, atau ketenaran tak 

sebesar kesukaan memahsyurkan Injil Yesus Kristus. 

Temukan rahasia kesukaan di dalam Dia. 



yy 




Mi 



Kamis, 2 Juni 2011 

PK. 18.00 WIB 

Twin Plaza - Ballroom, Jl. Letjen. S. Parmaii 
Kav. 93-94, Slipi Jakarta Barat 



SEFtE JA H E F9HWASI I H D □« ESIA 
HIHUIMltlUHEIWKl 



INFO: (021) 3100023, 3924229, SMS 0856 92 333 222 




REFORMAT/ 



■RF./f 



ORMATA 



EDISI 139 Tahun IX 1-31 Mei 201 1 




wmumi 



Untuk pemasangan iklan, 
silakan hubungi Bagian Iklan : 

Jl. Salemba Raya No 24, Jakarta Pusat 
Tip. (021) 3924229, Fax:(021) 3148543 
HP:081 1 991 086, 70053700 



Tari p iklan baris : Rp. 6. 000, -/baris 

( 1 baris =30 karakter, min 3 baris ) 

Tari p iklan 1 Kolom : Rp. 3.000,- /mm 

( Minimal 30 mm) 
Tari p iklan umum BW : Rp. 3.500,-/mmk 
Tarip iklan umum FC : Rp. 4.000, -/mmk 



ALKITAB ELEKTRONIK 




KERJA SAMA 


asa instali alkitab/bible semua bhs & 
ersi Ingkp di hp,bb & laptop. hub: 
laranathaGadget, MTA P2/09-10 
ms: 021-93216178 




Ingin membuka bimbingan belajar? 
Khusus ibu rumah tangga, dapat 
kerja di rumah. Min. SMA/D3. Eksak- 
ta. 25-35 th. Hub. Bimbel Ergomatics 
Ph. 626-6769 







KONSULTASI 



Kami me-manage usaha anda, me- 
ningkatkan profit, masalah HRD. 
marketing dan finance, memulai 
usaha franchise, Erwin Halim, MBA 
PH: 021-626-6769 up. Kusy 



BUKU 



Gratis bk "Benarkah Nabi Isa Disalib?" 
Surati ke PO BOX 6892 Jkt-13068, 
www.the-good-way.com, www. 
answering-islam.org, www.yabina.org, 
www.sabda.org, www.baritotimur.org, 
E-mail: apostolic.indonesia(g)qmail.com 



KONSULTASI 



Syalom bagi yg membutuhkan kon- 
seling 24 jam Hub: 0856.7891377, 
08170017377, 021-71311737 bagi 
yg tdk mampu kami bisa meng- 
hubungi kembali. 



KONSULTASI 



Beda gereja,beda keyaknan dan ke- 
sulitan apapun Hub: Konsultan cat. 
sipil 021-4506223/08161691455, 
081289386633 almt: Jl. Kecak 
no.6 klp Gdg, Jkt 14240 



LOWONGAN 



Tenaga adm (asisten akademik) semua 
urusan & bagian perpustakaan (jurusan 
perpustakaan) .Lulusan D3/S1 Wanita 
Usia max. 25. Mampu bekerjasama. 
Fasih berbahasa inggris (lisan dan 
tulisan). Siap menerima tantangan. 
Dialamatkan ke STT lintas budaya, 
perkantoran plaza pasifik blok b3 no. 55- 
59, Jl. Boulevard barat raya kelapa gading 
jakut 14240. Telp. 021-45845975-78 



RUMAH DIJUAL 



Jin Diponegoro, tembus jin Mang- 
unsarkoro, Menteng luas tanah 
2750m 2 Jakpus, Gedung jin Mela- 
wai raya luas tanah 1105m 2 Ke- 
bayoran baru - blok M, Hub: Ibu 
Paula 081315300716, Bpk Fritz: 
0811983079 



EKSPEDISI 



PT. Omega Cargo, exp jrusn Jkt- 
Bdg pp/lhr, imprt dr slrh negara 
bsr special Sin-Jkt (laut/udara),Jkt- 
Sin(udara)lhr.Hub:021-6294452/72, 
6294331(Sherly/Cintya). 



KONSULTASI 



Anda punya masalah dngan pajak 
pribadi, pajak perusahaan (SPT masa 
PPN,PPh,Badan) Hub Simon: 021- 
99.111.435 atau 0815.1881.791. 



LES PRIVAT 



TK,SD, SMP, SMU, AUTIS,DILEXIA, 
SLOWLERNESS.Hub: 021.80799242, 
08121947191, 082111358512 



PEMBICARA 



Bagi yg membutuhkan pembi- 
cara/pengkotbah u/ KKR/PD/Iba 
dah,inter denominasi, silahkan hub 
di: 08567891377, 08170017377, 
021-71311737. 



New Look Furnicenter 

JJ. I liuyim Adian K7, ruvy Mai1.ii 

ftlpLOZC3fl a <i3»0H,7]02W; 




gracia 

www . g ruc i a- Fu rni tune c d itj 



1 Melayani belanja online, 

1 toko rohani & reseller dengan modal awal 1 jut 

1 Dibutuhkan distributor area Kalimantan, 

1 Sulawesi & Papua 

I HUD: 08170808576 
klik : www.kaosnewspirit.com 



Hub kami segera : 081 70808576 
Klik: www.kaosnewspirit.com 



HERBALIFE NUTRISI 



TURUN- NAIK BERAT BADAN 5-30kg 



MWWWlMlWMd 



Kami melayani jual-beli, 

tukar tambah, service,rental 

alat-alat musik 

& sound system berbagai 
merek dengan harga spesial 



JL Bungur Besar 17 No. 25 

Jakarta Pusat 

Jkt 10610, Telp. 021-4203829, 

7075.1610 

H R 0S 16.852622, 0816.1164468 



HOLYLAND TOUR 




12 BULAH 
TURUN 32 KG j 



i BULAN \ i V^ 

IM UHA.KGA t j " 




3 BULAN 
TURUN 28 KG 



Sherly : 0811 84 35 35 Anwar : 1821) 784 888 32 



MESIR TURKY 

ISRAEL 

PALESTINA J0RDAN 



23-31 Mei (9HJ 
05 - 14 July (10H) 



Ps. Edwin Reza Jahja 
(Inspire Comunity Center) 

Pdt. Erna Tumbelaka 
(GBI Kaisarea Filiti) 



GUARA^TtiD 



M' F 



PRACLE 

— lour and travel 



Harga Bersaing 
Kualitas Terjamin p. 

QOC?[^Q0Qutlu3^ 




Setiap perjalanan Rohani 
bersama Miracle Tour, 
kami berikan FlOO ! 
Album Photo kenangan 

dengan design Exclusive. j 



T 



MIRACLE TOUR & TRAVEL 

J I, Sunter Hijau Raya, 

Blk E2 No. 12, Jak-Ut 14350 

Tel. +62 21 658 37 497(Huntfng) 

Fax+62 21 651 7931 

Email: Holyland@miracletour.net, 

www. m i radetO'U r. nei 



Hotline: 

+ 62 812 8336 5000 

+ 6221 3305 99 96-97 



Agent Bandung 
Batununggal Indah V no. 92 
Tel. + 62 22 911 36380 
Mobile +62 812 236 8410 




Terus Maju Memimpin.. 

Kini REFORMATA hadir setiap hari 

dengan berita terkini 

Klik: www.reformata.co 

Dan Kunjungilah -J 

Klik: m.reformata 

Akses Mobile Reformata 



MATA 





REFORMATA 



RE/ORMATA 

^*r menyuarakan kebenaran dan keadilan 







mediBeauty Series St Eternale 
menjadikan wajah sehat bercahaya 
dan tampak lebih muda 

Dua rangkaian seri perawatan kulit yang tepat untuk mengatasi 
problem kulit Anda akibat polusi udara, paparan sinar ultra violet, 
konsumsi makanan tidak sehat serta kurangnya nutrisi . 




T»HIMfCAFItt$TMAt tlURMI 



J> 




UiiluN berangan lebih Ijnjiri dapal meJi^udungi Kantor Cibai>| Prime t Flret j 

u.«uD21-3500135/B «n» 061-7322662 mm, 022-2031610 

Email - plnikJ@plnwnfU cem mm ptoewwwlicoH! 



Originaf Concept C RT 
{Cell Renewal Th£rapy) 
mecfiBeauty Series, rangkaian perawatan kulit 
yang merupakan pionir konsep terapi 
pembaharuan sel yang telah terbukti sejak tahun 
1997. mediBeauty Series tuntaskan problem 
kulit dengan PASTI. 

* Vlek akibat kontrasepsi 

* Warna kulit tidak merata/befang karena 
sinar matahari 

* Wajah kering dan kusam, bekas 
jerawat/scars dfl 



Visible Re suit (hasil nyata) hanya dalam 
3-4 minggu. 



Eternale, Bcauty From Withm 
Nutrisi khusus yang d [formulasi dengan 
kombinasi Marine Protem Complex. vitamin 
dan herbal kaya antioksidan sangat penting bagi; 
kecantikan kulit dandafcim. 



Formula Eternale telah melalui uji klinis 

(Doubfe Biind Placebo) terbukti 

meningkatkan serta menjaga elastisitas 

(cuiit dan mencegah kerapuhan jaringan 

kuku dan rambut. 






1 



TOKO BUKU 




Terlengkap untuk : Buku, Audin-Videa. Gift Rchani. Perlengkapan Gereja 

dan Sekalah Minggu 




JL Proklamasi Na. 7G, Jakarta Pusat 

Tel. (D21) 39D0 79Q 



i&ij 




Jakarta Utara 

\n7i5rna Gading Permai Menara C No, 30, Bulevar-Kelapa Gading 

{021)4584 1779 



Jakart a Barat 
TTTarm 



anjung Duren Raya No< 95, Tanjung Duren 

(051)563 0463 

Jakarta Selatan 

Itan Iskandar Muda Na 88 D, Arteri Pondok Indah 

!1 j' 720 7171 

Bandul 

I 1 1- 1 vi I . A. Yani No. 267 
/20 72 as 



Shop Dri-Une ujuuuj.imrnanLjelbookstare.CDm 



E Surabaya ,^_ 
^17 Fregolan No. 27 
(031)534 5850 



tas? 



^Batu-Malang 

II. Diponegoro No. 127 

(0341)595 745 

Manado 

Jf. Sarn Ratulangi No. 101 

(0431)861540